Surah Al-Baqarah: Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  5 tahun yang lalu
k
→‎Pokok-Pokok terjemahan: ejaan, replaced: sekedar → sekadar
k (clean up, replaced: diantara → di antara (12), diatas → di atas, didalam → di dalam, kemana → ke mana)
k (→‎Pokok-Pokok terjemahan: ejaan, replaced: sekedar → sekadar)
# Para ibu hendaklah menyapih anak-anaknya selama dua tahun penuh, yang ingin menyempurnakan penyapihan dan (kewajiban) pada ayah untuk menghidupi dan memberi pakaian kepada para ibu secara layak. seseorang tidak dibebani melainkan sesuai kesanggupannya. Janganlah seorang ibu bersusah terhadap anaknya dan janganlah seorang ayah (bersusah) terhadap anaknya, demikian pula bagi pewaris. Apabila keduanya ingin menyapih dengan kerelaan dan persetujuan, maka tiada kesalahan atas keduanya. dan jika kalian ingin anak kalian disapih oleh orang lain, maka tidak ada kesalahan bagi kalian apabila kalian memberi upah secara patut. Bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Mengawasi yang kalian lakukan.  (Ayat:233)
# Orang-orang yang meninggal dunia di antara kalian dengan meninggalkan istri-istri, hendaklah mereka menangguhkan diri selama empat bulan sepuluh hari. kemudian apabila telah penuh batas (waktu) itu, maka tiada kesalahan bagi kalian membiarkan mereka bertindak terhadap diri mereka secara patut. Allah mengetahui yang kalian perbuat.  (Ayat:234)
# dan tidak ada kesalahan bagi kalian meminang wanita dengan sindiran atau kalian menyembunyikan itu dalam diri kalian. Allah mengetahui bahwa kalian akan menyebut-nyebut mereka, pada keadaan itu janganlah mengadakan perjanjian secara rahasia, kecuali kalian sekedarsekadar mengatakan ucapan secara baik. dan jangan menegaskan untuk ikatan nikah, sebelum batas (waktu) selesai. dan ketahuilah sungguh Allah mengetahui yang ada dalam kalbu kalian; maka takutlah padaNya, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun, Maha Penyantun.  tiada kesalahan pada kalian, jika kalian mentalak istri-istri kalian sebelum kalian mencampuri mereka dan sebelum kalian menentukan mahar. dan hendaklah kalian beri suatu perbekalan (penghidupan) untuk mereka. orang yang mampu sesuai kemampuannya dan orang yang membutuhkan sesuai kemampuannya, yaitu pemberian secara patut. yang demikian itu merupakan ketentuan bagi golongan yang berperilaku baik.  Jika kalian mentalak istri-istri kalian sebelum kalian mencampuri mereka, padahal kalian telah menentukan mahar, maka bayarlah separuh dari yang telah kalian tentukan, kecuali jika istri-istri kalian itu dimaafkan oleh orang (wali) yang menikahkan, dan pemaafan kalian itu lebih dekat kepada ketaqwaan. dan jangan melupakan keutamaan di antara kalian. sungguh Allah Maha Mengawasi yang kalian kerjakan.  (Ayat:235-237)
# tekunilah berbagai shalat dan shalat pertengahan (wusthaa). Bangunkan diri kalian untuk Allah secara tekun.  jika kalian dalam keadaan takut, maka (shalatlah) sambil berjalan atau berkendara. kemudian apabila kalian telah aman, maka sebutlah Allah, sebagaimana Dia yang mengajarkan kalian tentang yang belum kalian ketahui.  (Ayat:238-239)
# dan orang-orang yang akan meninggal dunia di antara kalian dan meninggalkan istri-istri, hendaklah dia berwasiat untuk istri-istri mereka, penghidupan untuk setahun dan tanpa disuruh pindah. Akan tetapi jika mereka pindah, maka tiada dosa bagi kalian membiarkan mereka berlaku secara wajar terhadap diri mereka. dan Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana.  kepada wanita-wanita yang diceraikan, (dipersiapkan) penghidupan secara layak, sebagai keharusan bagi golongan yang bertaqwa.  Demikianlah Allah menjelaskan pesan-pesanNya kepada kalian supaya kalian memahami.  (Ayat:240–242)
6.353

suntingan