Diet (nutrisi): Perbedaan revisi

49 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
k
Clean up, replaced: Cemilan → Camilan (2) using AWB
k (Robot: Perubahan kosmetika)
k (Clean up, replaced: Cemilan → Camilan (2) using AWB)
{{ref improve}}
 
'''Diet''' adalah jumlah [[makanan]] yang dikonsumsi oleh seseorang atau [[organisme]] tertentu<ref> [http://www.askoxford.com/concise_oed/diet_1?view=uk noun, def 1] askoxford.com</ref>. Jenis diet sangat dipengaruhi oleh latar belakang asal individu atau keyakinan yang dianut masyarakat tertentu. Walaupun [[manusia]] pada dasarnya adalah [[omnivora]], suatu kelompok masyarakat biasanya memiliki preferensi atau pantangan terhadap beberapa jenis makanan.
 
Berbeda dalam penyebutan di beberapa negara, dalam [[bahasa Indonesia]], kata '''diet''' lebih sering ditujukan untuk menyebut suatu upaya menurunkan berat badan atau mengatur asupan nutrisi tertentu. Artikel ini akan membahas mengenai diet dalam pengertian yang kedua.
* '''Pantang''' Terhadap Makanan Tertentu misalnya bagi penderita diabetes (rendah karbohidrat (glukosa) dan kalori).
 
Asupan nutrisi seseorang sangat berpengaruh terhadap massa tubuhnya.
 
Pola makan yang seimbang akan memberikan kecukupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita, sehingga tubuh kita akan berfungsi dengan baik. sayangnya hal ini menjadi tantangan yang sulit terpecahkan oleh sebagian besar orang di dunia. sebuah semangat dan komitmen merupakan hal yang utama dalam diet.
 
== Faktor yang memengaruhi massa tubuh ==
 
===== ''INSIG2'' =====
Penelitian yang dilakukan oleh Sekolah Medis Universitas Boston menemukan bahwa gen bernama ''INSIG2'' bertanggung jawab terhadap obesitas. Gen ''INSIG2'' bertanggung jawab dalam menginhibisi sintesis [[asam lemak]] dan [[kolesterol]]. Beberapa produk protein dari [[Varian]] gen ''INSIG2'' memiliki daya inhibisi yang rendah sehingga orang-orang dengan varian gen ini akan cenderung lebih banyak menumpuk lemak di dalam tubuhnya. Sekitar 1 dari sepuluh orang (10%) diduga membawa varian gen ini <ref>http://www.medicalnewstoday.com/articles/41672.php</ref> <ref>http://www.ncbi.nlm.nih.gov/entrez/dispomim.cgi?id=608660</ref>.
 
===== ''FTO'' =====
Gen lain yang bertanggung jawab terhadap obesitas adalah gen ''FTO''. ''FTO'' adalah nama gen yang terletak pada [[kromosom 16]] manusia. Berdasarkan hasil penelitian <ref>http://www.sciencemag.org/cgi/content/abstract/1141634v1</ref> orang-orang yang memiliki varian tertentu dari FTO dan memiliki pasangan [[alel]] [[homozigot]] varian tersebut di dalam [[genom]]nya (16,4% dari subyek penelitian) memiliki berat badan 3 &nbsp;kg lebih berat dari orang biasa dan memiliki risiko terserang [[obesitas]] 1,5 kali lebih besar dari orang biasa<ref>http://www.guardian.co.uk/science/2007/nov/09/genetics</ref>.
 
==== Regulasi termis ====
Manusia pada dasarnya adalah makhluk [[berdarah panas]] yang menghabiskan energi untuk mempertahankan suhu tubuhnya. Selain membutuhkan energi untuk mempertahankan suhu tubuhnya (rata-rata 37 <sup>o</sup>C), sejumlah energi juga diperlukan untuk mempertahankan aktivitas organ-organ vital seperti [[jantung]] dan [[paru-paru]]. Energi yang diperlukan ini berasal dari makanan yang dikonsumsi oleh seseorang.
 
Umumnya, dalam keadaan tidur, manusia membutuhkan [[daya]] sebesar 1 [[Watt]] untuk setiap kg berat tubuhnya (manusia dengan tubuh seberat 65 &nbsp;kg akan mengonsumsi daya sekitar 65 [[Watt]], atau kira-kira setara dengan daya yang dibutuhkan untuk menghidupkan dua buah lampu [[bohlam]]). Dengan berat tubuh 65 &nbsp;kg, maka konsumsi energi yang dibutuhkan oleh orang itu setiap harinya adalah sekitar 5.500 [[kilojoule]] atau 1.400 [[kalori|kilokalori]] (kkal). Energi yang dibutuhkan manusia untuk sekedar hidup (di dalam kondisi istirahat), tanpa melakukan aktivitas apapun tadi disebut dengan istilah [[Laju Metabolisme Basal]] (''Basic Metabolite Rate''/BMR).
 
Mekanisme regulasi termis setiap orang berbeda-beda dan konsumsi energi tersebut yang menentukan seberapa banyak nutrisi yang harus ''dibakar'' oleh tubuh untuk menghasilkan energi tersebut. Dengan demikian, '''semakin tinggi BMR seseorang''', maka '''semakin tinggi konsumsi energinya''' dan orang tersebut membutuhkan lebih banyak makanan untuk mempertahankan aktivitas tubuhnya. Perbedaan jenis kelamin, ras, dan juga tinggi badan memengaruhi nilai BMR. Kondisi psikologis dan suhu udara juga ikut berpengaruh.
{| class="wikitable"
|-
| '''Aktivitas''' || '''50 &nbsp;kg''' (kkal/jam) || '''70 &nbsp;kg''' (kkal/jam)
|-
| Bersepeda 10 &nbsp;km/jam || 165 || 240
|-
| Bersepeda 20 &nbsp;km/jam || 270 || 410
|-
| Berlari 9 &nbsp;km/jam || 440 || 660
|-
| Berlari 16 &nbsp;km/jam || 850 || 1.280
|-
| Berenang 23 m/menit || 185 || 275
|-
| Berjalan 3 &nbsp;km/jam || 160 || 240
|}
'''Hitung Jumlah Kalori Anda'''
# Massa Tulang
# Usia
Untuk mengetahuinya, anda bisa konsultasi pada ahli gizi, ahli diet, maupun dokter. nantinya, data-data tersebut akan diolah lalu akan menghasilkan jumlah kalori bagi tubuh anda. Misalnya, Jumlah kalori anda 1900kkal maka ketika anda makan dibawah jumlah kalori tersebut akan membuat anda lemas dan tidak energik, sebaliknya ketika anda makan dengan makanan berkalori lebih dari standartnya akan menimbulkan obesitas alias gemuk.
 
==== Asupan nutrisi ====
Berat badan dapat diturunkan dengan mudah dengan cara membatasi asupan nutrisi. Faktor pengali untuk energi yang umum diterima oleh banyak orang adalah sebagai berikut: 1 gram [[karbohidrat]] menghasilkan 4 kkal, 1 gram [[protein]] 4 kkal, dan 1 gram [[lemak]] 9 kkal, sedangkan alkohol 7 kkal. Dengan menjumlahkan nilai BMR dengan kebutuhan kalori peraktivitas, seseorang dapat dengan mudah memprediksi hasil dietnya.
 
Asupan nutrisi yang baik itu mengandung beberapa hal yaitu, Vitamin, mineral, serat, protein, asam amino, phytonutrients, antioxidants. beberapa hal tersebut penting agar tubuh anda tetap bugar walau sedang diet. berikut analoginya:
 
'''Jika kalori masuk > kalori keluar, maka sisa kalori akan disimpan dalam tubuh, mula-mula disimpan dalam hati, baru kemudian disimpan di seluruh tubuh.'''
'''Kalori masuk''' adalah kalori yang diperoleh dari makanan sedangkan '''kalori keluar''' adalah kebutuhan kalori untuk BMR ditambah dengan kalori peraktivitas.
 
Misalnya seseorang dengan berat badan 70 &nbsp;kg, memiliki besar energi yang diperlukan untuk Kisaran Metabolisme Basal sebesar 1.450 kkal. Dalam satu hari, ia melakukan aktvitas berikut:
* Berjalan (normal) dengan kecepatan 3 &nbsp;km/jam dengan waktu total 3,5 jam (480 kkal).
* Ia juga berenang (normal) dengan kecepatan 23 m/menit (bolak-balik kolam renang dengan kecepatan normal) total waktu 1 jam (275 kkal).
 
[[World Health Organization]] (WHO) menganjurkan setiap individu untuk memiliki energi dan berat badan yang sehat dan seimbang <ref>http://www.who.int/dietphysicalactivity/diet/en/index.html</ref>. Cara menurunkan berat badan yang dianjurkan adalah dengan memperbanyak aktivitas (berolah raga), mengurangi asupan kalori (mengurangi porsi makan tetapi tetap menjaga nilai gizi). Beberapa gejala yang mungkin menyertai cara diet yang keliru antara lain [[pingsan]], [[pusing]], [[lemas]], dan [[malnutrisi]].
 
Pada contoh sebelumnya, orang yang kelebihan 165 kkal tadi dapat mengurangi asupan kalorinya dengan memperbanyak aktivitasnya (misalnya berlari selama 1 jam) atau mengganti makan pagi atau makan malamnya dengan makanan lain yang lebih rendah kalorinya (mengganti menu sarapanya dengan hanya mengonsumsi makanan dengan 200 kalori pada saat sarapan atau makan malamnya dapat mempertahankan atau bahkan menurunkan berat badannya).
 
Saat ini, cukup banyak produk makanan diet yang dijual bebas di pasar Indonesia dengan kalori dan gizi terkontrol. Jenis makanan yang direkomendasikan untuk menemani diet yaitu air minum, gandum, kacang merah, kacang almond, apel, bayam, blueberri, brokoli, salmon, ubi, susu dan kedelai. Pengaturan asupan kalori dapat dilakukan dengan mengikuti program-program tersebut. Pengaturan asupan kalori secara mandiri juga dapat dilakukan dengan melihat informasi gizi yang dicantumkan pada kemasan, sesuai dengan ketentuan [[BPOM]].
* 1 saji WRP Nutritious Drink (susu WRP)
 
CemilanCamilan, 10.00 (Total 100 kkal)
* 1 saji WRP Cookies (biskuit)
 
Menu pada makan siang dapat diganti asalkan total kalori tetap 700 kkal
 
CemilanCamilan, 16.00 (Total 100 kkal)
* 1 saji WRP Cookies (biskuit)
 
|}
 
Diet tidak perlu menggunakan makanan diet yang mahal, tetapi cukup makanan sehari-hari dengan memperhatikan kalori dan nilai gizinya. Apalagi menggunakan produk minuman diet yang dijual di pasaran. semuanya tidak akan memberikan peranan yang tampak pada tubuh anda atau dalam hal ini pengurangan berat badan. cukuplah makan-makanan sehat dan berserat. Pengaturan pola makan yang tepat dan tidak sembarangan sudah bisa membantu anda dalam pengolahan berat badan. Peranan makanan berserat sangat penting, karena makan berserat akan membuat kita merasa lebih kenyang, karena makanan dicerna lebih lambat oleh usus. Pada saat merasa lapar padahal kebutuhan kalori telah mencukupi dan sebentar lagi waktunya untuk makan, maka dapat makan makanan yang nilai kalorinya hampir nol atau sangat rendah, misalnya makan timun atau tomat, hanya saja tomat mengandung oksalat yang tidak cocok bagi penderita batu ginjal jenis oksalat (bukan kalsium). Jika kita mau lebih mendalami diet, maka kita harus belajar juga tentang glycemic index dan glycemic load yang sangat berguna bagi penderita [[diabetes]]. hal yang paling penting dalam diet apapun yang anda lakukan adalah minum air putih sebanyak 3-4 liter dalam sehari. Ini akan membuat anda lebih segar dan nyaman serta mempercepat anda dalam diet.
 
Asupan nutrisi makanan yang akan dimakan sebaiknya dihitung secara baik-baik. asupan yang sehat dan seimbang terdiri dari aneka nutrisi utama. nutrisi yang baik dan latihan olah tubuh yang teratur membantu anda memlihara keseimbangan berat badan tubuh dan kesehatan yang menyeluruh.
 
== Persiapan Diet ==