Buka menu utama

Perubahan

3 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
k
clean up, replaced: dimana → di mana (3)
Sebelumnya merupakan pemekaran dari [[Kabupaten Sambas]] yang karena adanya Undang-undang Otonomi Daerah dimekarkan menjadi 3 daerah otonom yang terpisah, yaitu [[Kabupaten Sambas]], Kabupaten Bengkayang dan [[Kota Singkawang]]. Terletak di bagian utara Kalimantan Barat, Kabupaten ini berbatasan langsung dengan [[Sarawak]], [[Malaysia]].
 
Bengkayang memiliki tanah yang subur dengan kontur yang beragam, sektor [[pertanian]] memegang peranan penting dalam perekonomian daerah ini. Apalagi dengan relief yang beragam, dari pegunungan hingga daerah pesisir pantai, menjadikan Bengkayang kaya akan keanekaragaman sumber daya alam. Pembangunan di wilayah ini masih tertinggal, namun dengan adanya semangat otonomi daerah diharapkan dapat memacu pembangunan Bengkayang menjadi lebih maju di segala bidang. Salah satu hasilnya adalah berhasilnya pembangunan gedung Kantor Bupati satu atap, dimanadi mana dalam satu gedung tersebut terpusat seluruh badan dan dinas yang ada di lingkungan pemerintahan daerah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan terhadap publik. Selain itu proyek pengadaan air bersih juga telah selesai direvitalisasi.
 
== Sejarah ==
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Weg naar Benkajang. TMnr 60044339.jpg|thumb|300px|Jalan ke Bengkayang (tahun 1922-1930)]]
 
Kata Bengkayang dalam [[Bahasa Tionghoa]]: ''La La'' yang berarti jauh, awalnya Bengkayang merupakan sebuah desa bagian wilayah Sambas, desa Bengkayang merupakan tempat singgah pada pedagang dan penambang emas. Bengkayang pada masa penjajahan Belanda merupakan bagian dari wilayah ''Afdeling Van Singkawang'', dimanadi mana pada waktu itu pembagian wilayah ''afdeling'' administrasi yang daerah hukumnya meliputi:
 
* ''Onder Afdeling'' Singkawang, Bengkayang, Pemangkat dan Sambas (daerah Kesultanan Sambas)
 
Pada bulan Agustus 2010 dilantik Bupati Bengkayang Terpilih yaitu Suryadman Gidot,S.Pd.
banyak pertanyaan masyarakat yang timbul, kenapa bengkayang berasal dari nama la la,.padahal orang cina datang mengenal bengkayang dimanadi mana mayoritas warga disana waktu itu dengan sebutan rara. akibat orang cina tidak tau menyebutkan rara, karena lidahnya tidka bisa jadilah la la.
 
== Lambang Daerah ==
110.443

suntingan