Kampanye Kepulauan Gilbert dan Marshall: Perbedaan antara revisi

k
Robot: Perubahan kosmetika
k (merevisi beberapa kesalahan terjemahan dan link)
k (Robot: Perubahan kosmetika)
| conflict = Kampanye Kepulauan Gilbert dan Marshall
| partof = [[Perang Dunia II]], [[Perang Pasifik]]
| image = [[FileBerkas:SBD VB-16 over USS Washington 1943.jpg|left|300px]]
| caption = Pesawat SBD Dauntless terbang melintasi USS ''Washington'' dan USS ''Lexington'' selama Kampanye Kepulauan Gilbert dan Marshall.
| date = November 1943 – Februari 1944
| casualties2 = 21.000 meninggal,<br>141 tertangkap
| campaignbox =
}}
 
'''Kampanye Kepulauan Gilbert dan Marshall''' merupakan bagian dari Teater Pasifik, [[Perang Dunia II]] yang terjadi pada [[November]] [[1943]] hingga [[Februari]] [[1944]]. Kampanye ini merupakan operasi strategis dari Armada Pasifik dan Korps Marinir (''United States Marine Corps, USMC'') [[Angkatan Laut Amerika Serikat]] di Pasifik Tengah dengan tujuan  untuk membangun lapangan terbang yang memungkinkan untuk mendukung serangan udara berbagai operasi di Pasifik Tengah. Kampanye ini dimulai dengan pertempuran tiga hari di Pulau Betio di Atol [[Tarawa]]. Tahun sebelumnya marinir AS juga telah melakukan serangan ke Pulau Makin, pada [[Agustus]] [[1942]]. Pangkalan Jepang di [[Kiribati|Kepulauan Gilbert]] dan [[Kepulauan Marshall]] merupakan batas terluar pertahanan sisi timur bagi [[Kekaisaran Jepang]]. Kampanye ini dilanjutkan dengan Kampanye [[Kepulauan Mariana|Marianas]] pada musim panas berikutnya.<span class="cx-segment" data-segmentid="395"></span><span class="cx-segment" data-segmentid="398"></span>
== Latar Belakang ==
[[Berkas:Yanks_Invade_the_Marshall_Islands.ogv|left|thumb|Invasi Amerika Serikat (1944)]]
Pasukan [[Jepang]] menduduki Kepulauan Gilbert tiga hari setelah serangan terhadap [[Pearl Harbor]], [[Hawaii]]. Untuk mengamankan Tarawa, mereka membangun pangkalan [[pesawat amfibi]] di Pulau Makin dan menempatkan pasukannya di sepanjang garis pantai atol, untuk memantau pergerakan pasukan [[Blok Sekutu (Perang Dunia I)|Sekutu]] di [[Pasifik Selatan]]<ref name="Morison">Samuel Eliot Morison, ''History of United States Naval Operations in World War II'', Vol. 7; ''Aleutians, Gilberts and Marshalls: June 1942–April 1944'' (Edison, NJ: Castle Books, 2001).</ref> . Setelah serangan pasukan yang dipimpin oleh Letnan Kolonel [[Evans Carlson]] ke Pulau Makin pada bulan Agustus [[1942]], Pasukan Jepang menyadari kerentanan dan nilai strategis Kepulauan Gilbert<ref name="Meyers">Bruce F. Meyers, ''Swift, Silent, and Deadly: Marine Amphibious Reconnaissance in the Pacific, 1942–1945'', (Annapolis, MD: Naval Institute Press, 2004).</ref>. Pulau terbesar dan sangat strategis adalah [[Tarawa]]. Pada bulan Maret [[1943]], Jepang dengan cepat memperbaiki dan memperkuat pertahanannya dengan kekuatan kurang lebih 5.000 pasukan. Pasukan ini kemudian diperkuat kembali dengan 3.000 pasukan khusus pendaratan (''Special Navy Landing Unit'') dan pasukan pertahanan pangkalan dari [[Angkatan Laut Jepang]], 940 unit konstruksi angkatan laut dan 1.247 buruh.
 
Sebagai perbandingan, Pulau Makin saja hanya diperkuat dengan 798 prajurit tempur Jepang, termasuk sekitar 100 orang penerbang yang terisolir<ref name="Frank and Shaw">Benis M. Frank and Henry I. Shaw, Jr., ''History of U.S. Marine Corps Operations in World War II'', Vol. 5; ''Victory and Occupation'' (New York, NY: Penguin Books, 1990).</ref>. Jenderal [[Holland M. Smith]], Komandan Jenderal [[Korps Amfibi V]] menyalahkan serangan Carlson telah mengakibatkan Jepang memperkuat pertahanannya, dimana seharusnya Tarawa dapat dilewati dan tidak menyebabkan kerugian pertempuran <ref name="Morison">Samuel Eliot Morison, ''History of United States Naval Operations in World War II'', Vol. 7; ''Aleutians, Gilberts and Marshalls: June 1942–April 1944'' (Edison, NJ: Castle Books, 2001).</ref><ref name="Smith and Finch">Gen. </ref>. Namun Laksamana [[Chester William Nimitz|Chester W. Nimitz]], [[Ernest King]] and [[Raymond A. Spruance]] tidak setuju, mereka yakin bahwa dengan menguasai Kepulauan Gilberts dan pangkalan udaranya akan membantu laju pasukan Sekutu pada langkah selanjutnya, Pertempuran [[Kepulauan Marshall]], dan berlanjut ke Jepang. Kode operasi untuk serangan ke Kepulauan Gilbert adalah "'''''Operation Galvanic'''''" <ref name="Frank and Shaw">Benis M. Frank and Henry I. Shaw, Jr., ''History of U.S. Marine Corps Operations in World War II'', Vol. 5; ''Victory and Occupation'' (New York, NY: Penguin Books, 1990).</ref><ref name="Smith and Finch">Gen. </ref> untuk [[Tarawa]], Makin, and Apamama.
 
== Bacaan lebih lanjut ==
* {{en}} {{Templat:Cite book|last = Drea|first = Edward J.|authorlink = |coauthors = |year = 1998|chapter = An Allied Interpretation of the Pacific War|title = In the Service of the Emperor: Essays on the Imperial Japanese Army|publisher = University of Nebraska Press|location = Nebraska|isbn = 0-8032-1708-0}}
* {{en}} {{Templat:Cite web|last = Dyer|first = George Carroll|authorlink = |coauthors = |year = 1956|url = http://www.ibiblio.org/hyperwar/USN/ACTC/index.html|title = The Amphibians Came to Conquer: The Story of Admiral Richmond Kelly Turner|work = |pages = |publisher = United States Government Printing Office|language = |accessdate = May 5, 2011}}
* {{en}} {{Templat:Cite book|last = Hoyt|first = Edwin P.|authorlink = |coauthors = |year = 1978|chapter = |title = Storm Over the Gilberts: War in the Central Pacific 1943|publisher = Mason/Charter|location = |isbn = 9780442804985|oclc = 3845341}}
* {{en}} {{Templat:Cite book|title = Eastern Mandates|first = Burton|last = Wright III|url = http://www.history.army.mil/brochures/eastman/eastman.htm|publisher = [[United States Army Center of Military History]]|id = CMH Pub 72-23|series = World War II Campaign Brochures|location = Washington, D.C.}}
 
[[Kategori:Teater Samudra Pasifik Perang Dunia II]]