Buka menu utama

Perubahan

50 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
k
tidy up, replaced: dimana → di mana, removed stub tag
|-
| '''[[Wilayah]]'''
| 1.660.000 km&sup2nbsp;km²
|-
| '''[[Penduduk]]''' ([[2002]]) {{br}} - [[Kepadatan]]
| 19.050.000 jiwa{{br}} 11,5/km²²
|-
| '''[[Produk Domestik Bruto|PDB]]''' ([[2003]]){{br}} - per kapita
| CN-65
|}
'''Xinjiang''' ([[Bahasa Tionghoa|Tionghoa]]: 新疆; [[Hanyu Pinyin|pinyin]]: Xīnjiāng; [[Wade-Giles]]: Hsin1-chiang1; [[Bahasa Uighur|Uighur]]: '''{{IPA|شىنجاڭ}}'''), nama lengkap '''Daerah Otonomi Uighur Xinjiang''', adalah sebuah [[Daerah Otonomi Cina|daerah otonomi]] di [[Republik Rakyat Tiongkok]]. Xinjiang berbatasan dengan [[Tibet|Daerah Otonomi Tibet]] di sebelah selatan dan Provinsi [[Qinghai]] serta [[Gansu]] di tenggara. Wilayah ini juga berbatasan dengan [[Mongolia]] di sebelah timur, [[Rusia]] di utara, serta [[Kazakhstan]], [[Kirgizstan]], [[Tajikistan]], [[Afganistan]], dan [[Kashmir]] di barat. Xinjiang juga mencakup sebagian besar wilayah [[Aksai Chin]] — diklaim oleh [[India]] sebagai bagian dari Negara Bagian [[Jammu dan Kashmir]].
 
"Xinjiang" secara [[harfiah]] bermakna 'Perbatasan Baru' atau 'Daerah Baru',<ref name="nytimes">{{cite news |first=Abu Bakker |last=Qassim |authorlink=Abu Bakker Qassim |title=The View From Guantánamo |url=http://www.nytimes.com/2006/09/17/opinion/17qassim.html?_r=1&oref=slogin |publisher=The New York Times |date=2006-9-17 |accessdate=2007-11-02 }}</ref> nama yang diberikan semasa [[Dinasti Qing]] [[Manchu]]. Nama tersebut dianggap sebagai sebutan sinis<ref name="nytimes"/> dan terkesan menyakitkan hati para pendukung kemerdekaan Xinjiang yang lebih condong pada penggunaan nama lokal yang bersejarah atau beretnik seperti [[Turkestan]] Cina, [[Turkestan Timur]] atau Uighuristan. Oleh karena ketiga nama tersebut berhubungan erat dengan gerakan kemerdekaan, pemerintah Cina dan kebanyakan warga lokal [[suku Han]] menganggapnya ofensif.{{fact}}
 
== Pelanggaran hak asasi manusia ==
Pemerintah Cina dilaporkan telah melakukan pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Xinjiang, di antaranya pelanggaran kebebasan beragama, kebebasan berkumpul dan berpendapat, hambatan atas pendidikan, diskriminasi, serta hukuman mati terhadap tahanan politik.<ref name="hrwbnytimes"/><ref name="nytimeshrwb"/><ref name="airep">{{cite web |title=Amnesty International Report 2007: China |version= |publisher=Amnesty International |date=2007 |url=http://thereport.amnesty.org/eng/Regions/Asia-Pacific/China |archiveurl=https://archive.is/ZHYFc|archivedate=2013-07-03}}</ref> Keberadaan [[madrasah|sekolah Islam]], [[masjid]] dan [[imam]] dikontrol secara ketat, dan para imam diharuskan "berdiri di sisi pemerintah dengan teguh dan menyampaikan pendapatnya dengan tidak samar-samar.".<ref>[http://www.hrw.org/backgrounder/asia/china-bck1017.htm Human Right Watch mengutip ''Xinjiang Daily'' edisi 18 Oktober 1998, [http://www.hrw.org/backgrounder/asia/china-bck1017.htm]</ref> Sejak [[1995]] hingga [[1999]], pemerintah telah meruntuhkan 70 tempat ibadah serta mencabut surat izin 44 imam.<ref name="implementation">{{cite web |title=Religious Repression of Uighurs in Xinjiang, V. Implementation: Restrictions on Freedom of Religion in Practice |version= |publisher=Human Right Watch |date=April 2005 |url=http://hrw.org/reports/2005/china0405/7.htm }}</ref><ref>Buku Tahunan Urumqi 2000 (Urumqi: Xinjiang People’s Press), 2001, h.250-251. [乌鲁木齐年鉴 2000, 乌鲁木齐:新疆人民出版社, 2001, 250-251页].</ref> Pemerintah juga secara resmi menerapkan larangan [[ibadah]] perorangan di tempat-tempat milik negara. Larangan ini juga mencakup larangan [[salat]], [[puasa]] di bulan [[Ramadhan]] di kantor atau sekolah milik negara.<ref name="hrwb"/> Kepemilikan Al-Qur'an saja juga dapat dihukum, dan pihak keamanan melakukan pencarian rutin terhadap "penerbitan ilegal" serta "bahan-bahan agama ilegal".<ref name="hrwb"/>
 
Selain itu, diskriminasi terjadi di sekolah-sekolah, dimanadi mana asrama-asrama diperiksa agar tidak ada yang melakukan sembahyang atau bentuk ibadah lainnya.<ref name="hrwb"/> Di bidang tenaga kerja bisnis dan pemerintahan, orang-orang Muslim sering dihambat dari jabatan yang tinggi.<ref name="hrwb"/> Selain itu, kebijakan keluarga berencana di Cina juga diklaim menguntungkan suku Han, yang memiliki tingkat pertumbuhan populasi 31.6%, lebih tinggi dibanding suku-suku lain yang maksimal 15.9%.<ref name="hrwb"/>
 
Menurut ''[[Amnesty International]]'', Xinjiang adalah satu-satunya provinsi di Cina yang mengizinkan [[hukuman mati]] terhadap [[tahanan politik]].<ref name="nytimes"/> Jumlah tepat korban hukuman mati dirahasiakan oleh negara,<ref>{{cite web |url=http://hrw.org/english/docs/2007/08/02/china16560.htm |title=China: No Progress on Rights One Year Before Olympics |accessdate=2007-11-04 |last= |first= |coauthors= |date=2 Agustus 2007 |work= |publisher=Human Rights Watch}}</ref> namun menurut ''Dogu Turkestan'', jumlah korban tewas akibat hukuman mati atau penyiksaan oleh pemerintah mencapai 2.500 dari tahun 1999 hingga Maret 2000 saja.<ref name="hy">{{cite web |url=http://www.eastturkestan.net/china05.html |title=Chinese Torture in East Turkestan |accessdate=2007-11-04 |last=Yahya |first=Harun |authorlink=Harun Yahya |coauthors= |date= 2005-11-03 |work= |publisher=East Turkestan. Net}}</ref>
 
== Catatan kaki ==
{{reflist}}
 
{{Templat:Provinsi RRT}}
 
{{Republik Rakyat Tiongkok-geo-stub}}
 
[[Kategori:Geografi Republik Rakyat Tiongkok]]
110.443

suntingan