Pembela Tanah Air: Perbedaan revisi

895 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (Robot: Perubahan kosmetika)
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Indonesische jongens tijdens hun soldatentraining door de Japanners TMnr 10001989.jpg|thumb|left|Pemuda Indonesia dalam pelatihan di ''[[Seinen Dojo]]'' yang kemudian menjadi anggota ''PETA'']]
Sumbangsih dan peranan tentara PETA dalam masa [[Perang Kemerdekaan Indonesia]] sangatlah besar. Demikian juga peranan mantan Tentara PETA dalam kemerdekaan Indonesia. Beberapa tokoh yang dulunya tergabung dalam PETA antara lain mantan presiden [[Soeharto]] dan Jendral Besar [[Soedirman]]. Mantan Tentara PETA menjadi bagian penting pembentukan [[Tentara Nasional Indonesia]] (TNI), mulai dari [[Badan Keamanan Rakyat]] (BKR), [[Tentara Keamanan Rakyat]] (TKR), [[Tentara Keselamatan Rakyat]], [[Tentara Republik Indonesia]] (TRI) hingga TNI. Untuk mengenang perjuangan Tentara PETA, pada tanggal [[18 Desember]] [[1995]] diresmikan [[monumen PETA]] yang letaknya di Bogor, bekas markas besar PETA.
 
Tokoh Indonesia yang merupakan lulusa PETA antara lain:
* [[Jenderal Besar]] [[Sudirman]] ([[Panglima]] [[TNI|APRI]])
* [[Jenderal Besar]] [[Soeharto]] (Mantan [[Presiden RI]] ke-2)
* [[Jenderal]] ([[Anumerta]]) [[Ahmad Yani]] (Mantan Menteri/Panglima Angkatan Darat)
* [[Soepriyadi]] (Mantan Menhankam Kabinaet I in absentia)
* [[Jenderal]] [[TNI]] [[Basuki Rahmat]] (Mantan Mendagri)
* [[Letnan Jenderal]] [[TNI]] [[Sarwo Edhie Wibowo]] (Mantan Komandan Kopassus)
* [[Jenderal]] [[TNI]] [[Umar Wirahadikusumah]] (Mantan Wapres RI)
* [[Jenderal]] [[TNI]] [[Soemitro]] (Mantan Pangkopkamtib)
* [[Jenderal]] [[TNI]] [[Poniman]] (Mantan Menhankam)
* [[Letjend]] [[TNI]] [[Kemal Idris]]
* [[Letjend]] [[TNI]] [[Supardjo Rustam]]
* [[Letjend]] [[TNI]] [[Djatikoesoemo|GPH Djatikoesoemo]] (Mantan [[KASAD]], sesepuh Zeni, pejuang kemerdekaan, putra ke-23 dari Susuhunan Pakubuwono X Surakarta, dll)
 
== Rujukan ==
2.066

suntingan