Suku Banggai: Perbedaan revisi

159 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
== Kesenian dan Kebudayaan ==
[[File:Tarian Banggai.jpeg|thumb|Tarian Banggai]]
Berbagai macam adat serta kebudayaan dari suku Banggai sangat melekat dalam masyarakat yang memang sangat menarik, musik yang di antaranya; ''batongan'', ''kanjar'', ''libul'' dan lain sebagainya, juga ada tarian, yang termasuk ''Onsulen'', ''Balatindak'', ''Ridan''. Cerita rakyat atau legenda yang sangat banyak yang di kenal dengan nama [[Banunut]], lagu atau puisi yaitu ''Baode'', ''Paupe''. dan masih banyak lagi kesenian tradisional lainnya.<ref name="RS"><small>[http://www.kompasiana.com/andrihpanili/kebudayaan-suku-banggai_54f7cb6ca33311991d8b498c Kesenian dan Kebudayaan] diakses 12 Februari 2016 </small></ref>
 
Ada pun beberapa tradisi yang masih dipegang secara menyeluruh dari suku Banggai, misalnya pada saat perayaan [[Maulid Nabi Besar Muhammad saw]], para masyarakat suku Banggai akan membuat sejenis kue yang di beri nama Kala-kalas, ada juga yang menyebutnya kaakaras. Kue ini tebuat dari tepung beras yang bentuk jadinya di goreng, dan kue ini sangat unik sekali, bahkan hanya akan di jumpai pada saat perayaan Maulid Nabi saw saja. Selain itu, masih banyak tradisi lainnya, Upacara Adat misalnya, upacara pelantikan Tomundo, upacara pelantikan Basalo, dan lain sebagainya.
553

suntingan