Buka menu utama

Perubahan

2 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
k
tidy up, replaced: Brazil → Brasil (2), Azas → Asas, anugrah → anugerah
Sekitar tahun 30-an, Affandi bergabung dalam kelompok [[Lima Bandung]], yaitu kelompok lima pelukis Bandung. Mereka itu adalah [[Hendra Gunawan]], [[Barli]], [[Sudarso]], dan [[Wahdi]] serta Affandi yang dipercaya menjabat sebagai pimpinan kelompok. Kelompok ini memiliki andil yang cukup besar dalam perkembangan seni rupa di Indonesia. Kelompok ini berbeda dengan [[Persatuan Ahli Gambar Indonesia]] (Persagi) pada tahun [[1938]], melainkan sebuah kelompok belajar bersama dan kerja sama saling membantu sesama pelukis.
 
Pada tahun [[1943]], Affandi mengadakan pameran tunggal pertamanya di Gedung Poetera Djakarta yang saat itu sedang berlangsung pendudukan tentara Jepang di Indonesia. Empat Serangkai--yangSerangkai—yang terdiri dari Ir. [[Soekarno]], Drs. Mohammad [[Hatta]], [[Ki Hajar Dewantara]], dan [[Kyai Haji Mas Mansyur]]--memimpin—memimpin Seksi Kebudayaan Poetera (Poesat Tenaga Rakyat) untuk ikut ambil bagian. Dalam Seksi Kebudayaan Poetera ini Affandi bertindak sebagai tenaga pelaksana dan [[S. Soedjojono]] sebagai penanggung jawab, yang langsung mengadakan hubungan dengan Bung Karno.
[[Berkas:Boeng, ajo, Boeng! karya Affandi (foto dokumen oleh Dgi.or.id).jpg|thumb|left|280px|Poster propaganda ''Boeng, ajo, Boeng!'' karya Afandi, 1945]]
Ketika republik ini diproklamasikan [[1945]], banyak pelukis ambil bagian. Gerbong-gerbong kereta dan tembok-tembok ditulisi antara lain "Merdeka atau mati!". Kata-kata itu diambil dari penutup pidato [[Soekarno|Bung Karno]], ''[[Lahirnya Pancasila]]'', [[1 Juni]] 1945. Saat itulah, Affandi mendapat tugas membuat poster. Poster yang merupakan ide [[Soekarno]] itu menggambarkan seseorang yang dirantai tapi rantainya sudah putus. Yang dijadikan model adalah pelukis [[Dullah]]. Kata-kata yang dituliskan di poster itu ("Bung, ayo bung") merupakan usulan dari penyair [[Chairil Anwar]]. Sekelompok pelukis siang-malam memperbanyaknya dan dikirim ke daerah-daerah.
Affandi memang hanyalah salah satu pelukis besar Indonesia bersama pelukis besar lainnya seperti [[Raden Saleh]], Basuki Abdullah dan lain-lain. Namun karena berbagai kelebihan dan keistimewaan karya-karyanya, para pengagumnya sampai menganugerahinya berbagai sebutan dan julukan membanggakan antara lain seperti julukan Pelukis Ekspressionis Baru Indonesia bahkan julukan Maestro. Adalah Koran International [[Herald Tribune]] yang menjulukinya sebagai Pelukis Ekspressionis Baru Indonesia, sementara di [[Florence, Italia|Florence]], [[Italia]] dia telah diberi gelar Grand Maestro.
 
Berbagai penghargaan dan hadiah bagaikan membanjiri perjalanan hidup dari pria yang hampir seluruh hidupnya tercurah pada dunia seni lukis ini. Di antaranya, pada tahun 1977 ia mendapat Hadiah Perdamaian dari International Dag Hammershjoeld. Bahkan Komite Pusat Diplomatic Academy of Peace PAX MUNDI di Castelo San Marzano, Florence, Italia pun mengangkatnya menjadi anggota Akademi Hak-Hak AzasiAsasi Manusia.
 
Dari dalam negeri sendiri, tidak kalah banyak penghargaan yang telah diterimanya, di antaranya, penghargaan "Bintang Jasa Utama" yang dianugrahkandianugerahkan Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1978. Dan sejak 1986 ia juga diangkat menjadi Anggota Dewan Penyantun ISI (Institut Seni Indonesia) di [[Yogyakarta]]. Bahkan seorang Penyair Angkatan 45 sebesar Chairil Anwar pun pernah menghadiahkannya sebuah sajak yang khusus untuknya yang berjudul "Kepada Pelukis Affandi".
 
Untuk mendekatkan dan memperkenalkan karya-karyanya kepada para pecinta seni lukis, Affandi sering mengadakan pameran di berbagai tempat. Di negara India, dia telah mengadakan pameran keliling ke berbagai kota. Demikian juga di berbagai negara di Eropa, Amerika serta [[Australia]]. Di Eropa, ia telah mengadakan pameran antara lain di [[London]], [[Amsterdam]], [[Brussels]], [[Paris]], dan [[Roma]]. Begitu juga di negara-negara benua Amerika seperti di [[Brasil]], [[Venezia]], [[San Paulo]], dan Amerika Serikat. Hal demikian jugalah yang membuat namanya dikenal di berbagai belahan dunia. Bahkan [[kurator]] terkenal asal [[Magelang]], [[Oei Hong Djien]], pernah memburu lukisan Affandi sampai ke [[Rio de Janeiro]].
 
== Pameran ==
# Museum of Modern Art (Rio de Janeiro, BrazilBrasil, 1966)
# East-West Center (Honolulu, 1988)
# Festival of Indonesia (AS, 1990-1992)
# Pameran keliling di berbagai kota di India.
# Pameran di Eropa al: London, Amsterdam, Brussels, Paris, Roma
# Pameran di benua Amerika al: BraziliaBrasilia, Venezia, São Paulo, Amerika Serikat
# Pameran di Australia
# Affandi Alive di Museum Lippo Plaza Jogja
* {{en}} [http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/a/affandi/index.shtml Ensiklopedia Tokoh Indonesia]
* {{en}} [http://www.affandi.org/in/data/biografi.html Biografi Affandi]
 
{{DEFAULTSORT:Koesoema, Affandi}}
 
{{lifetime|1907|1990|}}
 
{{DEFAULTSORT:Koesoema, Affandi}}
[[Kategori:Pelukis Indonesia]]
[[Kategori:Tokoh dari Cirebon]]
110.443

suntingan