Buka menu utama

Perubahan

Tidak ada perubahan ukuran, 11 tahun yang lalu
Mulai tahun 1681, kehidupan kaum Quaker di Amerika Utara berubah drastis. Dalam sebuah eksperimen yang disebut “eksperimen suci” ketatanegaraan, William Penn (1644-1718), seorang pemuda Inggris yang masuk Pekumpulan Sahabat, mendirikan sebuah koloni yang berlandaskan prinsip-prinsip Quaker dan dikelola oleh kaum Quaker. Walaupun ia adalah anak seorang Laksamana Inggris, Penn sendiri antiperang dan pernah dipenjarakan karena memberitakan serta menulis pandangannya.
 
Untuk membayar utang kepada ayah Penn, Takhta Inggris menghibahkan kepada Penn tanah yang luas di Amerika Utara. Sebuah piagam kerajaan memberikan kepada PennmudaPenn muda kekuasaan yang hampir tak terbatas atas koloni baru itu, yang disebut '''Pennsylvania''', artinya '''"Hutan Penn"''', untuk mengenang Laksamana Penn. Di sana, orang dengan berbagai kepercayaan bakal menikmati kebebasan beragama.
 
Mula-mula, Penn mengutus sepupunya, William Markham, ke Amerika untuk bertindak sebagai wakilnya guna memastikan keloyalan sejumlah penduduk Eropa di daerah koloni baru itu dan untuk membeli tanah dari Penduduk Asli Amerika. Pada tahun 1682, Penn bertolak menyusuri Sungai Delaware dan untuk pertama kalinya melihat koloninya. Ia membuat suatu kesepakatan yang adil dengan penduduk setempat di Shackamaxon (kini disebut Kensington, bagian dari [[Philadelphia]]). Kemudian, sekitar satu kilometer dari Shackamaxon, ia merencanakan dan menamai sebuah pemukiman baru, yang ia sebut '''Philadelphia''', artinya '''"Kasih Persaudaraan"*'''. Permukiman ini berkembang pesat.
[[Image:QuakersPennsylvanie.jpg|thumb|right|250px|Kaum Quakers di Pennsylvania bertemu dengan Penduduk Asli Amerika]]
 
Harapan untuk terbebas dari ketegangan sosial dan politik di Eropa memikat kaum Quaker di Inggris dan Irlandia Utara. Demikian pula dengan kaum Menno dan kelompok sejenis dari daerah Rhine di Eropa. Sebagian besar pemukim pertama adalah kaum Quaker, dan Penn membuat pernyataan tentang mulainya masa depan yang menjanjikan bagi koloni itu. Pada tahun 1683, ia menulis, "Dua musywarahmusyawarah umum telah diadakan, . . . dan setidaknya tujuh puluh undang-undang telah disahkan tanpa satupun keberatan". Akan tetapi, semua optimisme itu ternyata tidak bertahan lama.
 
== Eksperimen Suci Buyar ==
20.056

suntingan