Mansur Al-Hallaj: Perbedaan antara revisi

4 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k
- {{paragraf pembuka}}, sudah diperbaiki
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
k (- {{paragraf pembuka}}, sudah diperbaiki)
{{tone}}
{{paragraf pembuka}}
[[Berkas:Al-hajjaj.jpg|right|thumb|Ilustrasi Al-Hallaj]]
'''Abu Abdullah Husain ibnbin Mansur al-Hallaj''' atau biasa disebut dengan '''Al-Hallaj''' adalah salah seorang [[Ulama Sufi|ulama sufi]] yang dilahirkan di [[kota Thur]] yang bercorak Arab di kawasan [[Baidhah]], [[Iran]] [[Tenggara]], pada tanggal [[26 Maret]] 866M. Ia seorang keturunan [[Persia]]. Kakeknya adalah seorang penganut [[Zoroaster]] dan ayahnya memeluk [[islam]]. Al-Hallaj merupakan syekh sufi [[abad ke-9]] dan [[abad ke-10|ke-10]] yang paling terkenal. Ia terkenal karena berkata: ''"Akulah Kebenaran"'', ucapan yang membuatnya dieksekusi secara brutal.
 
Bagi sebagian ulama islam, kematian ini dijustifikasi dengan alasan [[bid'ah]], sebab Islam tidak menerima pandangan bahwa seorang manusia bisa bersatu dengan [[Allah]] dan karena Kebenaran (Al-Haqq) adalah salah satu nama Allah, maka ini berarti bahwa al-Hallaj menyatakan ketuhanannya sendiri. Kaum sufi sejaman dengan al-Hallaj juga terkejut oleh pernyataannya, karena mereka yakin bahwa seorang sufi semestinya tidak boleh mengungkapkan segenap pengalaman batiniahnya kepada orang lain. Mereka berpandangan bahwa al-Hallaj tidak mampu menyembunyikan berbagai misteri atau rahasia Ilahi, dan eksekusi atas dirinya adalah akibat dari kemurkaan Allah lantaran ia telah mengungkapkan segenap kerahasiaan tersebut
 
Meskipun alAl-Hallaj tidak punya banyak pendukung di kalangan kaum sufi sezamannya, hampir semua syekh sufi sesungguhnya memuji dirinya dan berbagai pelajaran yang diajarkannya. [[Aththar]], dalam karyanya Tadzkirah al-Awliya, menyuguhkan kepada kita banyak legenda seputar al-Hallaj. Dalam komentarnya, ia menyatakan, ''"Saya heran bahwa kita bisa menerima semak belukar terbakar (yakni, mengacu pada percakapan Allah dengan [[Musa|nabi Musa as]]) yang menyatakan Aku adalah Allah, serta meyakini bahwa kata-kata itu adalah kata-kata Allah, tapi kita tidak bisa menerima ucapan al-Hallaj, 'Akulah Kebenaran', padahal itu kata-kata Allah sendiri!"''. Di dalam syair epiknya, [[Matsnawi]], [[Rumi]] mengatakan, ''"Kata-kata 'Akulah Kebenaran' adalah pancaran cahaya di bibir Manshur, sementara Akulah Tuhan yang berasal dari [[Firaun|Fir'aun]] adalah kezaliman."''
 
== Kehidupan Al Hallaj ==
Di usia sangat muda, ia mulai mempelajari tata [[bahasa Arab]], membaca [[Al-Qur'an]] dan [[tafsir]] serta [[teologi]]. Ketika berusia 16 tahun, ia merampungkan studinya, tapi merasakan kebutuhan untuk menginternalisasikan apa yang telah dipelajarinya. Seorang pamannya bercerita kepadanya tentang [[Sahl at-Tustari]], seorang sufi berani dan independen yang menurut hemat pamannya, menyebarkan ruh hakiki Islam. Sahl adalah seorang sufi yang mempunyai kedudukan spiritual tinggi dan terkenal karena tafsir Al-Qur'annya. Ia mengamalkan secara ketat tradisi [[Nabi]] dan praktik-praktik kezuhudan keras semisal [[puasa]] dan [[salat sunnat]] sekitar empat ratus rakaat sehari. Al-Hallaj pindah ke Tustar untuk berkhidmat dan mengabdi kepada sufi ini.
 
Dua tahun kemudian, al-Hallaj tiba-tiba meninggalkan Sahl dan pindah ke [[Bashrah]]. Di Bashrah, ia berjumpa dengan [[Amr al-Makki]] yang secara formal mentahbiskannya dalam [[tasawuf]]. Amr adalah murid [[Junaid al-Baghdadi]], seorang sufi paling berpengaruh saat itu. Al-Hallaj bergaul dengn Amr selama delapan belas bulan. Akhirnya ia meninggalkan Amr juga.
 
=== Ibadah haji ===
25.468

suntingan