Ranting Daud: Perbedaan antara revisi

6 bita dihapus ,  14 tahun yang lalu
k
Tidak ada ringkasan suntingan
Pada 1929, [[Victor Houteff]], seorang imigran [[Bulgaria]], mengklaim bahwa ia mendapatkan sebuah pesan baru untuk [[Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh]]. Pesan itu disampaikannya dalam sebuah buku yang berjudul [[Tongkat gembala|''Tongkat Gembala'']]. Klaim-klaimnya tidak diterima dan dianggap memecah-belah oleh pimpinan Gereja itu karena ia menuding apa yang dilihatnya sebagai penyimpangan mereka dari ajaran-ajaran dan standar dasar Gereja. Karenanya, ia [[pengucilan|dikucilkan]] dari Gereja itu.
 
Pada 1935, Houteff mendirikan markasnya di luar [[Waco, Texas]]. Hingga 1942, gerakannya dikenal sebagai Tongkat Gembala, namun ketika Houteff merasa perlu untuk meresmikannya sebagai organisasi sehingga anggota-anggotanya dapat mengklaim status sebagai [[pembangkang perang karena hati nurani]], ia menamai kelompoknya ''Gereja[[Persekutuan Advent Hari Ketujuh Pengikut Daud''Davidian]]. Istilah "Pengikut DaudDavidian" di sini merujuk kepada pemulihan kerajaan Daud. Houteff memimpin kelompok Pengikut Daud ini untuk secara eksklusif menginjili kaum Adventis.
 
Pada 1955, setelah meninggalnya Houteff, sebuah kelompok pecahan dari gerakan ini membentuk ''Advent Hari Ketujuh Ranting Daud'', yang mulanya dipimpin oleh [[Roden|Benjamin L. Roden]]. "Ranting" di sini merujuk kepada nama baru Kristus. Kelompok ini membangun sebuah pemukiman di luar [[Waco, Texas|Waco]], [[Texas]], di sebuah lahan yang sebelumnya didiami oleh kelompok Pengikut Daud. Pada 1977, istri Benjamin Roden, [[Lois Roden|Lois]] mengklaim memperoleh pesannya sendiri, yang salah satu unsurnya mengatakan bahwa [[Roh Kudus]] adalah feminin. Hal ini menimbulkan kegemparan di kelompok ini. Ketika Ben Roden meninggal tahun berikutnya, anak mereka, George, berusaha mengambil alih pimpinan, dengan mengklaim bahwa dialah nabi yang tepat dari kelompok ini, namun Lois mengalahkan usahanya.
Howell membawa pengikut-pengikutnya ke [[Palestine, Texas]], swementara Pace pergi ke [[Gadsden, Alabama]]. Namun pada 1988, pendukung George Roden telah kian berkurang, dan sementara ia dipenjarakan karena membangkang terhadap pengadilan, Howell menangani tanah yang dipertikaikan itu sementara Roden tidak ada. Sementara itu, Lois Roden telah meninggal dunia pada 1986, dan ia meninggalkan pesan terakhirnya yang menunjuk Teresa Moore, bersama Irmine Sampson, untuk melanjutkan pekerjaannya.
 
Pada 1990, Howell mengganti namanya menjadi [[David Koresh]], dengan mengambil nama-nama Alkitab, yaitu Raja [[Daud]] dan Raja [[Koresy Agung|Koresh]]. Koresh memusatkan ajaran-ajarannya pada Ketujuh Meterai dan kemampuannya sebagai "Anak Domba" yang akan membukanya. Koresh mendukung keyakinannya dengan [[Hermeneutika|penafsiran-penafsiran]] [[Alkitab]], dengan menggunakan [[Kitab Wahyu]] sebagai lensa untuk memahami seluruh Alkitab.
 
== Penyerangan dan pengepungan ==
373

suntingan