Nasionalisme: Perbedaan revisi

16 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
k
'''[[Nasionalisme romantik]]''' (juga disebut ''nasionalisme organik'', ''nasionalisme identitas'') adalah lanjutan dari nasionalisme etnis di mana negara memperoleh kebenaran politik secara ''semulajadi'' ("organik") hasil dari bangsa atau ras; menurut semangat [[romantisme]]. Nasionalisme romantik adalah bergantung kepada perwujudan budaya etnis yang menepati idealisme romantik; kisah tradisi yang telah direka untuk konsep nasionalisme romantik. Misalnya "Grimm Bersaudara" yang dinukilkan oleh Herder merupakan koleksi kisah-kisah yang berkaitan dengan [[etnis Jerman]].
 
'''[[Nasionalisme Budaya]]''' adalah sejenis nasionalisme di mana negara memperoleh kebenaran politik dari budaya bersama dan bukannya "sifat keturunan" seperti [[warna kulit]], [[ras]] dan sebagainya. Contoh yang terbaik ialah rakyat [[Tionghoa]] yang menganggap negara adalah berdasarkan kepada budaya. Unsur ras telah dibelakangkan di mana golongan [[Manchu]] serta ras-ras minoritas lain masih dianggap sebagai rakyat negara [[Tiongkok]]. Kesediaan [[dinasti Qing]] untuk menggunakan adat istiadat [[Tionghoa]] membuktikan keutuhan [[budaya Tionghoa]]. Malah banyak rakyat [[Taiwan]] menganggap diri mereka nasionalis Tiongkok sebab persamaan budaya mereka tetapi menolak [[Republik Rakyat Cina|RRCTiongkok]] karena pemerintahan RRT berpaham [[komunisme]].
 
'''[[Nasionalisme kenegaraan]]''' ialah variasi nasionalisme [[kewarganegaraan]], selalu digabungkan dengan nasionalisme etnis. Perasaan nasionalistik adalah kuat sehingga diberi lebih keutamaan mengatasi hak universal dan kebebasan. Kejayaan suatu negeri itu selalu kontras dan berkonflik dengan prinsip masyarakat [[demokrasi]]. Penyelenggaraan sebuah 'national state' adalah suatu argumen yang ulung, seolah-olah membentuk kerajaan yang lebih baik dengan tersendiri. Contoh biasa ialah [[Nazisme]], serta nasionalisme [[Turki]] kontemporer, dan dalam bentuk yang lebih kecil, [[Franquisme]] sayap-kanan di [[Spanyol]], serta sikap '[[Jacobin]]' terhadap unitaris dan golongan pemusat negeri [[Perancis]], seperti juga nasionalisme masyarakat [[Belgia]], yang secara ganas menentang demi mewujudkan hak kesetaraan (''equal rights'') dan lebih otonomi untuk golongan Fleming, dan nasionalis [[Basque]] atau [[Korsika]]. Secara sistematis, bilamana nasionalisme kenegaraan itu kuat, akan wujud tarikan yang berkonflik kepada kesetiaan masyarakat, dan terhadap wilayah, seperti nasionalisme Turki dan penindasan kejamnya terhadap nasionalisme [[Kurdi]], pembangkangan di antara pemerintahan pusat yang kuat di Spanyol dan Perancis dengan nasionalisme Basque, [[Catalan]], dan Corsica.