Buka menu utama

Perubahan

1.366 bita ditambahkan, 3 tahun yang lalu
 
Pemerintah telah mengurangi pengeluaran, dan memperkenalkan [[pajak pertambahan nilai]]. Secara keseluruhan, pemerintah tampaknya berkomitmen untuk transisi ke pasar ekonomi. Melalui stabilisasi ekonomi dan reformasi, pemerintah berusaha untuk membangun pola pertumbuhan yang konsisten jangka panjang. Ekonomi Kirgiz sangat terpengaruh oleh runtuhnya Uni Soviet dan menimbulkan kerugian pasar yang besar.
 
Kirgizstan ialah negara kecil, miskin, bergunung dengan ekonomi utamanya pertanian. [[Gandum]], [[kentang]], gula bit, [[kapas]], [[wol]], [[tembakau]], [[buah]], [[daging sapi]] dan daging [[domba]] merupakan produk pertanian yang utama, dengan kapas, wol dan daging [[ekspor]] utama. Ekspor industri termasuk [[emas]], [[Merkuri (unsur)|merkuri]], [[uranium]], dan [[listrik]]. Kirgizstan telah merupakan salah satu negara paling progresif dari bekas Uni Soviet dalam melaksanakan reformasi pasar. Menyusul kesuksesan program stabilisasi, yang menurunkan inflasi dari 88% pada 1994 menjadi 15% pada 1997, perhatian telah sejak saat itu berbalik terhadap perkembangan yang menimbulkan semangat. Banyak saham perusahaan pemerintah telah terjual. Penurunan dalam produksi telah menjadi keras sejak ambruknya Uni Soviet pada Desember 1991, namun dari pertengahan 1995 produksi mulai pulih dan ekspor mulai bertambah. Pensiunan, pengangguran, dan pekerja pemerintah dengan tunggakan pajak terus diderita. Bantuan luar negeri memainkan peran besar dalam perubahan haluan ekonomi negara. Pemerintah telah mengambil serangkaian langkah untuk memberantas berbagai masalah berat seperti utang luar negeri yang berlebihan, inflasi, pungutan pajak yang tak cukup, dan jatuhan dari kekacauan ekonomi Rusia. Kirgizstan telah menikmati perkembangan tegap tiap tahun sejak 1999.
 
== Lihat pula ==
59

suntingan