Agripa I: Perbedaan revisi

2 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
k
Robot: Perubahan kosmetika
k (minor cosmetic change)
k (Robot: Perubahan kosmetika)
{{Infobox monarch
|name = Herod Agrippa I
|title = [[List of Hasmonean and Herodian rulers#Herodian_Dynasty_Herodian Dynasty .2847_BC2847 BC.E2.80.93AD_10093AD 100.29|Judean Monarch]]
|image =
|caption =
|full name =Marcus Julius Agrippa
|predecessor = [[:en:Marullus (prefect of Judea)|Marullus]] ([[Prefek]] [[Yudea]])
[[ Herodes Antipas ]]
|successor = [[:en:Cuspius Fadus|Cuspius Fadus]] ([[Prokurator]] [[Yudea]])
|dynasty =[[Herodian]]
 
== Menjadi raja atas Yudea dan Samaria ==
Setelah kaisar Romawi Caligula mati dibunu pada tahun 41, nasihat Agrippa membantu pemasukan pengangkatan [[Claudius]] sebagai kaisar penerusnya. Sebagai hadiah, Claudius memberi Agrippa kekuasaan atas [[Yudea]] dan [[Samaria]], sementara kerajaan [[Khalkis]] di [[Libanon]], atas permintaannya diberikan kepada saudara laki-lakinya [[Herodes dari Khalkis|Herodes]]. Dengan demikian Agrippa menjadi seorang penguasa yang paling berkuasa di timur; wilayahnya melebihi daerah kakeknya, [[Herodes Agung]].
 
== Pembangunan ==
 
== Pemerintahan dan Kematian ==
[[ImageBerkas:Agrippa I prutah.jpg|285px|thumb|right|''Prutah'' Agrippa I.]]
 
Menurut catatan sejarawan Yahudi-Romawi dari abad ke-1 M, [[Flavius Yosefus]] (37-100), Agrippa kembali ke Yudea dan memerintah sesuai keinginan orang Yahudi. Ia bekerja giat demi [[Yudaisme]], yang juga dicatat oleh para rabbi. Akibatnya, perjalanannya melewati [[Aleksandria]] sekitar tahun 40 menimbulkan kerusuhan anti-Yahudi.<ref name="OCD">{{Citation |last = Rajak |first = Tessa |author-link = |contribution = Iulius Agrippa (1) I, Marcus |editor-last = Hornblower |editor-first = Simon |title = [[Oxford Classical Dictionary]] |volume = |pages = |publisher = [[Oxford University Press]] |place = Oxford |year = 1996 |contribution-url = }}</ref> Dengan risiko nyawanya sendiri, ia memohon kepada Caligula demi orang Yahudi, ketika kaisar itu berencana mendirikan patungnya di dalam [[Bait Allah (Yerusalem)|Bait Suci di]] [[Yerusalem]] beberapa waktu sebelum kematiannya tahun [[41]]. Berkat upaya Agrippa, Caligula membatalkan rencananya, sehingga Bait Suci tidak tercemar.<ref>Ebner, Eliezer, History of the Jewish People, ''The Second Temple Era'', Mesorah Publications Ltd. 1982, p. 155</ref>
110.443

suntingan