Buka menu utama

Perubahan

688 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
Membalikkan revisi 11889558 oleh Dubaya (bicara)
| image = [[Berkas:Pecel_Hariadhi.JPG|250px]]
| caption = Sepincuk pecel yang siap dinikmati.
| country = BerasalDiperkirakan dari eks-[[PonorogoKaresidenan Madiun]], [[Jawa Timur]]
| course =
| served =
'''Pecel''' (beberapa daerah melafalkannya "pecal") adalah makanan yang menggunakan bumbu [[sambal kacang]] sebagai bahan utamanya yang dicampur dengan aneka jenis sayuran. Asal kata dan daerah pecel belum diketahui secara pasti, tetapi dalam [[bahasa Jawa]], ''pecel'' dapat diartikan sebagai 'tumbuk' atau 'dihancurkan dengan cara ditumbuk'.
 
Pecel diperkirakan berasal dari [[Kabupaten Ponorogo|PonorogoMadiun]], [[Jawa Timur]], karena bumbu sambal kacang yang digunakan dalam campuran pecel mirip dengan yang digunakan sebagai bumbu [[sate Ponorogo]].[http://bacaterus.com/resep-bumbu-pecel-madiun/] Makanan ini juga mirip dengan [[gado-gado]] yang dibedakan dengan campuran bahan dan tekstur bumbunya.
 
Ponorogo pada masa kerajaan mataram Islam itu merupakan kota yang dipercaya mengatur beberapa kota lainnya seperti [[Kabupaten Grobogan|Grobogan]], Karanganyar, Wonogiri, Blora, Madiun, Magetan, Pacitan, Ngawi, trenggalek sehingga menyebarnya kuliner pecel ponorogo ke kota-kota tersebut sehingga memiliki cita rasa tersendiri, Hingga pada setelah kemerdekaan Indonesia, dimana Ponorogo masuk ke dalam [[karesidenan Madiun]] sehingga produk lokal karesidenan di populerkan menjadi produk Madiun, seperti [[Reog (Ponorogo)|Reyog]], Pecel, Sate, [[Pangkalan Udara Iswahyudi|Lapangan terbang Iswahyudi]], [[Telaga Sarangan]] menjadi keunggulan Madiun .
 
==Deskripsi==
10.958

suntingan