Telkom-1: Perbedaan revisi

9 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
k
Robot: Perubahan kosmetika
k (minor cosmetic change)
k (Robot: Perubahan kosmetika)
 
== Deskripsi ==
Muatan satelit Telkom-1 dibangun oleh Lockheed Martin Commercial Space Systems di Newtown, [[Amerika]] dan dikonfigurasi dengan band 24 C dan 12 extended C-Band [[transponder]]<ref name="Gunter" />. Pemilihan Lockheed Martin untuk memproduksi satelit Telkom-1 didasarkan pada reputasi perusahaan sebagai produsen banyak satelit dari berbagai negara<ref name="Gunter" />. Telkom-1 akan diposisikan di 108 derajat [[Bujur Timur]]<ref name="Gunter" />. Posisi ini akan mencakup seluruh wilayah [[Indonesia]], [[Asia Tenggara]] dan [[Australia]] bagian [[utara]]<ref name="Gunter" />. Satelit ini dioptimalkan dapat beroperasi selama 15 tahun, tetapi dapat terus memberikan layanan selama beberapa tahun setelah waktu operasinya berakhir<ref name="Gunter" />. Telkom-1 memiliki masalah dengan poros susunan panel surya di bagian selatan karena kesalahan [[manufaktur]]<ref name="Gunter" />.
 
== Peluncuran ==
| format =
| accessdate = 18-April-2015
}}</ref> Telkom-1 diluncurkan menggunakan roket [[Ariane-42P]].<ref name="Jakarta"/><ref name="post"/> Pada awalnya peluncuran satelit Telkom-1 akan dilaksanakan bersamaan dengan satelit milik [[Amerika]], [[Asiastar]] pada 27 April 1999.<ref name="Jakarta"/><ref name="post"/> Namun, satelit Asiastar masih memiliki masalah teknis dalam sistem panel surya, sehingga peluncurannya harus ditunda.<ref name="Jakarta"/> Ketertundaan peluncuran satelit Amerika, Asiastar membuat satelit Telkom-1 satu yang semula sudah siap diluncurkan sejak selesai diproduksi pada Januari 1999 oleh perusahaan [[Lockheed Martin]] menjadi tertunda.<ref name="Jakarta" /> Tertundanya, peluncuran Asiastar, membuat Telkom-1 membuat peluncuran terpisah dan diluncurkan lebih dahulu daripada Asiastar pada Agustus 1999.<ref name="Jakarta"/> Selain itu, Telkom juga mengadakan kerjasama dengan PT Satelindo (di tahun 2015 disebut Indosat) mengenai jadwal operasi peluncuran satelit.<ref name="korankompas" /> Dalam kerjasama tersebut diketahui bahwa seharusnya satelit milik Satelindo, Satelit D-1, dijadwalkan untuk meluncur lebih awal tapi Telkom membatalkan kerjasama tersebut dan meminta Telkom-1 diluncurkan pada tahun 1998 agar tahun 1999 bisa beroperasi.<ref name="korankompas">{{cite news|title = Peluncuran Satelit Telkom 1 Akan Dipercepat|publisher = [[Kompas]]|date = 27/03/1997}}</ref>
 
== Tujuan ==
 
== Pembiayaan ==
Telkom telah mengeluarkan US$ 191,4 juta untuk pembuatan dan peluncuran satelit Telkom-1.<ref name="Jakarta"/> Biaya sejumlah tersebut terdiri dari US$ 84,8 juta untuk pembuatan satelit Telkom-1 dari perusahaan [[Lockheed Martin]], US$ 90,1 juta untuk kontrak peluncuran dengan perusahaan [[Ariane|Arianespace]]space, dan US$ 1,6 juta untuk pelayanan konsultasi dengen perusahaan asal [[Kanada]], [[Telesat]].<ref name="Jakarta"/>
 
== Televisi & Radio ==