Kerajaan Wajo: Perbedaan antara revisi

6 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k
Robot: Perubahan kosmetika
(→‎Penguasa Kerajaan Wajo: Perbaikan kesalahan)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
k (Robot: Perubahan kosmetika)
Ada tradisi lisan yakni pau-pau rikadong dianggap sebagai kisah terbentuknya <nowiki>[[Wajo]]</nowiki>. yaitu putri dari Luwu, We Tadampali yang mengidap sakit kulit kemudian diasingkan dan terdampar di Tosora. Selanjutnya dia bertemu dengan putra [[Arumpone Bone]] yang sedang berburu. Akhirnya mereka menikah dan membentuk dinasti di [[Wajo]]. Ada juga tradisi lisan lain yaitu kisah La Banra, seorang pangeran [[Soppeng]] yang merantau ke [[Sajoanging]] dan membuka tanah di Cinnotabi.
 
== Sejarah Awal ==
 
Sejarah Wajo berbeda dengan sejarah kerajaan lain yang umumnya memulai kerajaannya dengan kedatangan To Manurung. Sejarah awal [[Wajo]] menurut [[Lontara Sukkuna Wajo]] dimulai dengan pembentukan komunitas dipinggir Danau Lampulung. Disebutkan bahwa orang-orang dari berbagai daerah, utara, selatan, timur dan barat, berkumpul dipinggir Danau Lampulung. Mereka dipimpin oleh seseorang yang tidak diketahui namanya yang digelari dengan Puangnge Ri Lampulung. Puang ri Lampulung dikenal sebagai orang yang bijak, mengetahui tanda-tanda alam dan tatacara bertani yang baik. Adapun penamaan danau Lampulung dari kata ''sipulung'' yang berarti berkumpul.
La Tenritau menguasai wilayah majauleng, La Tenripekka menguasai wilayah sabbamparu dan La Matareng menguasai wilayah takkalalla. Ketiganya adalah sepupu satu kali La Tenribali. La Tenribali sendiri setelah kekosongan Cinnotabi membentuk kerajaan baru disebut Akkarungeng ri Penrang dan menjadi Arung Penrang pertama. Ketiga sepupunya kemudian meminta La Tenribali agar bersedia menjadi raja mereka. Melalui perjanjian Assijancingeng ri Majauleng maka dibentuklah kerajaan [[Wajo]]. La Tenribali diangkat sebagai raja pertama bergelar Batara Wajo. Ketiga sepupunya bergelar Paddanreng yang menguasai wilayah distrik yang disebut Limpo. La Tenritau menjadi Paddanreng ri Majauleng, yang kemudian berubah menjadi Paddanreng Bettempola pertama. La Tenripekka menjadi Paddanreng Sabbamparu yang kemudian menjadi Paddanreng Talotenreng. Terakhir La Matareng menjadi Paddanreng ri Takkallala menjadi Paddanreng Tuwa.
 
== Wajo sebagai Kerajaan ==
Wajo mengalami perubahan struktural pasca [[Perjanjian Lapadeppa]] yang berisi tentang pengakuan hak-hak kemerdekaan orang Wajo. Posisi Batara Wajo yang bersifat monarki absolut diganti menjadi [[Arung Matowa]] yang bersifat monarki konstitusional. Masa keemasan Wajo adalah pada pemerintahan [[La Tadampare Puangrimaggalatung]]. Wajo menjadi anggota [[persekutuan Tellumpoccoe]] sebagai saudara tengah bersama [[Bone]] sebagai saudara tua dan [[Soppeng]] sebagai saudara bungsu.
 
- '''Petta MancijiE''' --> Staf keprotokuleran istana
 
== Penguasa Kerajaan Wajo ==
{| border="1" {{prettytable}}
|- style="background-color:#C32148;color:gold"