Sodom dan Gomora: Perbedaan revisi

17 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
k
ejaan, replaced: dari pada → daripada (5)
k (Penambahan referensi ayat alkitab nya.)
k (ejaan, replaced: dari pada → daripada (5))
Sodom adalah salah suatu kumpulan dari lima kota besar, [[Pentapolis]]: Sodom, Gomora, Adma, Zeboim, dan Bela yang juga disebut Zoar ({{Alkitab|Kejadian 19:22}}). Daerah Pentapolis secara kolektif juga disebut sebagai "kota-kota Lembah Yordan" ({{Alkitab|Kejadian 13:12}}) karena mereka semua terletak di tepi [[Sungai Yordan]], di daerah yang merupakan batas selatan tanah [[Kanaan]].<ref name="Kej10_19"/> [[Lot]], seorang keponakan dari [[Abraham]] (Nabi Ibrahim) memilih untuk tinggal di kota Sodom karena masih banyak lahan untuk merumput bagi ternak-ternaknya. ({{Alkitab|Kejadian 13:5-11}})
 
Dalam [[Kejadian 14]] dikisahkan bahwa Lot, anak saudara Abram, beserta harta bendanya, dibawa musuh, lalu mereka pergi--sebabpergi—sebab Lot itu diam di Sodom. Abraham, dalam upayanya menyelamatkan Lot, merebut kembali harta benda kota [[Sodom dan Gomora]] dari tangan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia. Ketika raja Sodom menawarkan untuk memberikan hadiah kepada Abraham, Abraham menolak menerimanya.
:Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi: Aku tidak akan mengambil apa-apa dari kepunyaanmu itu, sepotong benang atau tali kasutpun tidak, supaya engkau jangan dapat berkata: Aku telah membuat Abram menjadi kaya. Kalau aku, jangan sekali-kali! Hanya apa yang telah dimakan oleh bujang-bujang ini dan juga bagian orang-orang yang pergi bersama-sama dengan aku, yakni Aner, Eskol dan Mamre, biarlah mereka itu mengambil bagiannya masing-masing." ({{Alkitab|Kejadian 14:22-24}})
 
=== Kebinasaan ===
Lalu dua orang malaikat Tuhan berjalan ke Sodom, tetapi Abraham masih tetap berdiri di hadapan Tuhan ([[YHWH]]). Abraham menawar Tuhan untuk tidak membinasakan Kota Sodom, dan Tuhan sepakat untuk tidak membinasakan kota tersebut jika di dalam kota tersebut setidaknya terdapat 50 orang benar, kemudian 45, kemudian 40, kemudian 30, kemudian 20, atau juga 10 orang benar.({{Alkitab|Kejadian 18:23-32}})
:Firman-Nya: "Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu." Lalu pergilah TUHAN, setelah Ia selesai berfirman kepada Abraham; dan kembalilah Abraham ke tempat tinggalnya.({{Alkitab|Kejadian 18:32-33}})
Ternyata kota itu tidak memiliki 10 orang benar, sehinggan akhirnya Allah membinasakan kota-kota itu.
 
Dalam kitab [[Kejadian 19]], dikisahkan bahwa kedua malaikat itu tiba di Sodom pada waktu petang. Lot sedang duduk di pintu gerbang Sodom dan ketika melihat mereka, bangunlah ia menyongsong mereka, lalu sujud dengan mukanya sampai ke tanah, dan mengundang mereka untuk bermalam di rumahnya. Kedua malaikat itu menjawab: "Tidak, kami akan bermalam di tanah lapang." Tetapi karena ia sangat mendesak mereka, singgahlah mereka dan masuk ke dalam rumahnya, kemudian ia menyediakan hidangan bagi mereka, ia membakar roti yang tidak beragi, lalu mereka makan.<ref>{{Alkitab|Kejadian 19:1-3}}</ref>
Tetapi sebelum mereka tidur, orang-orang lelaki dari kota Sodom itu, dari yang muda sampai yang tua, bahkan seluruh kota, tidak ada yang terkecuali, datang mengepung rumah itu. Mereka berseru kepada Lot: "Di manakah orang-orang yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami pakai mereka."<ref>{{Alkitab|Kejadian 19:4-5}}</ref>
 
Lot menolak untuk memberikan para tamunya ke penduduk Sodom. Sebagai gantinya, Lot menawarkan mereka dua anak perempuannya yang masih gadis, untuk diperlakukan sesuka mereka akan tetapi mereka menolak dan lebih memilih laki-laki daripada perempuan. Mereka berkata: "Enyahlah!" Lagi kata mereka: "Orang ini datang ke sini sebagai orang asing dan dia mau menjadi hakim atas kita! Sekarang kami akan menganiaya engkau lebih dari padadaripada kedua orang itu!" Lalu mereka mendesak orang itu, yaitu Lot, dengan keras, dan mereka mendekat untuk mendobrak pintu. Tetapi kedua malaikat itu mengulurkan tangannya, menarik Lot masuk ke dalam rumah, lalu menutup pintu. Dan mereka membutakan mata orang-orang yang di depan pintu rumah itu, dari yang kecil sampai yang besar, sehingga percumalah orang-orang itu mencari-cari pintu.<ref>{{Alkitab|Kejadian 19:6-11}}</ref>
 
Lalu kedua malaikat itu berkata kepada Lot: "Siapakah kaummu yang ada di sini lagi? Menantu atau anakmu laki-laki, anakmu perempuan, atau siapa saja kaummu di kota ini, bawalah mereka keluar dari tempat ini, sebab kami akan memusnahkan tempat ini, karena banyak keluh kesah orang tentang kota ini di hadapan TUHAN; sebab itulah TUHAN mengutus kami untuk memusnahkannya." Keluarlah Lot, lalu berbicara dengan kedua bakal menantunya, yang akan kawin dengan kedua anaknya perempuan, katanya: "Bangunlah, keluarlah dari tempat ini, sebab TUHAN akan memusnahkan kota ini." Tetapi ia dipandang oleh kedua bakal menantunya itu sebagai orang yang berolok-olok saja.<ref>{{Alkitab|Kejadian 19:12-14}}</ref>
=== Rujukan dalam bagian Alkitab Ibrani lain ===
[[Musa]] mengingatkan bangsanya dalam pengajaran penghabisannya, agar belajar dari kebejatan Sodom dan Gomora untuk menjauhi yang jahat dan agar mematuhi perintah Allah, dalam dua kutipan:
:''Seluruh tanahnya yang telah hangus oleh belerang dan garam, yang tidak ditaburi, tidak menumbuhkan apa-apa dan tidak ada tumbuh-tumbuhan apapun yang timbul dari padanyadaripadanya, seperti pada waktu ditunggangbalikkan-Nya Sodom, Gomora, Adma dan Zeboim, yakni yang ditunggangbalikkan TUHAN dalam murka dan kepanasan amarah-Nya--''<ref>{{Alkitab|Ulangan 29:23}}</ref>
:''Sesungguhnya, pohon anggur mereka berasal dari pohon anggur Sodom, dan dari kebun-kebun Gomora; buah anggur mereka adalah buah anggur yang beracun, pahit gugusan-gugusannya.''<ref>{{Alkitab|Ulangan 32:32}}</ref>
 
== Pandangan Kristen ==
[[Yesus]] [[Kristus]] beberapa menyebut nama kota '''Sodom''' dan '''Gomora''' serta merujuk kepada kisah kebinasaannya. Dengan demikian [[Yesus]] meyakini kebenaran catatan [[Kitab Kejadian]] atas peristiwa ini. Kebinasaan kota Sodom dan Gomora dipakai-Nya menjadi peringatan untuk bertobat, seperti tertulis dalam [[Injil Matius]] dan [[Injil Lukas]] sebagai berikut:
:''"<font color=green>Aku [Yesus] berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari padadaripada kota itu</font>."''<ref>{{Alkitab|Matius 10:15}}</ref>
 
:''"<font color=green>Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini</font>."''<ref>{{Alkitab|Matius 11:23}}</ref>
::''"<font color=green>Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari padadaripada tanggunganmu</font>."''<ref>{{Alkitab|Matius 11:24}}</ref>
 
:''"<font color=green>Aku berkata kepadamu: pada hari itu Sodom akan lebih ringan tanggungannya dari padadaripada kota itu</font>."''<ref>{{Alkitab|Lukas 10:12}}</ref>
 
:''"<font color=green>Tetapi pada hari Lot pergi keluar dari Sodom turunlah hujan api dan hujan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua</font>."''<ref>{{Alkitab|Lukas 17:29}}</ref>
{{cquote|Maka tatkala rasa takut hilang dari Ibrahim dan berita gembira telah datang kepadanya, diapun bersoal jawab dengan (malaikat-malaikat) Kami tentang kaum Luth.<br />Sesungguhnya Ibrahim itu benar-benar seorang yang penyantun lagi penghiba dan suka kembali kepada Allah. <br />Hai Ibrahim, tinggalkanlah soal jawab ini, sesungguhnya telah datang ketetapan Tuhanmu, dan sesungguhnya mereka itu akan didatangi azab yang tidak dapat ditolak, <br />dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Luth, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka, dan dia berkata: "Ini adalah hari yang amat sulit."<ref>[http://quran.myquran.org/footnote.php?lang=id&no=729 Catatan kaki Surat Hud ayat 77]</ref> <br />dan datanglah kepadanya kaumnya dengan bergegas-gegas, dan sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan-perbuatan yang keji<ref>[http://quran.myquran.org/footnote.php?lang=id&no=730 Catatan kaki Surat Hud ayat 78]</ref>. Luth berkata: "Hai kaumku, inilah puteri-puteriku, mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan (nama)ku terhadap tamuku ini. Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal?" <br />Mereka menjawab: "Sesungguhnya kamu telah tahu bahwa kami tidak mempunyai keinginan<ref>[http://quran.myquran.org/footnote.php?lang=id&no=731 Catatan kaki Surat Hud ayat 79]</ref> terhadap puteri-puterimu; dan sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki."<br />Luth berkata: "Seandainya aku ada mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat (tentu aku lakukan)." <br />Para utusan (malaikat) berkata: "Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal,<ref>[http://quran.myquran.org/footnote.php?lang=id&no=732 Catatan kaki Surat Hud ayat 81]</ref> kecuali istrimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?".<br />Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi, <br />yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim.<ref>[http://quran.myquran.org/footnote.php?lang=id&no=733 Catatan kaki Surat Hud ayat 83]</ref>}}
 
Perbedaan utama di antara [[Nabi Luth|Nabi Luth menurut pandangan Islam]] dan [[Lot]] dalam Alkitab adalah bahwa Alkitab menuliskan cerita bahwa nabi Luth atau Lot dalam keadaan tidak sadar berhubungan atau besetubuh selayaknya sepasang suami istri dengan kedua anak perempuannya, yang jelas bahwa kisah tersebut ditolak dalam syariat Islam. Dikarenakan bahwa Nabi Luth merupakan seorang nabi Allah,<ref>[http://www.usc.edu/dept/MSA/quran/006.qmt.html Qu'ran, 6:86], USC-MSA Compendium of Muslim Texts</ref> dan nabi-nabi Islam dianggap tidak akan melanggar hukum yang diberikan Allah, Nabi Luth pasti tidak akan pernah melakukan hubungan persetubuhan dengan seorang yang masih [[mahram|mahramnya]]nya seperti itu.
 
Sebagian ahli tafsir Islam{{who}} menganggap bahwa penawaran anak perempuan Nabi Luth kepada kaumnya selayaknya suatu penawaran wanita kepada lelaki pada umumnya, dan bukan hanya bermakna ''anak perempuannya'' saja, tetapi lebih luas dari itu.
6.353

suntingan