Kota Tanjungpinang: Perbedaan revisi

266 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
Bismillahhirrahmannirrahim... Tolonglah hamba ya allah
(Bismillahhirrahmannirrahim... Tolonglah hamba ya allah)
Tag: menghilangkan referensi
(Bismillahhirrahmannirrahim... Tolonglah hamba ya allah)
| penduduktahun=(2014)
|pendudukref = <ref>{{cite web|url=http://www.penghubungkepri.org/index.php/id/profile-daerah/10-profile-daerah/49-tanjung-pinang|title=Profil Daerah Tanjungpinang|accessdate=2015-07-06}}</ref>
| suku = [[Melayu]], [[Suku Jawa|Jawa]], [[Tionghoa-Indonesia|Tionghoa]], [[Orang Minang|Minang]], [[Suku Batak|Batak]], [[Suku Sunda|Sunda]], [[Suku Bugis|BugisFlores]], [[Suku Laut|Orang Laut]]
| bahasa = [[Bahasa Melayu|Melayu]], [[Bahasa Jawa]], [[Bahasa Hokkien]], [[Bahasa Minang]], [[Bahasa Tiochiu]]
| agama = [[Islam]], [[Kristen]], [[Buddha]], [[Konghucu]], [[Hindu]]
*Pernah menjadi pusat pemerintahan [[Kesultanan Lingga|Kesultanan Riau-Lingga]].
}}
'''Tanjungpinang''' atau '''Tanjung Pinang''' (disingkat '''Tg. Pinang''') adalah [[ibu kota]] [[Kepulauan Riau]], [[Indonesia]]. Yang terletak di [[Pulau Bintan]] dengan koordinat 0º5' LU dan 104º27' BT.
 
Kota ini memiliki cukup banyak daerah pariwisata seperti [[Pulau Penyengat]] yang hanya berjarak kurang lebih 2 mil dari [[Pelabuhan Sri Bintan Pura]], [[Pantai Trikora]] dengan pasir putihnya terletak kurang lebih 65 km dari kota, dan Pantai Buatan yaitu [[Tepi Laut (Tanjungpinang)|Tepi Laut]] yang terletak di garis pantai pusat kota sebagai pemanis atau wajah kota (''waterfront city'').
 
Pelabuhan Laut Tanjungpinang di Sri Bintan Pura memiliki kapal-kapal jenis [[feri]] dan feri cepat (''speedboat'') untuk akses domestik ke pulau [[Batam]] dan pulau-pulau lain seperti [[Kepulauan Karimun]] dan [[Kundur]], serta kota-kota lain di Riau. Pelabuhan ini juga merupakan akses internasional ke [[Malaysia]] dan [[Singapura]].
Berdasarkan [[Sulalatus Salatin]], Tanjungpinang merupakan bagian dari [[Kerajaan Melayu]]. Setelah jatuhnya [[Malaka]] ke tangan [[Portugal]], [[Mahmud Syah dari Malaka|Sultan Mahmud Syah]] menjadikan kawasan ini sebagai pusat pemerintahan [[Kesultanan Malaka]]. Kemudian menjadi pusat pemerintahan [[Kesultanan Johor]], sebelum diambil alih oleh [[Belanda]] setelah mereka menundukan perlawanan [[Raja Haji Fisabilillah]] tahun 1784 di [[Pulau Penyengat]].
 
Pada masa [[Hindia Belanda]], Tanjungpinang merupakan pusat pemerintahan ''ResidentieKaresidenan Riouw''. Kemudian di awal kemerdekaan [[Indonesia]], menjadi ibu kota [[Kabupaten KepulauanProvinsi Riau]]. Setelah itu statusnya menjadi [[Kota Administratif]] hingga tahun 2000. Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2001, pada tanggal 21 Juni 2001 statusnya ditingkatkan menjadi Kota Tanjungpinang. Pusat pemerintahan yang semula berada di pusat Kota Tanjungpinang, kemudian dipindahkan ke [[Senggarang, Tanjung Pinang Kota, Tanjung Pinang|Senggarang]] (bagian utara kota).<ref>[http://www.tanjungpinangpos.co.id/2015/117188/dulu-terpisah-kini-jadi-pusat-pemerintahan/ Dulu Terpisah Kini Jadi Pusat Pemerintahan]</ref> Hal ini bertujuan untuk pemerataan pembangunan serta mengurangi kepadatan penduduk yang selama ini berpusat di Kota Lama (bagian barat kota).
 
== Pemerintahan ==
! Jumlah (%)
|-----
| [[Suku Melayu|Melayu]] || align="right" | 30,785
|-----
| [[Suku Jawa|Jawa]] || align="right" | 27,94
|-----
| [[Tionghoa-Indonesia|Tionghoa]] || align="right" | 13,510
|-----
| [[Suku MinangkabauSunda|MinangkabauSunda]] || align="right" | 90,57
|-----
[[Suku Flores ]] 0,3
|-----
| [[Suku Batak|Batak]] || align="right" | 6,6
|-----
| [[Suku Sunda|Sunda]] || align="right" | 2,8
|-----
| [[Suku Bugis|Bugis]] || align="right" | 1,9
|-----
| Lain-lain || align="right" | 7,1
Pengguna anonim