Hukum kewarganegaraan: Perbedaan antara revisi

4 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
k
Robot: Perubahan kosmetika
(←Membuat halaman berisi '{{Status hukum}} '''Hukum kewarganegaraan''' adalah hukum di setiap negara dan di setiap yurisdiksi dalam masing-masing negara yang mendefinisikan hak dan kewa...')
 
k (Robot: Perubahan kosmetika)
'''Hukum kewarganegaraan''' adalah [[hukum]] di setiap negara dan di setiap [[yurisdiksi]] dalam masing-masing negara yang mendefinisikan hak dan kewajiban warga negara dalam yurisdiksi dan cara di mana kewarganegaraan diperoleh serta bagaimana kewarganegaraan mungkin akan hilang. Seseorang yang bukan warga negara umumnya dianggap sebagai orang asing, juga disebut sebagai [[alien]]. Seseorang yang telah ada diakui kebangsaan atau kewarganegaraan dianggap sebagai [[tanpa kewarganegaraan]]. Menurut kebiasaan internasional, setiap negara yang berdaulat memiliki hak untuk menentukan siapa yang akan diakui sebagai sebagai seorang warga negara dan bangsa. Klasifikasi tersebut dapat dilakukan oleh adat, hukum wajib, atau kasus hukum (preseden), atau beberapa kombinasi. Dalam beberapa kasus, penentuan dapat diatur oleh hukum internasional umum-misalnya, oleh perjanjian dan [[Konvensi Eropa tentang Kewarganegaraan]].
 
== Prinsip-prinsip ==
Secara garis besar, hukum kewarganegaraan didasarkan baik pada ''[[ius soli]]'' atau ''[[ius sanguinis]], atau kombinasi dari keduanya. ''Ius soli'' ([[Bahasa Latin|Latin]]: hukum berdasarkan tanah) adalah prinsip yang seorang anak yang lahir dalam yurisdiksi teritorial suatu negara memperoleh kewarganegaraan negara itu. ''Ius sanguinis'' ([[Bahasa Latin|Latin]]: hukum berdasarkan darah) adalah prinsip yang anak memperoleh kewarganegaraan dari orang tuanya. Hari ini, sebagian besar jika tidak semua negara menerapkan campuran dari kedua prinsip ini: tidak memberikan kewarganegaraan kepada semua orang yang lahir dalam yurisdiksi negara, atau menyangkal kewarganegaraan kepada anak-anak yang lahir di luar negeri.<ref> [http://eudo-citizenship.eu/docs/birthright_comparativepaper.pdf Vink, M. and G.R. de Groot (2010). Birthright Citizenship: Trends and Regulations in Europe. Comparative Report RSCAS/EUDO-CIT-Comp. 2010/8. Florence: EUDO Citizenship Observatory, pp. 35.]</ref>
 
== Referensi ==
{{Reflist}}