Al-Muqtadir: Perbedaan revisi

1 bita dihapus ,  5 tahun yang lalu
k
Robot: Perubahan kosmetika
k (→‎top: minor cosmetic change)
k (Robot: Perubahan kosmetika)
Sejak masa pemerintahannya, Abbasiyah terus menurun. Di saat yang sama, banyak nama terkenal di bidang sastra dan IPTek bermunculan. Yang terkenal: [[Ishaq bin Hunain]] (m. 911) (anak [[Hunain bin Ishaq]]), dokter dan penerjemah tulisan-tulisan filsafat [[Yunani]] ke dalam [[bahasa Arab]]; [[Ibnu Fadhlan]], penjelajah; [[Muhammad bin Jabir bin Sinan al-Battani]] (m. 923), astronom; [[Thabari]] (m. 923), sejarawan dan agamawan; [[Abu Bakr ar-Razi]] (m. 930), filsuf yang memberikan sumbangan mendasar dan abadi di bidang [[kedokteran]] dan [[kimia]]; [[Abu Nashr Muhammad al-Farabi]] (m. 950), kimiawan dan filsuf; [[Abu Nashr Mansur]] (m. 1036), matematikawan; [[Al-Haitsam]] (m. 1040), matematikawan; [[Abu Raihan al-Biruni]] (m. 1048), matematikawan, astronom, fisikawan; [[Omar Khayyám]] (m. 1123), penyair, matematikawan, dan astronom.
 
Ada peperangan beberapa tahun antara kaum [[Muslimin]] dan [[orang Yunani|Yunani]] di [[Asia]], dengan kekalahan besar di sisi kaum Muslim yang banyak dijadikan tawanan. Nmaun, perbatasan [[Bizantium]], mulai terancam gerombolan [[Bulgaria Volga]]; sehingga Kaisar [[Zoe Karbonopsina]] mengirim 2 DuBes ke [[Baghdad]] untuk menjamin gencatan senjata, dan membagikan [[ransum]] buat tawanan muslim. Mereka diterima dengan tangan terbuka dan perdamaian dipulihkan. 120.000 lempengan emas dibayarkan untuk kebebasan tahanan itu.
 
12 tahun kemudian, untuk yang kedua kalinya al-Muqtadir menjadi sasaran kudeta. Anggota istana terkemuka yang telah bersekongkol terhadapnya, memaksanya turun tahta demi saudaranya [[al-Qahir]], namun setelah terjadi sejumlah penjarahan dan pembunuhan, para konspirator itu menyadari mereka tak mendapat dukungan senjata, sehingga al-Muqtadir bisa memerintah lagi.
110.443

suntingan