Parang: Perbedaan antara revisi

1 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-dimana +di mana); perubahan kosmetik
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-dimana +di mana); perubahan kosmetik)
Parang juga merupakan [[senjata]] khas orang [[Melayu]] di kampung-kampung pada zaman dahulu. Sedangkan masyarakat Melayu di [[Jawa]] dan [[Sumatra]] menjadikan parang sebagai salah satu senjata pertempuran.
 
pada masyarakat melayu belitung di daerah belantu parang sebagai peralatan potong sehari-hari sedangkan "sundang" adalah alat mirip parang dengan ukuran yang lebih panjang dan lebih tipis sebagai senjata pertempuran tidak semua pandai besi mempunyai keterampilan membuatnya dimanadi mana hanya pandai besi yang mempunyai ilmu besi atau bahasa melayu belitungnya "mantera sendawe besi" yang boleh membuatnya karena senjata ini adalah di buat untuk berperang maka dalam proses pembuatanya pada setiap sepuhan di isilah dengan "mantara sendawe besi" tadi, pada masa berburu mereka membekali diri dengan "parang Lading" dimanadi mana bentuknya mirip dengan "pisau komando" namun berbentuk tipis dan lebih panjang, di belitung pisau disebut juga sebagai " pisu' "
[[Berkas:Parang dayak.jpg|thumb|left|Parang Dayak]]
== Harga ==
Harga parang di pandai besi tergantung dari besi yang digunakan. Bila ada pemesan yang membawa besi milik sendiri, harga satu parang sekitar Rp. 25.000 sebagai upah pengerjaan. Tetapi bila menggunakan stok pembuat harga parang berukuran 50-an cm sekitar Rp. 40.000,- per bilah.
 
{{senjata Indonesia}}
110.443

suntingan