Buka menu utama

Perubahan

Tidak ada perubahan ukuran ,  3 tahun yang lalu
k
Robot: Perubahan kosmetika
== Menggugat hak waris ==
[[Berkas:The Daughters of Zelophehad.jpg|300px|thumb|right|Anak-anak perempuan Zelafehad (lukisan dari ''Bible and Its Story Taught by One Thousand Picture Lessons'' tahun 1908)]]
Ketika bangsa Israel berhenti di dataran Moab di tepi sungai Yordan dekat Yerikho, Anak-anak perempuan Zelafehad ini mendekat dan berdiri di depan [[Musa]], [[Imam Besar Yahudi|imam]] [[Eleazar bin Harun|Eleazar]], dan di depan para pemimpin dan segenap umat Israel dekat pintu Kemah Pertemuan, serta berkata: "Ayah kami telah mati di padang gurun, walaupun ia tidak termasuk ke dalam kumpulan yang bersepakat melawan TUHAN, ke dalam kumpulan Korah, tetapi ia telah mati karena dosanya sendiri, dan ia tidak mempunyai anak laki-laki. Mengapa nama ayah kami harus hapus dari tengah-tengah kaumnya, oleh karena ia tidak mempunyai anak laki-laki? Berilah kami tanah milik di antara saudara-saudara ayah kami." Lalu Musa menyampaikan perkara mereka itu ke hadapan TUHAN.<ref>{{Alkitab|Bilangan 27:2-5}}</ref>
 
Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Perkataan anak-anak perempuan Zelafehad itu benar; memang engkau harus memberikan tanah milik pusaka kepadanya di tengah-tengah saudara-saudara ayahnya; engkau harus memindahkan kepadanya hak atas milik pusaka ayahnya. Dan kepada orang Israel engkau harus berkata:
* Apabila seseorang mati dengan tidak mempunyai anak laki-laki, maka haruslah kamu memindahkan hak atas milik pusakanya kepada anaknya yang perempuan.
* Apabila ia tidak mempunyai anak perempuan, maka haruslah kamu memberikan milik pusakanya itu kepada saudara-saudaranya yang laki-laki.
* Apabila ia tidak mempunyai saudara-saudara lelaki, maka haruslah kamu memberikan milik pusakanya itu kepada saudara-saudara lelaki ayahnya. *Apabila ayahnya tidak mempunyai saudara-saudara lelaki, maka haruslah kamu memberikan milik pusakanya itu kepada kerabatnya yang terdekat dari antara kaumnya, supaya dimilikinya."
Itulah yang harus menjadi ketetapan hukum bagi orang Israel, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.<ref>{{Alkitab|Bilangan 27:6-11}}</ref>
 
-->
== Tradisi Kristen ==
Menurut [[Injil Lukas]] [[Lukas 3#Ayat 23|pasal 3 ayat 23]], [[Santo Yusuf|Yusuf]] disebut sebagai anak Eli. Catatan Talmud Yahudi menunjukkan bahwa ayah [[Maria]], ibu [[Yesus]] [[Kristus]], bernama Eli<ref>Talmud Yerushalmi, Hag. chap.2, 11a; text bahasa Ibrani di http://www.mechon-mamre.org/b/r/r2b.htm, adalah sebagai berikut: למרים ברת עלי "Maria binti Eli"</ref> Sejumlah pakar berpendapat bahwa Eli hanya mempunyai anak(-anak) perempuan, sehingga sesuai hukum Taurat ([[Bilangan 27|Kitab Bilangan pasal 27]], yaitu {{Alkitab|Bilangan 27:1-11}}), hak warisnya jatuh ke tangan anak perempuannya dan suaminya yang harus sesuku ([[Bilangan 36|Kitab Bilangan pasal 36]]), seperti anak-anak perempuan [[Zelafehad]]. Dari silsilah ini Eli adalah keturunan [[Daud]] melalui putra Daud yang bernama Nathan. Jadi, Yusuf dan Maria keduanya keturunan raja [[Daud]] dari [[suku Yehuda]]. Dengan demikian, [Yesus]] [[Kristus]], anak mereka berdua ("menurut anggapan orang"), berhak mendapatkan hak waris dari [[suku Yehuda]] melalui [[Yakub]]:<ref>{{Alkitab|Kejadian 49:10}}</ref>
{{cquote|'''Tongkat kerajaan''' tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia* datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.|||Kejadian 49:10}}
(*) "dia" dalam teks bahasa Ibrani: ''Shiloh'' = [[Mesias]]
526.041

suntingan