Kegemukan: Perbedaan revisi

31 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
k
k (minor cosmetic change)
''Obesitas'' berasal dari bahasa [[Latin]], yang berarti "gemuk, gendut, atau montok." ''Ēsus'' adalah past participle dari ''edere'' (makan), dengan ''ob'' (berlebihan) ditambahkan padanya.<ref name=etymol>{{cite web|url=http://www.etymonline.com/index.php?term=obesity |title=Online Etymology Dictionary: Obesity |work=Douglas Harper|accessdate=December 31, 2008}}</ref> ''[[Kamus Oxford English]]'' mendokumentasikan penggunaannya pertama kali pada 1611 oleh [[Randle Cotgrave]].<ref>{{cite web |url=http://www.oed.com/ |title=Obesity, n |work=[[Oxford English Dictionary]] 2008|accessdate=March 21, 2009}}</ref>
 
===Tren Sejarahsejarah===
[[File:Italienischer Maler des 17. Jahrhunderts 001.jpg|thumb|upright|alt=Seorang pria yang sangat gemuk dengan dagu ganda yang jelas dan kumis, berbusana hitam dengan pedang pada sisi kirinya.|Selama [[Abad Pertengahan]] dan zaman[[Renaissance]] kegemukan sering dipandang sebagai simbol kemakmuran, dan cukup sering ditemukan di kalangan elite: Jendral Tuscan [[Alessandro del Borro]]'', julukan Charles Mellin, 1645<ref name=Zach2003>{{cite journal |author=Zachary Bloomgarden |title=Prevention of Obesity and Diabetes |journal=Diabetes Care |volume=26 |pages=3172–3178 |year=2003|pmid= 14578257|doi= 10.2337/diacare.26.11.3172|url=http://care.diabetesjournals.org/content/26/11/3172.full|issue=11}}</ref>]]
[[File:Venus von Willendorf 01.jpg|thumb|upright|alt=Suatu figur miniatur pahatan batu menggambarkan seorang wanita dengan obesitas.|''[[Venus of Willendorf]]'' dibuat 24,000–22,000 sebelum Masehi]]
Selama masa ini, perusahaan asuransi menyadari adanya hubungan antara berat badan dan harapan hidup dan meningkatkan premi bagi orang-orang yang mengalami kegemukan.<ref name=HaslamJames/>
 
Banyak budaya di sepanjang sejarah memandang kegemukan sebagai hasil dari kelemahan karakter. ''Obesus'' atau karakter yang gemuk dalam [[komedi Yunani]] adalah seorang yang [[rakus]] dan menjadi bahan olokan. SelamaSepanjang masa KristenKekristenan, makanan dipandang sebagai pembawa [[Dosa (Kristen)|dosa]] [[kemalasan]] dan [[nafsu]].<ref name=Woodhouse/> Dalam budaya Barat modern, kelebihan berat badan seringkali dianggap tidak menarik, dan kegemukan biasanya dihubungkan dengan stereotip negatif. Orang-orang dari berbagai usia bisa menghadapi stigma sosial, dan mungkin dijadikan sasaran oleh para penggertak atau dikucilkan oleh teman-temannya. Kegemukan sekali lagi menjadi alasan untuk diskriminasi.<ref name=Bias2001>{{cite journal |author=Puhl R, Brownell KD |title=Bias, discrimination, and obesity|journal=Obes. Res. |volume=9 |issue=12 |pages=788–805 |year=2001 |month=December |pmid=11743063|doi=10.1038/oby.2001.108 |url=}}</ref>
 
Persepsi umum di masyarakat Barat mengenai berat badan yang sehat berbeda dengan persepsi berat badan yang dianggap ideal &nbsp;– dan keduanya sudah berubah sejak awal abad ke-20. Berat badan yang dianggap ideal sudah menjadi lebih rendah sejak tahun 1920-an. Hal ini diilustrasikan dengan fakta rerata tinggi badan pemenang ratu kecantikan Miss America meningkat sebesar 2% dari 1922 hingga 1999, sementara rerata berat badan turun sebesar 12%.<ref>{{cite journal|author=Rubinstein S, Caballero B |title=Is Miss America an undernourished role model? |journal=JAMA |volume=283|issue=12 |page=1569 |year=2000 |pmid=10735392 |doi= 10.1001/jama.283.12.1569|url=}}</ref> Di lain pihak, pandangan orang mengenai berat badan sehat telah berubah 180 derajat. Di Inggris berat badan dimana orang menganggap diri mereka kelebihan berat badan jauh lebih tinggi pada 2007 dibandingkan pada 1999.<ref name=John2008>{{cite journal|author=Johnson F, Cooke L, Croker H, Wardle J |title=Changing perceptions of weight in Great Britain: comparison of two population surveys |journal=BMJ |volume=337 |issue= |pages=a494 |year=2008 |pmid=18617488 |pmc=2500200 |doi= 10.1136/bmj.a494|url=http://www.bmj.com/cgi/content/full/337/jul10_1/a494}}</ref> Perubahan ini diyakini karena peningkatan angka kegemukan yang menyebabkan lemak tubuh ekstra bisa lebih diterima sebagai normal.<ref name=John2008/>
14.576

suntingan