Mandar dengkur: Perbedaan revisi

550 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
| range_map_caption = <div style="text-align:left;"><big>{{Legend2|#00CC00| Persebaran menetap kira-kira|border=1px solid #aaa}}</big></div>Inset menunjukkan letak Sulawesi
}}
'''Mandar dengkur''' ({{lang-la|Aramidopsis plateni}}, {{lang-en|snoring rail, Celebes rail, Platen's rail}}) adalah burung [[Rallidae]] tidak terbang besar, satu-satunya anggota dari genus '''''Aramidopsis'''''. Ini adalah [[endemik]] di Indonesia yang ditemukan di vegetasi yang lebat di daerah basah dari [[Sulawesi]] dan [[Pulau Buton|Buton]] di dekatnya. Burung ini memiliki bagian bawah abu-abu, dagu putih, sayap coklat dan patch berwarna karat pada hindneck. Kedua jenis kelamin hampir sama, tetapi betina memiliki patch leher cerah dan paruh dan [[selaput pelangi]] yang berbeda warna. Panggilan khasnya adalah suara mendengkur ''ee-orrrr'' yang memberikan burung nama bahasa Inggrisnya.
 
Habitatnya yang tidak dapat diakses dan alam pensiun berarti bahwa mandar dengkur jarang terlihat dan sedikit yang diketahui tentang perilakunya. Hanya bulu dewasa telah dijelaskan, dan perilaku pembiakan adalah tidak tercatat. Burung ini memakan kepiting kecil dan mungkin mangsa kecil lain seperti kadal. Meskipun dilindungi oleh hukum Indonesia sejak tahun 1972, burung ini terancam oleh hilangnya habitat (bahkan di dalam cagar alam), perburuan makanan dan [[predasi]] oleh [[spesies pendatang]]; oleh karena itu dievaluasi sebagai [[Spesies rentan|Rentan]] pada [[Daftar Merah IUCN|IUCN Red List of Threatened Species]].
[[Rallidae]] adalah famili yang sangat besar dan tersebar luas, dengan hampir 150 spesies. Mereka burung kecil sampai sedang, burung terestrial atau lahan basah, dan tubuh pendek mereka sering merata lateral untuk membantu mereka bergerak melalui vegetasi yang lebat. Spesies pulau menjadi tidak dapat terbang; dari 53 [[takson|taksa]] yang masih ada atau baru punah yang terbatas di pulau-pulau, 32 telah kehilangan kemampuan untuk terbang.<ref name = hbwonlinefam>{{cite web| author = Hoyo, Josep del; Elliott, Andrew; Sargatal, Jordi; Christie, David A; de Juana, Eduardo (eds.)|year=2013| title = Rails, Gallinules and Coots | work= Handbook of the Birds of the World Alive | url=http://www.hbw.com/family/rails-gallinules-and-coots-rallidae | publisher= Lynx Edicions | location =Barcelona|accessdate = 13 April 2014}} {{subscription required}}</ref>
 
Mandar dengkur pertama kali diklasifikasikan sebagai ''Rallus plateni'' oleh ahli ornitologi Jerman [[August Wilhelm Heinrich Blasius]] pada tahun 1860,<ref name = hbwonlinefam/> tetapi dipindahkan ke genus [[Takson monotipik|monotipik]] saat ini ''Aramidopsis'' oleh ahli zoologi Inggris [[Richard Bowdler Sharpe]] pada tahun 1893.<ref name= sharpe>{{cite journal |last1=Sharpe |first1= Richard Bowdler |year=1893 |title= ''Aramidopsis'', gen. nov.| journal= Bulletin of the British Ornithologists' Club | volume= 1| page=54 | url =http://biodiversitylibrary.org/page/32475196 |doi= | jstor= |issue=}}</ref> Mengikuti Taylor (1998), mandar dengkur dianggap lebih mirip dengan [[mandar Pulau Inaccessible]] dan [[mandar bertenggorokan putih]] daripada anggota dari [[genus]] ''[[Rallus]]'',<ref name=hbwonline>{{cite web| author =Hoyo, Josep del; Elliott, Andrew; Sargatal, Jordi; Christie, David A; de Juana, Eduardo (eds.)|year=2013| title= Snoring Rail (''Aramidopsis plateni'') | work= Handbook of the Birds of the World Alive | url=http://www.hbw.com/species/snoring-rail-aramidopsis-platen| location =Barcelona | publisher= Lynx Edicions | accessdate = 28 May 2014}} {{subscription required}}</ref> tetapi studi [[gen]] [[mitokondria]] tahun 2012 menunjukkan bahwa hal itu harus benar-benar ditempatkan di ''[[Gallirallus]]'', dengan [[mandar Lewin]] dan [[mandar berdada-kelabu berpayudara]] sebagai kerabat terdekatnya.<ref name= kirchman>{{cite journal |last1= Kirchman |first1= Jeremy J |year= 2012|title= Speciation of flightless rails on islands: a DNA-based phylogeny of the typical rails of the Pacific | journal= The Auk | volume=129 | pages= 56–59 | url = |doi=10.1525/auk.2011.11096|jstor= |issue=1}}</ref>
 
'' Aramidopsis '' berasal dari nama genus dari [[limpkin]], ''Aramus'' dan akhiran Yunani ''opsis'', "menyerupai". Meskipun mandar ini berbagi asal namanya dengan spesies ''[[Aramides]]'' Amerika Selatan,<ref name=job52>Jobling (2010) p. 52.</ref> paruh khas, kaki tebal dan perut lebih rendah bergaris membedakannya dari kelompok itu.<ref name= olson>{{cite journal|journal=Wilson Journal|url=https://sora.unm.edu/sites/default/files/journals/wilson/v085n04/p0381-p0416.pdf|volume=85|issue=4|pages=381–416 | last1=Olson |first1= Storrs L |year=1973 | title=A classification of the Rallidae | jstor=4160386}}</ref> Nama spesies '' plateni'' memperingati [[Carl Constantin Platen]], seorang dokter Jerman yang mengumpulkan burung dan kupu-kupu di [[Kepulauan Melayu]]<ref name=job309>Jobling (2010) p. 309.</ref> dan memberi Blasius spesimen mandarnya.<ref name=meyer> Meyer & Wiglesworth (1898) vol. 1, pp. 7–8. </ref> Nama umum mengacu pada panggilan khas burung itu, dan diberikan kepada burung sebagai ''der Vogel Schnarch'' (burung mendengkur) oleh ahli [[entomologi]] Jerman [[Gerd Heinrich]] ketika ia menemukan kembali spesies ini pada tahun 1932.<ref name= heinb> Heinrich (2007) pp. 103–105. </ref>
 
== Deskripsi ==
Mandar dengkur panjangnya 30&nbsp;cm dan beratnya 143-160&nbsp;g. Mandar dengkur tidak bisa terbang, dengan sayap pendek, ekor yang sangat pendek dan tungkai dan kaki yang kuat. Bagian belakang dan bawah dari forecrown sampai dada berwarna abu-abu, terlepas dari dagu putih, dan sisi dan belakang leher yang mendalam oranye-merah dalam. Sebagian besar sisa bagian atas berwarna coklat, dan perut, panggul dan undertailbagian bawah ekor memiliki putihgaris-garis pembatasanputih. Jantan memiliki kaki hitam, [[selaput pelangi]] kuning dan coklat dan kehijauan paruh kehijauan turun-melengkung. Betina mirip, namun memiliki warna bagian belakang leher yang lebih cerah hindneck, kurang putih di dagu, iris merah, krimparuh krem dan kemerahan tagihan dan kaki biru-abu-abu. PlumagesBulu burung dewasa dan remaja belum dideskripsikan. Kebingungan visual dengan mandar [[simpatri]]k tidak mungkin. [[Mandar berwajah muka-biru]] mirip dalam ukuran, tetapi cokelat di atas dan hitam di bawah, dan [[mandar bergaris kekuning-kuningan]] telah kuat ditandaimemiliki bagian atas, dada dan kepala bertanda kuat. Mandar berdada-kelabu lebih kecil dan bagian atas bergaris.<ref name=taylor/>
 
Panggilan, diberikan sering, adalah ''wheez'' singkat diikuti dengan mendengkur khas ''ee-orrrr''. Sebuah suara ''hmmmm'' mendalam juga telah direkam.<ref name=taylor/>
 
==Distribusi dan habitat==
Mandar dengkur merupakan spesies [[Endemisme|endemik]] Indonesia yang jarang ditemukan dari hutan dataran rendah dan bukit di utara, tengah utara dan tenggara [[Sulawesi]].<ref name=taylor/> Populasi lain ditemukan di [[Pulau Buton]] pada tahun 1995.<ref name=birdbase>{{cite web|title=Snoring Rail ''Aramidopsis plateni'' |url= http://birdbase.hokkaido-ies.go.jp/rdb/rdb_en/aramplat.pdf |work= Birdbase | publisher = Hokkaido Institute of Environmental Sciences |accessdate=30 May 2014}}</ref>
 
Habitat khas spesies ini vegetasi lebat di daerah basah. Ini mungkin termasuk [[bambu]] yang tak dapat ditembus dan [[liana]] di hutan, [[rotan]] di hutan yang tumbuh kembali, atau [[Miscanthus sinensis|rumput gajah]] dan semak-semak di lereng bukit [[Semenanjung Minahasa]]. Klaim bahwa spesies ini ada di sawah diyakini karena kebingungan dengan mandar bergaris kekuning-kuningan.<ref name=hbwonline/> Mandar dengkur hidup di permukaan laut hingga 1.300&nbsp;m.<ref name=taylor/>
 
== Kebiasaan ==
== Makanan ==
Mandar dengkur adalah pemakan segala atau [[omnivora]], akan tetapi burung ini lebih sering memakan [[tumbuhan]].
 
== Habitat ==
Habitat mandar dengkur adalah hutan primer dan hutan sekunder berpohon tinggi di dataran rendah hingga ketinggian 1300 meter dpl<ref>[http://books.google.co.id/books?id=ZWlws4KqG1oC&pg=PA28&lpg=PA28&dq=Mandar+dengkur&source=bl&ots=nchCtZDMKs&sig=E95KUqqX1lers45gGN4xlwGQF1Q&hl=id&ei=gJfHTqGjC-yhmQWyh-2yDQ&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=9&ved=0CEsQ6AEwCA#v=onepage&q=Mandar%20dengkur&f=false Mengenal Hewan & Tumbuhan Asli Indonesia - Hasil Google Books]</ref>.
 
== Referensi ==