Rumah Cacak Burung: Perbedaan revisi

719 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k
k
 
== Ciri-ciri ==
Ciri-cirinya :
# Memakai tebar layar yang dinamakan [[Tawing Layar]] pada rumah induk.
# Pada mulanya tubuh bangunan induk rumah adat Rumah Cacak Burung ini memiliki konstruksi berbentuk segi empat yang memanjang ke depan yang ditutupi dengan menggunakan [[atap pelana]], sehingga terlihat tebar layar yang dalam bahasa Banjar disebut '''[[Tawing Layar]]'''. Atap pelana ini menutupi mulai ruang Surambi Pamedangan hingga ruang-ruang yang ada di belakangnya.
# [[Tubuh]] [[bangunan]] [[induk]] memakai [[atap pelana]] ([[bahasa Banjar]] : atap balai laki) yang menutupi [[Pamedangan]].
# Dalam perkembangannya kemudian bentuk segi empat panjang tersebut mendapat tambahan ruangan pada salah satu sisi bangunan pada samping kiri atau kanan bangunan atau kedua-duanya baik sisi kiri maupun kanan secara simetris dan posisinya agak ke belakang. Kedua ruangan ini berukuran sama panjang. Penambahan ini dalam bahasa Banjar disebut ''disumbi''. Ruang tambahan ini disebut [[anjung]]. Kedua anjung ini ditutup dengan atap perisai membentuk atap limas dalam posisi melintang sehingga kedua ruang anjung tersebut menjadi anjung jurai.
# Bentuk bangunan ukurannya umumnya sama dengan rumah [[Balai Laki]] atau [[Balai Bini]].
# Pada [[Palatar|Surambi Sambutan]] (teras) terdapat 4 buah pilar yang menyangga emper depan (bahasa Banjar : ''karbil'') yang memakai atap sengkuap yang disebut ''atap [[Sindang Langit]]''.
# Pada dinding sisi depan ([[Tawing Hadapan]]) terdapat 1 pintu masuk (''lawang hadapan''), di sebelah pintu masuk tersebut terdapat jendela sebelah kanan dan kiri.
32.940

suntingan