Hasanuddin Z. Arifin: Perbedaan revisi

83 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
karya dan link penulis lain
k (Membuang kategori Jurnalis Indonesia; Menambahkan kategori Wartawan Indonesia (HotCat))
(karya dan link penulis lain)
Dia dibesarkan di lingkungan pesantren. Dia juga pernah beberapa tahun merantau di [[Jakarta]], [[Jombang]], dan [[Surabaya]]. Selain sempat merasakan bangku kuliah di [[Fakultas Ushuluddin]] [[Universitas Darul Ulum]] [[Jombang]] ([[1982]]—[[1985]]), ia pernah kuliah di Program Studi Ekonomi Pembangunan [[Universitas Terbuka]] (1985—[[1987]]).
 
== Aktivitas ==
Cerpen-cerpennya dimuat di harian ''[[Lampung Post]]'' dan ''[[Republika]]''. Puisi-puisinya yang disimpan di dalam laci, didaur ulang setelah perjumpaannya dengan penyair Lampung [[Isbedy SetiawanStiawan ZS]] pada [[1993]].
 
Dia telah menerjemahkan dua buku berbahasa Arab: ''Bidayatul Hidayah'' (karya Imam Al Ghazali, [[1991]]) dan ''Al Adzkar'' (karya Imam An Nawawi, 400 halaman lebih, masih disimpan dalam laci). Selain menulis cerpen, [[puisi]], dan [[esei]], ia juga menulis cerita [[silat]] dan [[novel]]. ''Misteri Way Tulangbawang'', salah satu cersilnya dimuat bersambung di ''Lampung Post'' ([[1992]]) dan terhenti di tengah jalan karena digugat oleh masyarakat adat setempat. Novelnya, ''Terali'' mengisi lembaran cerita bersambung majalah ''Sumber'' ([[1995]]). Cerita serial silat ''Pendekar Krakatau'' diterbitkan bersambung di mingguan ''Sumatera Post'' ([[2002]]). Cerpen-cerpennya antara lain tergabung dalam ''Antologi Cerpen Lampung'' ([[1996]]) dan ''Cetik'' ([[1998]]). Sejumlah puisinya tergabung dalam antologi: ''Senandung Ratu Dunia'' ([[Palembang]], 1995), ''Festival Januari Penyair Lampung'' ([[1996]]) dan ''Dari Bumi Lada'' (1996).
 
Dia pernah menjadi jurnalis Harian Umum ''Lampung Post'' ([[1993]]-[[1999]], ''Trans Sumatera'' (1999-2001), tabloid ''Canggih'' (2001), tabloid ''Remaja Ekspresi'' (2001), Buletin ''Asah Asih Asuh'' Dinas Pendidikan Lampung (2000). Kini, mengelola mingguan ''Bandarlampung News'' (2002—sekarang). Di samping itu, dia menjadi Wakil Sekretaris Dewan Kesenian Lampung (DKL) ([[2001]]-[[2004]]) dan anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lampung.
==Karyanya==
*''Guru Juned dan Jurkam'' (kumpulan cerpen, [[2006]])
 
[[Kategori:Kelahiran 1962|Arifin, Hasanuddin]]
445

suntingan