Buka menu utama

Perubahan

3 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
Octavian atau Augustus Caesar sangatlah piawai dalam memimpin [[Romawi]]. Ia betul-betul sang negarawan sejati di mana ia bisa menekan pemberontakan dan menutup celah-celah yang berpotensi menjadi perpecahan untuk [[perang saudara]]. Wibawa dan kharismanya begitu tinggi. Ia menjadi panutan bagi pemimpin [[Romawi]] sesudahnya. Dibawah kepemimpinannya juga [[Romawi]] berhasil memperluas wilayahnya hingga [[Spanyol]], [[Swiss]], [[Galatia]] – Asia Kecil.
 
Selain tentang wilayah penaklukan, Augustus atau Octavian juga piawai mengurus pemerintahan dan urusan sipil. Ia merombak sistem keuangnakeuangan dan perpajakan negara itu. Memperkuat Angkatan bersenjata terutama [[Angkatan laut]]. Ia juga menjadi yang pertama dalam menetapkan protokoler kerajaan serta menetapkan dasar-dasar dalam memilih pemimpin Romawi sesudahnya dan menjadi acuan dalam menunjuk pemimpin.
 
Augustus juga berhasil mengembangkan sarana dan prasarana publiksepertipublik seperti membangun jaringan jalan raya yang luas di segenap daerah kekuasaannya, membangun perumahan rakyat yang indah dan megah, membangun kuil-kuil dan mendorong [[Romawi]] menjadi negara yang taat beragama. Serat menetapkan cara mendidik dan mengasuh anak.
 
Dibawah kepemimpinannya, keadaan [[Romawi]] teramat tenteram dan sumber alamnya berkelimpahan. Rakyatnya makmur, negara aman dan tenteram. Seni, budaya dan arsitektur berkembang pesat. Kesussastraan dan ilmu pengetahuan mengalami masa keemasan. Banyak penyair berbakat serta budayawan hebat yang hidup pada masa ini. Seperti Virgil, Horacc dan Livy, sedangkan Ovid walau ia termasuk budayawan termashur, namun karena sering mengecam Augustus akhirnya ia diusir dari [[Romawi]].
Octavian atau Augustus tak memiliki penerus laki-laki. Ia kemudian mengambil anak angkat, [[Tiberius]] danmenetapkan menjadi penggantinya kelak sepeninggalnya. Namun [[Tiberius]] dan kaisar-kaisar sesudahnya tak sepandai Augustus sehingga mengalami kemerosotan. NmaunketentramanNamun ketentraman dan keamanan yang telah diletakkan dasar-dasarnya oleh Augustus dalam [[Pax Romana]] tetap bertahan hingga 200 tahun sesudahnya.
 
Augustus Caesar meninggal dunia pada [[14 SM]]. Ia memerintah [[Romawi]] selama 40 [[tahun]]. Dibawah kepemimpinannya [[Romawi]] menjelma menjadi puncak dan pusat kebudayaan kuno sekaligus sumber dari bangsa-bangsa besar sesudahnysesudahnya seperti [[Mesir]], [[Babel|Babylon]], [[Yunani]] dan lainnya.
 
Walau Augustus belum bisa ditandingkan dengan kebesaran [[Julius Caesar]] namun namanya sering disandingkan dengan [[Aleksander Agung]] ,[[Mao Tse Tung]], dan [[George Washington]]
2

suntingan