Sakramen: Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  4 tahun yang lalu
k
ejaan, replaced: praktek → praktik (3)
k (ejaan, replaced: dari pada → daripada (3))
k (ejaan, replaced: praktek → praktik (3))
Beberapa golongan (khususnya [[Anabaptis]] dan kelompok-kelompok Persaudaraan) mengakui upacara [[pembasuhan kaki]] sebagai sakramen (lihat Injil [[Yohanes 13]]:14), dan beberapa golongan lainnya (misalnya Polish National Catholic Church of America) ingin agar mendengarkan Pembacaan Injil dianggap sebagai suatu sakramen pula. Jumlah, nama dan makna sakramen-sakramen serta penambahan sakramen-sakramen baru berbeda-beda antara satu denominasi dengan denominasi lainnya.
 
[[Gereja Bala Keselamatan]] tidak mempraktekkanmempraktikkan sakramen-sakramen formal dengan berbagai macam alasan, termasuk adanya keyakinan bahwa lebih baik bila berkonsentrasi pada realitas di balik simbol-simbol; meskipun demikian, Gereja ini tidak melarang warganya untuk menerima sakramen-sakramen di denominasi-denominasi lain.<ref>{{en}} {{cite web |url=http://www.salvationarmy.org.uk/uki/www_uki.nsf/vw-dynamic-arrays/C28E39B2CA06E8F98025708A003D9FAC?openDocument |title=?}}{{citation broken}}</ref>
 
=== Anglikan ===
Pandangan Gereja-Gereja dalam [[Komuni Anglikan]] berbeda-beda dalam hal ini. Artikel ke-39 dalam Buku Doa Bersama (Book of Common Prayer) tahun 1662 menyatakan bahwa Pembaptisan dan Komuni Suci adalah dua sakramen dominikal yang diakui dalam Gereja Inggris, dan kelima praktekpraktik lainnya dianggap "secara umum disebut sakramen." Kaum Anglo-Katolik (anggota Komuni Anglikan) senantiasa mengakui angka tujuh sebagai jumlah sakramen. Katekismus Gereja Episkopal di Amerika Serikat (anggota Komuni Anglikan), versi revisi lengkap tahun 1979, menyatakan: "Allah tidak membatasi diri-Nya dengan ritus-ritus ini; ritus-ritus tersebut adalah pola-pola dari cara-cara yang tak terhitung jumlahnya di mana Allah menggunakan hal-hal yang bersifat material untuk menjangkau kita."
 
== Katolik ==
 
== Lain-lain ==
Kaum Quaker tidak mempraktekkanmempraktikkan sakramen-sakramen formal, karena percaya bahwa segala aktivitas semestinya dipandang suci.
 
== Referensi ==
6.353

suntingan