Cerita pendek: Perbedaan revisi

527 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
k
Dikembalikan ke revisi 11554864 oleh Bonaditya (bicara).
k (Dikembalikan ke revisi 11554864 oleh Bonaditya (bicara).)
{{nofootnotes}}
'''Cerita pendek''' atau sering disingkat sebagai '''cerpen''' adalah suatu bentuk [[prosa]] [[naratif]] [[fiktif]]. Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang lebih panjang, seperti [[novella]] (dalam pengertian modern) dan [[novel]]. Karena singkatnya, cerita-cerita pendek yang sukses mengandalkan teknik-teknik sastra seperti [[tokoh]], [[plot]], [[tema]], [[bahasa]] dan [[insight]] secara lebih luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang. Ceritanya bisa dalam berbagai jenis.
 
Cerita pendek berasal dari [[anekdot]], sebuah situasi yang digambarkan singkat yang dengan cepat tiba pada tujuannya, dengan paralel pada tradisi penceritaan [[lisan]]. Dengan munculnya novel yang [[realisme (seni)|realistis]], cerita pendek berkembang sebagai sebuah miniatur, dengan contoh-contoh dalam cerita-cerita karya [[E.T.A. Hoffmann]] dan [[Anton Chekhov]].
 
=== Asal usul ===
[[Cerita pendek|Cerita]] pendek bermula pada tradisi penceritaan lisan yang menghasilkan kisah-kisah terkenal seperti ''[[Iliad]]'' dan ''[[Odyssey]]'' karya [[Homer]]. Kisah-kisah tersebut disampaikan dalam bentuk [[puisi]] yang berirama. Adapun irama tersebut berfungsi sebagai alat untuk menolong orang untuk mengingat ceritanya. Bagian-bagian singkat dari kisah-kisah ini dipusatkan pada naratif-naratif individu yang dapat disampaikan pada satu kesempatan pendek. Keseluruhan kisahnya baru terlihat apabila keseluruhan bagian cerita tersebut telah disampaikan.
 
[[Fabel]], yang umumnya berupa [[cerita rakyat]] dengan pesan-pesan moral di dalamnya, konon dianggap oleh sejarahwan Yunani [[Herodotus]] sebagai hasil temuan seorang budak Yunani yang bernama [[Aesop]] pada [[abad ke-6 SM]] (meskipun ada kisah-kisah lain yang berasal dari bangsa-bangsa lain yang dianggap berasal dari Aesop). Fabel-fabel kuno ini kini dikenal sebagai [[Fabel Aesop]]. Akan tetapi ada pula yang memberikan definisi lain terkait istilah Fabel. Fabel, dalam khazanah Sastra Indonesia seringkali, diartikan sebagai cerita tentang binatang sebagai pemeran(tokoh) utama. Cerita fabel yang populer misalnya Kisah Si Kancil, dan sebagainya.