Buka menu utama

Perubahan

4.180 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
| MeshID = D003139
}}
<!-- Definisi dan gejala -->
'''Pilek''', biasa juga dikenal sebagai '''nasofaringitis''', '''rinofaringitis''', '''koriza akut''', atau '''selesma''', merupakan [[penyakit menular]] pada [[sistem pernapasan]], mudah menyebar dan terutama menyerang [[hidung]]. Gejalanya meliputi [[batuk]], sakit tenggorokan, hidung meler ([[rhinorrhea]]), dan [[demam]]. Gejala tersebut biasanya mereda setelah tujuh hingga sepuluh hari. Namun, beberapa gejala dapat berlangsung hingga tiga minggu. Lebih dari dua ratus virus dapat menjadi penyebab pilek. [[Rhinovirus]] merupakan penyebab paling umum penyakit tersebut.
'''Pilek''', biasa juga dikenal sebagai '''nasofaringitis''', '''rinofaringitis''', '''koriza akut''', atau '''selesma''', merupakan [[penyakit menular]] yang disebabkan [[virus]] pada [[sistem pernapasan]] yang terutama menyerang [[hidung]].<ref name=CE11>{{cite journal | last = Arroll |first = B | title = Common cold | journal = Clinical evidence | volume = 2011 | issue = 3 | page = 1510 | date = March 2011 | pmid = 21406124 | doi = | pmc = 3275147|quote=Common colds are defined as upper respiratory tract infections that affect the predominantly nasal part of the respiratory mucosa }} {{open access}}</ref> [[Tenggorokan]], [[Sinus paranasal|sinus]], dan [[laring|kotak suara]] juga dapat terpengaruh.<ref name=CMAJ2014/> Tanda dan gejala mungkin muncul kurang dari dua hari setelah paparan.<ref name=CMAJ2014>{{cite journal|last1=Allan|first1=GM|last2=Arroll|first2=B|title=Prevention and treatment of the common cold: making sense of the evidence.|journal=CMAJ : Canadian Medical Association |date=18 February 2014|volume=186|issue=3|pages=190–9|pmid=24468694|doi=10.1503/cmaj.121442|pmc=3928210}}</ref> Itu termasuk [[batuk]], [[sakit tenggorokan]], [[rhinorrhea]], [[bersin]], sakit kepala, dan [[demam]].<ref name=CDC2015/><ref name=Eccles2005>{{cite journal | author = Eccles R | title = Understanding the symptoms of the common cold and influenza | journal = Lancet Infect Dis | volume = 5 | issue = 11 | pages = 718–25 | date = November 2005 | pmid = 16253889 | doi = 10.1016/S1473-3099(05)70270-X }}</ref> Orang biasanya sembuh dalam tujuh sampai sepuluh hari.<ref name=CDC2015/> Beberapa gejala dapat berlangsung hingga tiga minggu.<ref name=Heik2003>{{cite journal |vauthors=Heikkinen T, Järvinen A | title = The common cold | journal = Lancet | volume = 361 | issue = 9351 | pages = 51–9 | date = January 2003 | pmid = 12517470 | doi = 10.1016/S0140-6736(03)12162-9 }}</ref> Pada orang-orang dengan masalah kesehatan lainnya, [[pneumonia]] kadang-kadang berkembang.<ref name=CDC2015/>
 
<!-- PencegahanPenyebab, diagnosis dan patofisiologi -->
Ada lebih dari 200 strain virus yang terlibat dalam penyebab pilek; [[rhinovirus]] adalah yang paling umum.<ref name=CDC2015Full>{{cite web|title=Common Cold and Runny Nose|url=http://www.cdc.gov/getsmart/community/for-patients/common-illnesses/colds.html|website=CDC|accessdate=4 February 2016|format=17 April 2015}}</ref> Mereka menyebar melalui udara selama kontak dekat dengan orang yang terinfeksi dan secara tidak langsung melalui kontak dengan benda-benda di lingkungan diikuti dengan transfer ke mulut atau hidung.<ref name=CDC2015/> Faktor risiko termasuk pergi ke [[tempat penitipan anak]], tidak tidur dengan baik, dan [[stres psikologis]].<ref name=CMAJ2014/> Gejala sebagian besar karena respon kekebalan tubuh terhadap infeksi daripada kerusakan jaringan oleh virus sendiri.<ref name=E112>Eccles p. 112</ref> Penderita [[influenza]] sering menunjukkan gejala yang sama seperti penderita pilek, meskipun gejala biasanya lebih parah di influenza.<ref name=CMAJ2014/>
Infeksi akut pada hidung, sinus, [[tenggorokan]] atau laring (infeksi saluran pernapasan bagian atas (URI atau URTI) dikelompokkan berdasarkan bagian tubuh yang paling banyak terinfeksi. Selesma terutama menyerang hidung, faring tenggorokan, dan sinus. Gejala yang timbul lebih dikarenakan oleh respons sistem kekebalan terhadap infeksi, bukan oleh kerusakan jaringan yang disebabkan oleh virus tersebut. Mencuci tangan adalah tindakan pencegahan infeksi yang paling utama. Beberapa bukti menunjukkan keefektifan pemakaian masker muka.
 
<!-- Penanganan,Pencegahan populasidan yang tertular, sejarahpenanganan -->
Tidak ada vaksin untuk pilek.<!-- <ref name=CDC2015/> --> Metode utama pencegahan adalah [[mencuci tangan]]; tidak menyentuh mata, hidung atau mulut dengan tangan yang belum dicuci; dan menjauh dari orang-orang yang sakit.<ref name=CDC2015/> Beberapa bukti mendukung penggunaan masker wajah.<ref name=E209>Eccles p. 209</ref> Tidak ada obat untuk pilek, tetapi gejalanya dapat diobati.<ref name=CDC2015/> [[Obat anti-peradangan nonsteroid]] (''nonsteroidal anti-inflammatory drug, NSAID'') seperti [[ibuprofen]] dapat mengurangi rasa sakit.<ref>{{cite journal|last1=Kim|first1=SY|last2=Chang|first2=YJ|last3=Cho|first3=HM|last4=Hwang|first4=YW|last5=Moon|first5=YS|title=Non-steroidal anti-inflammatory drugs for the common cold.|journal=The Cochrane database of systematic reviews|date=21 September 2015|volume=9|pages=CD006362|pmid=26387658|doi=10.1002/14651858.CD006362.pub4}}</ref> [[Antibiotik]] tidak boleh digunakan.<ref>{{cite journal|last1=Harris|first1=AM|last2=Hicks|first2=LA|last3=Qaseem|first3=A|last4=High Value Care Task Force of the American College of Physicians and for the Centers for Disease Control and|first4=Prevention|title=Appropriate Antibiotic Use for Acute Respiratory Tract Infection in Adults: Advice for High-Value Care From the American College of Physicians and the Centers for Disease Control and Prevention.|journal=Annals of Internal Medicine|date=19 January 2016|pmid=26785402|doi=10.7326/M15-1840|volume=164|pages=425}}</ref> Bukti tidak mendukung manfaat dari [[obat batuk]].<ref name=CMAJ2014/>
Tidak ada pengobatan untuk pilek, namun gejalanya bisa ditangani. Pilek adalah penyakit infeksi yang paling sering menyerang manusia. Orang dewasa rata-rata terserang pilek dua hingga tiga kali per tahun. Anak-anak rata-rata terkena pilek antara enam dan dua belas kali per tahun. Infeksi ini sudah ada dalam kehidupan manusia sejak zaman purba.
 
<!-- Epidemiologi dan sejarah -->
Pilek adalah penyakit infeksi yang paling sering pada manusia.<ref name="E1">Eccles p. 1</ref> Rata-rata orang dewasa terkena pilek dua sampai empat kali setahun, sedangkan rata-rata anak bisa terkena enam sampai delapan kali.<ref name="AFP07">{{cite journal |vauthors=Simasek M, Blandino DA | title = Treatment of the common cold | journal = American Family Physician | volume = 75 | issue = 4 | pages = 515–20 | year = 2007 | pmid = 17323712 | doi = | url = http://www.aafp.org/afp/20070215/515.html}} {{open access}}</ref> Pilek terjadi lebih sering pada musim dingin.<ref name=CDC2015>{{cite web|title=Common Colds: Protect Yourself and Others|url=http://www.cdc.gov/features/rhinoviruses/|website=CDC|accessdate=4 February 2016|date=6 October 2015}}</ref> Infeksi ini telah ada pada manusia sejak zaman kuno.<ref name="Eccles p. 3">{{cite book|first1=Ronald|last1= Eccles|first2= Olaf|last2= Weber|title=Common cold|date=2009|url=https://books.google.com/books?id=rRIdiGE42IEC&pg=PA3| publisher=Birkhäuser|location=Basel|isbn=978-3-7643-9894-1|page=3}}</ref>
 
==Tanda dan gejala==