Kaisar Song Taizong: Perbedaan revisi

1 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k
Robot: Perubahan kosmetika
k (Bot: Penggantian teks otomatis (- di zaman + pada zaman))
k (Robot: Perubahan kosmetika)
 
'''Kaisar Taizong''' (20 November 939 – 8 Mei 997), lahir dengan nama '''Zhao Kuangyi''', adalah kaisar kedua [[Dinasti Song]] [[Cina]] dari tahun 976 sampai dengan 997. Dia adalah adik dari [[Kaisar Song Taizu]]. Nama era-nya, Taizong berarti "leluhur agung".
Kaisar Taizong diingat sebagai kaisar yang cerdas dan pekerja keras. Ia memberikan perhatian yang besar terhadap kesejahteraan rakyatnya dan membuat kekaisarannya semakin makmur. Ia mengadopsi kebijakan yang sebelumnya diterapkan oleh Kaisar Shizong dari Dinasti Zhou Akhir, seperti meningkatkan produksi pertanian, memperluas sistem ujian kerajaan, menyusun ensiklopedia, mengembangkan pelayanan publik dan selanjutnya pembatasan terhadap kekuasaan [[Jiedushis]]. Ia juga menyatukan kembali cina dengan menaklukkan Han Utara, kerajaan terakhir pada periode 5 dinasti dan 10 negara.
 
Menurut legenda, ia membunuh Kaisar Taizu untuk mendapatkan tahta, juga memaksa anak Kaisar Taizu, [[Zhao Dezhao]] untuk bunuh diri.
 
== Menjadi Kaisar (Secara Licik?) ==
Taizong menjadi kaisar setelah kematian saudaranya, [[ Kaisar Song Taizu|Kaisar Taizu]] dalam usia 49 tahun tanpa menderita sakit sebelumnya. Adalah sesuatu yang tidak biasa dalam tradisi Cina bilamana yang menjadi kaisar selanjutnya adalah saudara dari kaisar sebelumnya, bukan sang anak dari kaisar tersebut, sehingga peristiwa tersebut dipercaya sebagai sebuah konspirasi.
 
Berdasarkan sejarah resmi, sebelum kematiannya pada tahun 961, [[Empress Dowager Du|Ibu Suri Du]] meminta [[ Kaisar Song Taizu|Kaisar Taizu]] yang masih berusia 34 tahun untuk berjanji bahwa saudaranya akan menggantikannya sebagai kaisar untuk menjamin kelangsungan [[Dinasti Song]]. Menurut cerita, ia berkata pada Kaisar Taizu "Tahukah kamu mengapa kamu bisa menjadi kaisar? Itu karena kaisar dari dinasti sebelumnya hanyalah seorang anak berusia 7 tahun". Apa yang dinamakan "Perjanjian Emas" (金匱誓書) juga diduga banyak orang sudah diatur pembuatannya oleh sekretaris Zhao Pu dan dibuka kembali setelah Taizong naik Tahta, untuk membuktikan bahwa ia memang berhak atas tahta tersebut.
 
Waktu itu, putra sulung [[ Kaisar Song Taizu|Kaisar Taizu]] juga telah berusia 25 tahun, sehingga berhak untuk menjadi kaisar menggantikan ayahnya. Kecurigaan lainnya adalah bahwa Zhao Pu, dibuang oleh Kaisar Taizu pada tahun 973 atas dugaan suap, berhasil kembali ke Ibu Kota pada tahun 976 dan menjadi Perdana Menteri setahun kemudian.
 
Wen Ying, seorang biksu yang hidup pada zaman cucu Taizu, Kaisar Renzong menulis sebuah catatan mengerikan tentang malam terakhir Kaisar Taizu. Menurut catatan tersebut, Taizu sedang makan malam dan minum-minum bersama Kaisar Taizong yang waktu itu masih bergelar Pangeran Kaifeng. Beberapa Kasim dan Pelayan Kaisar yang berdiri agak jauh melihat bayangan Kaisar Taizong di jendela. Waktu itu sudah larut dan salju mulai turun. Kemudian mereka mendengar suara kapak yang tertancap ke atas salju dan Kaisar Taizu berkata, "Lakukan! Lakukan sekarang!" Lalu Kaisar Taizu terdengar mendengkur.
 
== Pranala Luar ==
* {{en}} {{zh icon}} [http://www.wdl.org/en/item/11382/ Catatan sejarah Kaisar Song Taizong]