Hari Kedewasaan: Perbedaan revisi

1 bita dihapus ,  5 tahun yang lalu
k
→‎Upacara Kedewasaan: minor cosmetic change
k (→‎Upacara Kedewasaan: minor cosmetic change)
{{nihongo|Upacara Kedewasaan|成人式|Seijin-shiki}} biasanya diadakan pada pagi hari di balai kota setempat. Semua orang dewasa muda yang telah berumur atau akan berumur 20 tahun antara tanggal 2 April tahun sebelumnya dan 1 April tahun itu, serta berstatus penduduk (memiliki ''[[jūminhyō]]'') diundang untuk menghadiri upacara. Pejabat kota memulai upacara dengan pidato dan hadiah kecil diberikan kepada penduduk dewasa yang baru.
 
Wanita menghadiri upacara dengan mengenakan kimono berlengan lebar yang disebut ''[[furisode]]'' dan alas kaki yang disebut ''[[zōri]]''.<ref name=ss>{{cite news|url=http://www.stripes.com/article.asp?section=104&article=19733|title=Coming of Age Day, a big event for Japanese youths, is steeped in tradition |last=Allen|first=David|coauthors=Sumida, Chiyomi|date=January 9, 2004|publisher=''[[Stars and Stripes (newspaper)|Stars and Stripes]]''}}</ref> Kesukaran dalam mengenakan kimono sendirian tanpa dibantu orang lain menyebabkan para wanita muda memilih untuk mengunjungi [[salon]] kecantikan untuk dipakaikan kimono dan dirias. Satu set kimono formal berharga mahal, oleh karena itu sebagian wanita meminjam kimono dari saudara, toko peminjaman baju, atau secara khusus minta kepada orang tua untuk membelikannya. Pria mengenakan kimono formal berwarna gelap dan ''[[hakama]]''. Meskipun demikian, pria sering juga mengenakan pakaian formal ala Barat berupa [[jas]] lengkap dengan dasinya.<ref>{{cite book|last=Robertson|first=Jennifer Ellen|title=A companion to the anthropology of Japan|publisher=Wiley-Blackwell|date=2005|pages=158|isbn=978-0631229551}}</ref> Setelah upacara, mereka merayakannya dengan berpesta, terutama minum minuman beralkohol.<ref name=ss/>
 
== Referensi ==
2.559.025

suntingan