Suwiryo: Perbedaan revisi

1 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
k
→‎Setelah Perang Kemerdekaan: minor cosmetic change
k (→‎Setelah Perang Kemerdekaan: minor cosmetic change)
k (→‎Setelah Perang Kemerdekaan: minor cosmetic change)
 
=== Setelah Perang Kemerdekaan ===
Pada [[17 Februari]] [[1950]] Presiden RIS, Sukarno mengangkatnya kembali sebagai Walikota Jakarta Raya. Pada [[2 Mei]] [[1951]], Suwiryo diangkat jadi Wakil PM dalam [[Kabinet Sukiman-Suwirjo]] (April 1951 - April 1952). Jabatan wali kota diganti oleh Syamsurizal (Masyumi). Setelah berhenti menjadi Wakil PM, kemudian Suwiryo diperbantukan beberapa saat di Kementrian Dalam Negri. Setelah itu Suwiryo menjabat sebagai Presiden Direktur Bank Umum merangkap Presiden Komisaris Bank Industri Negara (BIN) yang kemudian dikenal dengan [[Bapindo]]. Suwiryo meninggalkan dunia perbankan setelah terpilih menjadi Ketua Umum [[PNI]]. Lepas dari kegiatan partai, Suwiryo menjadi anggota MPRS dan kemudian menjadi anggota DPA.<ref>{{cite book|page=282, 1066|isbn=9789794135228|title=Ensiklopedi Umum|first=A. G.|last=Pringgodigdo|first2=Hassan|last2=Shadily|date=1973|access-date=17 Oktober 2015}}</ref><ref name="Sejarah Jakarta">{{cite book|last1= Sedyawati|first2=Supratnikno|last2= Rahardjo|first3=Irmawati Marwoto|last3= Johan|first4= G.A.|last4=Manilet|first=Edi |date=1987|title=Sejarah Kota Jakarta 1950-1980|trans-title=|url=|language=|location=Jakarta|publisher=Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia|isbn=}}</ref>
 
== Meninggal dunia ==
2.556.268

suntingan