SMA Negeri 1 Kabanjahe: Perbedaan revisi

31 bita dihapus ,  5 tahun yang lalu
k
Robot: Perubahan kosmetika
k (Robot: Perubahan kosmetika)
|murid=800-an
|gambar = [[Berkas:SMA-Negeri-1-Kabanjahe.jpg|200px|Depan SMAN 1 Kabanjahe]]|akreditasi = A <ref>{{cite web|url=http://ban-sm.or.id/provinsi/sumatera-utara/akreditasi/view/236147|title=Badan Akreditasi Nasional Sekolah / Madrasah - BAN SM|accessdate=4 May 2014}}</ref>|kepsek = Dasly Sembiring Pelawi|tipe = Negeri|negara = {{flagicon|Indonesia}} [[Indonesia]]|situs web = [http://smansakaonline.com smansakaonline.com]|telp = (0628) 20417|NSS = 301070301100 <ref>{{cite web|url=http://ban-sm.or.id/provinsi/sumatera-utara/akreditasi/view/236147|title=Badan Akreditasi Nasional Sekolah / Madrasah - BAN SM|accessdate=5 May 2014}}</ref>|koordinat = {{coord|3.115577|98.503886}}|catatan = <i>Motto : Mela mulih adi la rulih<i/>}}
'''SMA Negeri (SMAN) 1 Kabanjahe '''atau dikenal dengan '''smansaka''', merupakan salah satu [[Sekolah Menengah Atas]] Negeri yang ada di [[Provinsi]] [[Sumatera Utara]], [[Indonesia]]. Sama dengan SMA pada umumnya di [[Indonesia]] masa [[pendidikan]] [[sekolah]] di SMAN 1 Kabanjahe ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII. SMA Negeri 1 Kabanjahe yang dulunya dikenal sebagai SMA Rumpun Bambu sampai sekarang tetap menjadi SMA terbaik di tingkat Kabupaten Karo. Gedung sekolah diresmikan oleh [https://id.wikipedia.org/wiki/Djamin_Ginting[Djamin Ginting|Letjen TNI Djamin Ginting]] (saat itu masih berpangkat Kolonel), dan beberapa gedung saat ini masih berdiri kokoh sejak sekolah ini didirikan pada tahun 1961.
 
Pada tahun [[2007]], sekolah ini menggunakan [[Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan]] sebelumnya dengan KBK.{{fact}}
 
== Demonstrasi Siswa ==
Pada tanggal 27 April 2015, Siswa - Siswi SMA Negeri 1 Kabanjahe mengadakan demo besar - besaran ke Kantor Bupati [[Kabupaten Karo]] dengan tujuan menurunkan Tomi Jaya Ginting selaku kepala sekolah. Para siswa beralasan Tomi Jaya Ginting tidak transparan dalam penggunaan dana BOS ([[Bantuan Operasional Sekolah]]) yang ditakar bernilai Rp1.2 miliar per tahunnya. Selain itu, siswa juga dibebani dengan uang komite sebesar Rp50.000 per bulannya yang dipertanyakan kejelasan penggunaannya. Demonstrasi ini diduga diprakarsai oleh guru BK SMA Negeri 1 Kabanjahe yang memimpin 3 siswa Sma Negeri 1 Kabanjahe untuk menggerakkan seluruh siswa.
 
Akibat demonstrasi tersebut, Tomi Jaya mengundurkan diri dan digantikan sementara oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Saroha Ginting Munthe
* [[Kelas]] (pembangunan beberapa kelas baru dengan menggantikan laboratorium fisika, kimia dan bahasa menuai kontroversi dan dianggap tidak wajar)
* [[Perpustakaan]](menjadi permasalahan karena pembangunan perpustakaan baru harganya dianggap tidak wajar)
* [[Laboratorium]] [[Biologi]] (juga merangkap tempat pertemuan siswa)
* [[Laboratorium Komputer]]
* Ruang MGMP
110.443

suntingan