Bandar Udara Internasional Kemayoran: Perbedaan revisi

tidak ada ringkasan suntingan
Kemayoran menjadi sibuk di era [[1970]]-an, sehingga pemerintah untuk sementara waktu memindahkan penerbangan internasional ke [[Bandar Udara Halim Perdanakusuma]] pada tanggal [[10 Januari]] [[1974]]. Namun penerbangan domestik seluruhnya masih bertahan di Kemayoran. Kesibukan Kemayoran pada saat itu hanya ditandingi oleh [[Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman]] di [[Balikpapan]], yang saat itu ramai dalam kegiatan pertambangan, perminyakan dan perkayuan.
 
=== Rencana pemindahan lokasi dan penutupan bandar udara ===
menjelang pertengahan tahun 1970-an, Kemayoran dianggap terlalu dekat dengan basis militer Indonesia, [[Bandar Udara Halim Perdanakusuma]]. Penerbangan sipil di area tersebut menjadi sempit, sementara lalu lintas udara meningkat cepat, yang mana mengancam lalu lintas internasional. Hal itu yang kemudian pemerintah berencana untuk memindahkan aktifitas Bandar Udara ini ke Bandar Udara yang baru. Dengan bantuan [[USAID]], dipilihlah Cengkareng sebagai lokasi Bandar Udara yang baru.<ref name="Journal">{{cite book|author=Fadli Arfan|title=Kemayoran Journal, first edition, March, 2009}}</ref>
 
915

suntingan