Jawa Timur: Perbedaan revisi

26.866 bita dihapus ,  13 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
PROPOSAL
{{Kotakinfo provinsi
|nama=Jawa Timur
|lambang=[[Gambar:Lambang_propinsi_jatim.png|120px]]
|peta=[[Gambar:Locator_jatim_final.png]]
|koordinat=
|motto=''Jer Basuki Mawa Béya''<br><small>([[bahasa Jawa]]: "Jika ingin makmur, maka hal ini memerlukan pengorbanan"</small>
|dasar hukum=UU No. 2/1950
|tanggal=
|ibukota=[[Kota Surabaya|Surabaya]]
|gubernurlink=Gubernur Jawa Timur
|nama gubernur=[[Imam Utomo]]
|luas=47.922 km²
|penduduk=37.070.731 jiwa (2005)
|kepadatan=787/km²
|kabupaten=29
|kota=9
|kecamatan=637
|kelurahan=8.418
|suku=[[Suku Jawa]], [[Suku Madura]], [[Suku Tengger]], [[Suku Osing]], [[Tionghoa-Indonesia|Tionghoa]]
|agama=[[Islam]] 96,3%, [[Protestan]] 1,6%, [[Katolik]] 1%, [[Buddha]] 0,4%, [[Hindu]] 0,6%
|bahasa=[[Bahasa Jawa]], [[Bahasa Madura]], [[Bahasa Osing]], [[Bahasa Indonesia]]
|zona=[[WIB]]
|web=http://www.jatim.go.id
}}
 
'''Jawa Timur''' adalah sebuah [[provinsi]] di bagian timur Pulau [[Jawa]], [[Indonesia]]. Ibukotanya adalah [[Kota Surabaya|Surabaya]]. Luas wilayahnya 47.922 km², dan jumlah penduduknya 37.070.731 jiwa ([[2005]]). Jawa Timur merupakan provinsi terluas diantara 6 provinsi di Pulau Jawa, dan memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di Indonesia setelah [[Jawa Barat]]. Jawa Timur berbatasan dengan [[Laut Jawa]] di utara, [[Selat Bali]] di timur, [[Samudra Hindia]] di selatan, serta Provinsi [[Jawa Tengah]] di barat. Wilayah Jawa Timur juga meliputi [[Pulau Madura]], [[Pulau Bawean]], serta sejumlah pulau-pulau kecil di [[Laut Jawa]] dan [[Samudera Hindia]].
 
Jawa Timur dikenal sebagai pusat Kawasan Timur Indonesia, dan memiliki signifikansi perekonomian yang cukup tinggi, yakni berkontribusi 14,85% terhadap [[Produk Domestik Bruto]] nasional.
 
==Sejarah==
{{utama|Sejarah Jawa Timur}}
===Prasejarah===
Jawa Timur telah dihuni manusia sejah zaman prasejarah, dimana kini dapat dibuktikan dengan ditemukannya sisa-sisa fosil ''Pithecantrhropus mojokertensis'' di Kepuhlagen-[[Kabupaten Mojokerto|Mojokerto]], ''Pithecanthropus erectus'' di [[Trinil]]-[[Kabupaten Ngawi|Ngawi]], dan ''Homo wajakensis'' di Wajak-[[Kabupaten Tulungagung|Tulungagung]].
 
===Era klasik===
[[Prasasti Dinoyo]] yang ditemukan di dekat Kota Malang adalah sumber tertulis tertua di Jawa Timur, yakni bertahun [[760]]. Pada tahun [[929]], [[Mpu Sindok]] memindahkan pusat [[Mataram Kuno|Kerajaan Mataram]] dari Jawa Tengah ke Jawa Timur, serta mendirikan [[Wangsa Isyana]] yang kelak berkembang menjadi [[Kerajaan Medang]], dan sebagai suksesornya adalah [[Kerajaan Kahuripan]], [[Kerajaan Janggala]], dan [[Kerajaan Kadiri]]. Pada masa [[Kerajaan Singhasari]], Raja [[Kertanagara]] melakukan ekspansi hingga ke Melayu. Pada era [[Kerajaan Majapahit]] di bawah Raja [[Hayam Wuruk]], wilayahnya hingga mencapai Malaka dan Kepulauan Filipina.
 
Bukti awal masuknya Islam ke Jawa Timur adalah adanya makam nisan di Gresik bertahun [[1102]], serta sejumlah makam Islam pada kompleks makam [[Majapahit]].
 
===Kolonialisme===
Bangsa [[Portugis]] adalah bangsa barat yang pertama kali datang di Jawa Timur. Kapal Belanda dipimpin oleh [[Cornelis de Houtman]] mendarat di [[Pulau Madura]] pada tahun [[1596]]. Surabaya jatuh ke tangan VOC pada tanggal [[13 Mei]] [[1677]]. Ketika pemerintahan [[Stamford Raffles]], Jawa Timur untuk pertama kalinya dibagi atas [[karesidenan]], yang berlaku hingga tahun [[1964]].
 
===Kemerdekaan===
Setelah kemerdekaan Indonesia, Indonesia dibagi menjadi 8 provinsi, dimana Jawa Timur adalah salah satu provinsi tersebut. Gubernur pertama Jawa Timur adalah [[Ario Soerjo|R. Soerjo]], yang juga dikenal sebagai pahlawan nasional.
 
Tanggal [[20 Februari]] [[1948]] di Madura dibentuk [[Negara Madura]], dan tanggal [[26 November]] [[1948]] dibentuk [[Negara Jawa Timur]], yang kemudian menjadi salah satu negara bagian dalam [[Republik Indonesia Serikat]]. Negara Jawa Timur dibubarkan dan bergabung ke dalam Republik Indonesia tanggal [[25 Februari]] [[1950]], dan tanggal [[7 Maret]] [[1950]] Negara Madura memberikan pernyataan serupa. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1950, dibentuk Provinsi Jawa Timur.
 
==Geografi==
Provinsi Jawa Timur berbatasan dengan [[Laut Jawa]] di utara, [[Selat Bali]] di timur, [[Samudera Hindia]] di selatan, serta Provinsi [[Jawa Tengah]] di barat. Panjang bentangan barat-timur sekitar 400 km. Lebar bentangan utara-selatan di bagian barat sekitar 200 km, namun di bagian timur lebih sempit hingga sekitar 60 km. [[Pulau Madura|Madura]] adalah pulau terbesar di Jawa Timur, dipisahkan dengan daratan Jawa oleh [[Selat Madura]]. [[Pulau Bawean]] berada sekitar 150 km sebelah utara Jawa. Di sebelah timur Madura terdapat gugusan pulau-pulau, yang paling timur adalah [[Kepulauan Kangean]] dan yang paling utara adalah [[Kepulauan Masalembu]]. Di bagian selatan terdapat dua pulau kecil: [[ Nusa Barung]] dan [[Pulau Sempu]].
 
===Relief===
[[Berkas:Mtbromo.jpg|260px|right|thumb|[[Gunung Bromo]], dengan latar belakang [[Gunung Semeru]]]]
Secara fisiografis, wilayah Provinsi Jawa Timur dapat dikelompokkan dalam tiga zona: zona selatan (plato), zona tengah (gunung berapi), dan zona utara (lipatan). Dataran rendah dan dataran tinggi pada bagian tengah (dari Ngawi, Blitar, Malang, hingga Bondowoso) memiliki tanah yang cukup subur. Pada bagian utara (dari Bojonegoro, Tuban, Gresik, hingga Pulau Madura) terdapat [[Pegunungan Kapur Utara]] dan [[Pegunungan Kendeng]] yang relatif tandus.
 
Pada bagian tengah terbentang rangkaian [[gunung berapi|pegunungan berapi]]: Di perbatasan dengan Jawa Tengah terdapat [[Gunung Lawu]] (3.265 meter). Di sebelah selatan Nganjuk tedapat [[Gunung Wilis]] (2.169 meter) dan [[Gunung Liman]] (2.563 meter). Pada koridor tengah terdapat kelompok Anjasmoro dengan puncak-puncaknya [[Gunung Arjuno]] (3.239 meter), [[Gunung Welirang]] (3.156 meter), [[Gunung Anjasmoro]] (2.277 meter), [[Gunung Wayang]] (2.198 meter), [[Gunung Kawi]] (2.681 meter), dan [[Gunung Kelud]] (1.731 meter); pegunungan tersebut terletak di sebagian Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, dan Kabupaten Jombang. Kelompok Tengger memiliki puncak [[Gunung Bromo]] (2.192 meter) dan [[Gunung Semeru]] (3.676 meter). [[Gunung Semeru|Semeru]], atau kadang disebut ''Mahameru'' adalah gunung tertinggi di [[Pulau Jawa]]. Di daerah [[Tapal Kuda]] terdapat dua kelompok pegunungan: [[Pegunungan Iyang]] dengan puncaknya [[Gunung Argopuro]] (3.088 meter) dan [[Pegunungan Ijen]] dengan puncaknya [[Gunung Raung]] (3.332 meter).
 
Pada bagian selatan terdapat rangkaian perbukitan, yakni dari pesisir pantai selatan Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, hingga Malang. [[Pegunungan Kapur Selatan]] merupakan kelanjutan dari rangkaian [[Pegunungan Sewu]] di [[Daerah Istimewa Yogyakarta|Yogyakarta]].
 
===Hidrografi===
Dua sungai terpenting di Jawa Timur adalah [[Sungai Brantas]] (290 km) dan [[Bengawan Solo]]. Sungai Brantas memiiki mata air di daerah Malang. Sesampai di Mojokerto, Sungai Brantas pecah menjadi dua: [[Kali Mas]] dan [[Kali Porong]]; keduanya bermuara di [[Selat Madura]]. Bengawan Solo berasal dari Jawa Tengah, akhirnya bermuara di Gresik. Kedua sungai tersebut dikelola oleh [[Jasa Tirta|PT Jasa Tirta]].
 
DEWAN PENGURUS PUSAT
Di lereng Gunung Lawu di dekat perbatasan dengan Jawa Tengah terdapat [[Telaga Sarangan]], sebuah danau alami. Bendungan utama di Jawa Timur antara lain [[Bendungan Sutami]] dan [[Bendungan Selorejo]], yang digunakan untuk irigasi, pemeliharaan ikan, dan pariwisata.
KONTAK BUDAYA KOMUNIKASI INDONESIA
DPP KOBUKI
 
Proposal
===Iklim===
Penyuksesan DR. Soekarwo SH.M.Hum
Jawa Timur memiliki iklim tropis basah. Dibandingkan dengan wilayah Pulau Jawa bagian barat, Jawa Timur pada umumnya memiliki curah hujan yang lebih sedikit. Curah hujan rata-rata 1.900 mm per tahun, dengan musim hujan selama 100 hari. Suhu rata-rata berkisar antara 21-34°C. Suhu di daerah pegunungan lebih rendah, dan bahkan di daerah [[Ranu Pani]] (lereng Gunung Semeru), suhu bisa mencapai minus 4°C,yang menyebabkan turunnya salju lembut.
Menjadi Gubernur Jawa Timur 2008-2013
Oleh
Dewan Pengurus Pusat
Kontak Budaya Komunikasi Indonesia
(DPP KOBUKI)
I DASAR PEMIKIRAN
Jawa timur yang terdiri dari 39 kotamadya dan kabupaten adalah Suatu Provensi yang didiami oleh heterogenitas ethnis budaya masyarakat dan status sosial yang ada. Sehingga hal ini membutuhkan seorang pemimpin yang mampu dan komitmen untuk membangun demokrasi serta keutuhan wilayah Jawa timur dalam Negara Kesatuan republik Indonesia . dari sekian banyak kandidat Gubernur yang bakal mencalonkan diri untuk menjadi Guberenur Jawa Timur periode tahun 2008-2013 , ternyata dari penelitian dan analisa Dewan Pengurus Pusat kontak Budaya Komunikasi (DPP KOBUKI( adalah bapak DR.Soekarwo SH.M.Hum. berangkat dari sinilah Kobuki beserta jajaran yang ada dibawahnya ingin turut serta menyukseskan Pilkada Jawa Timur bersama Dewan pengurus Wilayah Kontak Budaya Komunikasi Indonesia Jawa Timur dan Dewan pengurus wilayah Kontak Budaya Komuniasi Indinesia Madura sekaligus segenap Cabang-Cabang yang ada serta segenap komponen Kobuki Lainnya, untuk penyuksesan bapak DR Soekarwo SH.M.hum menjadi Gubernur jawa Timur periode tahun 2008-2013 mendatang.
Dalam wujud nyatanya kami Segenap Jajaran Pelaksana Harian membuat :
Proposal
Penyuksesan DR.H SOEKARWO SH MHum
Menjadi Gubernur Jawa Timur 2008-2013
 
==Pembagian administratif==
Secara administratif, Jawa Timur terdiri atas 29 [[kabupaten]] dan 9 [[kota]], menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi yang memiliki jumlah kabupaten/kota terbanyak di Indonesia.
 
{| class="prettytable"
! No.
! Kabupaten/Kota
! Ibukota
! Luas wilayah
! Penduduk
! Kecamatan
|-
|| 1. || [[Kabupaten Pacitan]] || Pacitan || - || 546.150 || 12
|-
|| 2. || [[Kabupaten Ponorogo]] || Ponorogo || - || 880.701 || 21
|-
|| 3. || [[Kabupaten Trenggalek]] || Trenggalek || - || 682.465 || 14
|-
|| 4. || [[Kabupaten Tulungagung]] || Tulungagung || - || 976.691 || 19
|-
|| 5. || [[Kabupaten Blitar]] || Blitar || - || 1.131.222 || 22
|-
|| 6. || [[Kabupaten Kediri]] || Kediri || - || 1.509.135 || 24
|-
|| 7. || [[Kabupaten Malang]] || Kepanjen || - || 2.393.959 || 33
|-
|| 8. || [[Kabupaten Lumajang]] || Lumajang || - || 1.017.839 || 21
|-
|| 9. || [[Kabupaten Jember]] || Jember || - || 2.263.794 || 31
|-
|| 10. || [[Kabupaten Banyuwangi]] || Banyuwangi || - || 1.564.026 || 24
|-
|| 11. || [[Kabupaten Bondowoso]] || Bondowoso || - || 720.183 || 23
|-
|| 12. || [[Kabupaten Situbondo]] || Situbondo || - || 631.382 || 17
|-
|| 13. || [[Kabupaten Probolinggo]] || Probolinggo || - || 1.059.322 || 24
|-
|| 14. || [[Kabupaten Pasuruan]] || Pasuruan || - || 1.464.297 || 24
|-
|| 15. || [[Kabupaten Sidoarjo]] || Sidoarjo || - || 1.787.771 || 18
|-
|| 16. || [[Kabupaten Mojokerto]] || Mojokerto || - || 1.008.740 || 18
|-
|| 17. || [[Kabupaten Jombang]] || Jombang || - || 1.199.958 || 21
|-
|| 18. || [[Kabupaten Nganjuk]] || Nganjuk || - || 1.053.569 || 20
|-
|| 19. || [[Kabupaten Madiun]] || Madiun || - || 664.282 || 15
|-
|| 20. || [[Kabupaten Magetan]] || Magetan || - || 621.511 || 17
|-
|| 21. || [[Kabupaten Ngawi]] || Ngawi || - || 851.884 || 19
|-
|| 22. || [[Kabupaten Bojonegoro]] || Bojonegoro || - || 1.238.811 || 27
|-
|| 23. || [[Kabupaten Tuban]] || Tuban || - || 1.095.795 || 20
|-
|| 24. || [[Kabupaten Lamongan]] || Lamongan || - || 1.261.972 || 27
|-
|| 25. || [[Kabupaten Gresik]] || Gresik || - || 1.101.000 || 18
|-
|| 26. || [[Kabupaten Bangkalan]] || Bangkalan || - || 926.560 || 18
|-
|| 27. || [[Kabupaten Sampang]] || Sampang || - || 874.512 || 14
|-
|| 28. || [[Kabupaten Pamekasan]] || Pamekasan || - || 768.587 || 13
|-
|| 29. || [[Kabupaten Sumenep]] || Sumenep || - || 1.056.985 || 27
|-
|| 30. || [[Kota Kediri]] || - || - || 254.367 || 3
|-
|| 31. || [[Kota Blitar]] || - || - || 124.944 || 3
|-
|| 32. || [[Kota Malang]] || - || - || 779.002 || 5
|-
|| 33. || [[Kota Probolinggo]] || - || - || 205.490 || 3
|-
|| 34. || [[Kota Pasuruan]] || - || - || 182.072 || 3
|-
|| 35. || [[Kota Mojokerto]] || - || - || 116.383 || 2
|-
|| 36. || [[Kota Madiun]] || - || - || 170.931 || 3
|-
|| 37. || [[Kota Surabaya]] || - || - || 2.698.972 || 31
|-
|| 38. || [[Kota Batu]] || - || - || 185.467 || 3
|-
|| - || '''Jumlah''' || || || 37.070.731 || 657
|}
 
==Penduduk==
Jumlah penduduk Jawa Timur pada tahun [[2005]] adalah 37.070.731 jiwa, dengan kepadatan 774 jiwa/km2. Kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak adalah [[Kabupaten Malang]], sedang kota dengan jumlah penduduk terbanyak adalah [[Kota Surabaya]]. Laju pertumbuhan penduduk adalah 0,59% per tahun (2004).
 
II Maksud & Tujuan.
===Suku bangsa===
a) Maksud
Mayoritas penduduk Jawa Timur adalah [[Suku Jawa]], namun demikian, etnisitas di Jawa Timur lebih heterogen. Suku Jawa menyebar hampir di seluruh wilayah Jawa Timur daratan. [[Suku Madura]] mendiami di [[Pulau Madura]] dan daerah [[Tapal Kuda]] (Jawa Timur bagian timur), terutama di daerah pesisir utara dan selatan. Di sejumlah kawasan Tapal Kuda, Suku Madura bahkan merupakan mayoritas. Hampir di seluruh kota di Jawa Timur terdapat minoritas Suku Madura, umumnya mereka bekerja di sektor informal.
1 Turut serta meyukseskan Pilkada Jawa Timur bulan pebruari 2008 mendatang.
2.Kobuki berpartisipasi dalam mewujudkan dan mensosialisakan serta memenangkan bapak DR Soekarwo SH.M.Hum untuk menjadi Gubernur terpilih Jawa Timur 2008-2013 mendatang.
b) Tujuan
1. Menghantarkan bapak DR. Soekarwo SH.Mhum dengan siapapun pasangannya agar terpilih dan menang pada Pilkada Jawa Timur pada bulan Februari 2008 mendatang.
2. Meralisasikan team sukses dalam sebelas bentuk untuk suksesnya bapak DR. Soekarwo. SH.M.Hum menjadi Gubernur jawa Timur periode tahun 2008-2013 mendatang.
III. JENIS BENTUK KEGIATAN
Jenis bentuk kegiatan untuk penyuksesan bapak DR.Soekarwo SH.Mhum, Antara Lain
1. Konsolidasi Kobuki kebawa sampai tingkat ranting.
2. Kegaiatan kegiatan serimonial meliputi
a) Staudy Pembangunan Kota-kota di jawa Timur
b)Bakti Sosial dikota-kota maupuan pedesaan yang ada di Jawa Timur.
c) Pembacaan Doa Spritual dan tablik akbar di hampir kotamadya dan kabupaten yang ada di Jawa Timur.
DLL.
3.Kampanye Pemenanagn Bapak DR. Soekarwo SH.M.Hum untuk terpilih menjadi Gubernur Jawa Timur periode tahun 2008-2013 mendatang.
IV. WAKTU&TEMPAT PELAKSANAAN
A)Waktu.
Waktu pelaksanaan kegiatan tersebut yang sifatnya serimonial akan di laksanakan pada 8 Desember 2008 sampai Pebruari 2008.
B) Tempat
Pelaksanaan Kegiatan tersebut diatas akan dilaksanakan di masjid-masjid maupun Gor-Gor ataupun hotel+hotel yang ada di provensi Jawa Timur.
 
[[Suku Tengger]], konon adalah keturunan pelarian Kerajaan Majapahit, tersebar di Pegunungan Tengger dan sekitarnya. [[Suku Osing]] tinggal di sebagian wilayah Kabupaten Banyuwangi. [[Orang Samin]] tinggal di sebagian pedalaman Kabupaten Bojonegoro.
 
V. REKAPITULASI DANA YANG DIBUTUHKAN .\
Selain penduduk asli, Jawa Timur juga merupakan tempat tinggal bagi para pendatang. Orang [[Tionghoa-Indonesia|Tionghoa]] adalah minoritas yang cukup signifikan, diikuti dengan [[Arab-Indonesia|Arab]]; mereka umumnya tinggal di daerah perkotaan. [[Suku Bali]] juga tinggal di sejumlah desa di Kabupaten Banyuwangi. Dewasa ini banyak ekspatriat tinggal di Jawa Timur, terutama di Surabaya dan sejumlah kawasan industri lainnya.
A) KESEKRATRIAN MELIPUTI
1. 10 rem Kop surat dan amplop a)Rp 200.000 Rp 2000.000
2. Stempel^bak Rp 180.000 Rp 180.000
3.10 ribu bendera a) 10.ribu Rp 100.000.000
4.100 Ribu kaos a) 10. Ribu Rp 1.000.000.000
5. 1 Juta stiker a) 1500 Rp 1.500.000.000
6.3 buat koputer/printer a) 5 juta Rp 15.000.000
7.5 box tinta komputer a) 250 ribu Rp 2.500.000
8.Penyewaan skretariatan DI 39 Kab/k a) 5 Jt. Rp 180.000.000
9.Penyewan gedung center 100 juta Rp 100.000.000
JUMLAH RP 2.799.680.000,
 
(DUA MILYAR TUJUH RATUS SENBILAN PULUH SEMBILAN JUTA ENAM RATUS DELAPAN PULUH RIBU RUPIAH)
===Bahasa===
[[Bahasa Indonesia]] adalah bahasa resmi yang berlaku secara nasional, namun demikian [[Bahasa Jawa]] dituturkan oleh sebagian besar Suku Jawa. Bahasa Jawa yang dituturkan di Jawa Timur memiliki beberapa dialek/logat. Di daerah Mataraman (eks-Karesidenan Madiun dan Kediri), Bahasa Jawa yang dituturkan hampir sama dengan Bahasa Jawa Tengahan (Bahasa Jawa ''Solo-an''). Di daerah pesisir utara bagian barat (Tuban dan Bojonegoro), dialek Bahasa Jawa yang dituturkan mirip dengan yang dituturkan di daerah Blora-Rembang di Jawa Tengah.
 
Dialek Bahasa Jawa di bagian tengah dan timur dikenal dengan ''Bahasa Jawa Timuran'', yang dianggap bukan Bahasa Jawa baku. Ciri khas Bahasa Jawa Timuran adalah egaliter, blak-blakan, dan seringkali mengabaikan tingkatan bahasa layaknya Bahasa Jawa Baku, sehingga bahasa ini terkesan ''kasar''. Namun demikian, penutur bahasa ini dikenal cukup fanatik dan bangga dengan bahasanya, bahkan merasa lebih akrab. Bahasa Jawa [[Dialek Surabaya]] dikenal dengan ''Boso Suroboyoan''. Dialek Bahasa Jawa di Malang umumnya hampir sama dengan Dialek Surabaya, hanya saja ada beberapa kata yang diucapkan terbalik, misalnya ''mobil'' diucapkan ''libom'', dan ''polisi'' diucapkan ''silup''; ini dikenal sebagai ''Boso Walikan''. Saat ini Bahasa Jawa merupakan salah satu mata pelajaran muatan lokal yang diajarkan di sekolah-sekolah dari tingkat SD hingga SLTA.
 
A) Konsumsi dan Akomodasi
[[Bahasa Madura]] dituturkan oleh Suku Madura di Madura maupun dimanapun mereka tinggal. Bahasa Madura juga dikenal tingkatan bahasa seperti halnya Bahasa Jawa, yaitu ''enja-iya'' (bahasa kasar), ''engghi-enten'' (bahasa tengahan), dan ''engghi-bhunten'' (bahasa halus). Dialek Sumenep dipandang sebagai dialek yang paling halus, sehingga dijadikan bahasa standar yang diajarkan di sekolah. Di daerah Tapal Kuda, sebagian penduduk menuturkan dalam dua bahasa: Bahasa Jawa dan Bahasa Madura. Kawasan kepulauan di sebelah timur Pulau Madura menggunakan Bahasa Madura dengan dialek tersendiri, bahkan dalam beberapa hal tidak dimengerti oleh penutur Bahasa Madura di Pulau Madura (''mutually unintellegible'').
1 Penyewaan 39 unit mobil /bulan a) 5 juta Rp 180.000.000
2.Konsumsi setiap peyelenggaran 50 Jtx 39 Rp 1.800.000.000
3 Perizinan 350. juta Rp 350.000.000
4. Jumpa pers 45 juta Rp 45.000.000
JUMLAH RP 2.325.000.000
 
(DUA MILYAR TIGA RATUS DUA PULUH LIMA JUTA RUPIAH)
Suku Osing di Banyuwangi menuturkan [[Bahasa Osing]]. [[Bahasa Tengger]], bahasa sehari-hari yang digunakan oleh Suku Tengger, dianggap lebih dekat dengan Bahasa Jawa Kuna.
 
C)BIAYA TAK TERDUGA
Penggunaan bahasa daerah kini mulai dipromosikan kembali. Sejumlah stasiun televisi lokal kembali menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa pengantar pada beberapa acaranya, terutama berita dan talk show, misalnya [[JTV]] memiliki program berita menggunakan ''Boso Suroboyoan'', Bahasa Madura, dan Bahasa Jawa Tengahan.
1)biaya tak terduga di perkirakan Rp 750.juta
 
===Agama===
Suku Jawa umumnya menganut agama [[Islam]], sebagian menganut agama [[Kristen]] dan [[Katolik]], dan ada pula yang menganut [[Hindu]] dan [[Buddha]]. Sebagian orang Jawa juga masih memegang teguh kepercayaan [[Kejawen]]. Agama Islam sangatlah kuat dalam memberi pengaruh pada Suku Madura. Suku Osing umumnya beragama Islam. Sedangkan Suku Tengger menganut agama Hindu.
 
GRAN TOTAL RP 5.824.680.000
Orang Tionghoa umumnya menganut [[Konghucu]], meski ada pula sebagian yang menganut Buddha, Kristen, dan Katolik; bahkan [[Masjid Cheng Ho]] di Surabaya dikelola oleh orang Tionghoa dan memiliki arsitektur layaknya kelenteng.
 
(LIMA MILYAR DELAPAN RATUS DUA PULUH EMPAT JUTA ENAM RATUS DELAPAN RIBU RUPIAH )
==Seni dan budaya==
===Kesenian===
STRUKTUR PANITIA
Jawa Timur memiliki sejumlah kesenian khas. [[Ludruk]] merupakan salah satu kesenian ''Jawa Timuran'' yang cukup terkenal, yakni seni panggung yang umumnya seluruh pemainnya adalah laki-laki. Berbeda dengan ketoprak yang menceritakan kehidupan istana, ludruk menceritakan kehidupan sehari-hari rakyat jelata, yang seringkali dibumbui dengan humor dan kritik sosial, dan umumnya dibuka dengan [[Tari Remo]] dan [[parikan]]. Saat ini kelompok ludruk tradisional dapat dijumpai di daerah Surabaya, Mojokerto, dan Jombang; meski keberadaannya semakin dikalahkan dengan modernisasi.
PENYUKSESAN DR.SOKARWO SH.M.Hum
Menjadi GUBERNUR JAWA TIMUR 2008-2013
OLEH
KONTAK BUDAYA KOMUNIKASI INDONESIA
(KOBUKI)
PEMBINA : MEGAWATI SOEKARNO PUTRI
PENASEHAT : DRS A. MUHAIMIN ISKANDAR MSC.
PENANGGUNG JAWAB : KETUA UMUM DPP KOBUKI
PANITIAN PENGARAH : KH MASKUR ABDURRAHIM
PROF.DR.HARYONO MBA
DR QUDAIFA
DR NIRWAN YUSUF
DR M. HAMDI BAHRUDIN
PANITIA PELAKSANA ‘
KETUA UMUM PELAKSAN : PROF.DR.NANANG HARIADI
WAKIL : H MUZAKI
SEKRETARIS : BUDI PRAYOGO SH
WAKIL : SUHARFANDI
BENDAHARA : H MOH KUSNADI
WAKIL : Hj.SYAMSIYAH
KOORDONAYOR ANGGOTA
H FAISOL ATAMIMI (SURABAYA)
H MUHAMMADZAINUL ARIFIN (MALANG)
SUHARIANTO (BANGKALAN MADURA)
YUSUF SUALIMAN (PASURUAN)
H ALI SODIQ (TULUNG AGUNG)
H ISMAIL MARZUKI (SAMPANG)
H ALI SUBAGIO (SIDOARJO)
H ADNAN (LUMAJANG)
DRS WAHYUDI SOLEH (GRESIK)
KARDIONO SH (SURABAYA)
DRS GUNARTO (BLITAR)
SYARIFUDDIN SE. (SUMENEP)
MOH SOLIHIN SH (KEDIRI)
MUKTAR NAKROWI (PAMEKASAN)
KARTONO SPd (PACITAN)
IMAN SANTOSO ( PONOROGO)
WIRYANTO ( TRENGGALEK)
H M RIFAI (BANYUWANGI)
KH ABDURAAHMAN (SITUBONDO)
KH. BAIDLOWI (MADIUN)
JANUAR RIZAL (TUBAN)
DRA.LITA EVALUSIA (KAB MALANG)
NURUL HIDAYAH SH (BONDOWOSO)
SUKIRMAN SE (BOJONEGORO)
DRS SUKARDI ( KAB KERDIRI)
DRS FAUZAN ARIFIN (MOJOKERTO)
H ALI MUKSIN (BATU)
H MASHUDI (KAB PASURUAN)
DRS SUGIARTO ( SURABAYA)
GUS NUR (KAB MALANG)
H HUDI CHUMAIDY SH (JEMBER)
ALI MUTAQIN SPd (PROBOLINGGO)
H MASYUR (JOMBANG)
LILIK SUDARMADJI SE (NGANJUK)
LUDY MUHARDJO SH (PACITAN)
H IWAN SUHARTONO (LAMONGAN)
WIRAJAYA KUSUMA Spd (NGAWI)
MUHAMMAD RIDWAN SE (KAB BANYUWNAGI)
MASYKUR KURNNIAWAN SH (KAB MADIUN)
YULI IKSANI SE(Kab Probolinggo)
BUDIONO (MAGETAN)
M.TOLABI SPd (NGAWI)
GUS ZAINAL (KAB BLITAR)
SEGENAP PENGURUS DPAC/DPRT.
Dan ANGGOTA KOBUKI DAN SIMPATISAN YANG ADA DI JAWA TIMUR
DEWAN PENGURUS PUSAT
KONTAK BUDAYA KOMUNIKASI INDONESIA
DPP KOBUKI
 
[[Reog]] merupakan kesenian khas Ponorogo, yang kini juga menjadi ''icon'' kesenian Jawa Timur. Pementasan reog disertai dengan jaran kepang ([[kuda lumping]]) yang disertai unsur-unsur gaib. Seni terkenal Jawa Timur lainnya antara lain wayang kulit purwa gaya Jawa Timuran, topeng dalang di Madura, dan [[besutan]]. Di daerah Mataraman, kesenian Jawa Tengahan seperti [[ketoprak]] dan [[wayang kulit]] cukup populer. Legenda terkenal dari Jawa Timur antara lain [[Damarwulan]] dan [[Angling Darma]].
 
PROF.DR.NANANG HARIADI SE.MSc.(GUS HAR)
Seni tari tradisional di Jawa Timur secara umum dapat dikelompokkan dalam gaya Jawa Tengahan, gaya Jawa Timuran, tarian Jawa gaya Osing, dan trian gaya Madura. Seni tari klasik antara lain tari gambyong, tari srimpi, tari bondan, dan kelana.
KETUA UMUM/AJARAHAM DPP KOBUKI
 
===Budaya dan adat istiadat===
Kebudayaan dan adat istiadat Suku Jawa di Jawa Timur bagian barat menerima banyak pengaruh dari Jawa Tengahan, sehingga kawasan ini dikenal sebagai ''Mataraman''; menunjukkan bahwa kawasan tersebut dulunya merupakan daerah kekuasaan [[Kesultanan Mataram]]. Daerah tersebut meliputi eks-Karesidenan Madiun (Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan), eks-Karesidenan Kediri (Kediri, Tulungagung, Blitar, Trenggalek) dan sebagian Bojonegoro. Seperti halnya di Jawa Tengah, wayang kulit dan ketoprak cukup populer di kawasan ini.
 
VI PENUTUP
Kawasan pesisir barat Jawa Timur banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Islam. Kawasan ini mencakup wilayah Tuban, Lamongan, dan Gresik. Dahulu pesisir utara Jawa Timur merupakan daerah masuknya dan pusat perkembangan agama Islam. Lima dari sembilan anggota [[walisongo]] dimakamkan di kawasan ini.
Demikian proposal kami ajuhkan dalam rangka sosialisasi dan implementasi terlaksananya kegiatan yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dan pemikiran bapak ibu semua , untuk turut serta dalam menyukseskan pelaksaan pilkada Jawa Yimur 2008 mendatang sekaligus untuk menyukseskan bapak DR Soekarwo SH.Mhum menjadi Gubernur Jawa Timur periode tahun 2008-2013 mendatang . sejalan dengan itu apabila ada kekurangan dan kesalahannya kami atas nama segenap Jajaran Penguurus Harian Kontak Budaya komunikasi Indonesia , mohon saran dan kritiknya , akhir kata apabila ada kebenarannya itu semua datangnya dari Alloh SWT.dan apabila ada kekurangan dan kekhilafannya itu semua karena kefakiran dan kedhoifan ilmu kami .
Walllahu Mu”afiq Illa Aqwamithoriq
Wassalam Mualaikum Wr.Wb.
Jakarta 13 september 2008
TERTANDA
DEWAN PENGURUS PUSAT
KONTAK BUDAYA KOMUNIKASI INDONESIA
DPP KOBUKI
 
Di kawasan eks-Karesidenan Surabaya (termasuk Sidoarjo, Mojokerto, dan Jombang) dan Malang, memiliki sedikit pengaruh budaya ''Mataraman'', mengingat kawasan ini cukup jauh dari pusat kebudayaan Jawa: Surakarta dan Yogyakarta.
 
PROF.DTR.NANANG HARIADI SE.MSC (GUS HAR)
Adat istiadat di kawasan Tapal Kuda banyak dipengaruhi oleh budaya Madura, mengingat besarnya populasi Suku Madura di kawasan ini. Adat istiadat masyarakat Osing merupakan perpaduan budaya Jawa, Madura, dan Bali. Sementara adat istiadat Suku Tengger banyak dipengaruhi oleh budaya Hindu.
KETUA UMUM /AJARAHAM DPP KOBUKI
 
Masyarakat desa di Jawa Timur, seperti halnya di Jawa Tengah, memiliki ikatan yang berdasarkan persahabatan dan teritorial. Berbagai upacara adat yang diselenggarakan antara lain: ''tingkepan'' (upacara usia kehamilan tujuh bulan bagi anak pertama), ''babaran'' (upacara menjelang lahirnya bayi), ''sepasaran'' (upacara setelah bayi berusia lima hari), ''pitonan'' (upacara setelah bayi berusia tujuh bulan), ''sunatan'', ''pacangan''.
 
Penduduk Jawa Timur umumnya menganut perkawinan monogami. Sebelum dilakukan lamaran, pihak laki-laki melakukan acara ''nako'ake'' (menanyakan apakah si gadis sudah memiliki calon suami), setelah itu dilakukan ''peningsetan'' (lamaran). Upacara perkawinan didahului dengan acara ''temu'' atau ''kepanggih''. Untuk mendoakan orang yang telah meninggal, biasanya pihak keluarga melakukan ''kirim donga'' pada hari ke-1, ke-3, ke-7, ke-40, ke-100, 1 tahun, dan 3 tahun setelah kematian.
 
SEKRETARIAT PUSAT KEGIATAN UNTUK SEMENTARA DI JL. RAYA AROSBAYA NO 390 BANGKALAN MADURA TELP 081807995564 Prof.DR.Nanang Hariadi SE.MSc(Gus Har) / Hp 031-71047999 ( H M Kusnadi)
===Arsitektur===
Bentuk bangunan Jawa Timur bagian barat (seperti di Ngawi, Madiun, Magetan, dan Ponorogo) umumnya mirip dengan bentuk bangunan Jawa Tengahan (Surakarta). Bangunan khas Jawa Timur umumnya memiliki bentuk [[joglo]], bentuk limasan (''dara gepak''), bentuk srontongan (''empyak setangkep'').
 
Masa kolonialisme Hindia-Belanda juga meninggalkan sejumlah bangunan kuno. Kota-kota di Jawa Timur banyak terdapat bangunan yang didirikan pada era kolonial, terutama di Surabaya dan Malang.
 
==Pemerintahan dan Politik==
===Pemerintah Daerah===
Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur adalah gubernur, yang dibantu oleh seorang wakil gubernur. Gubernur Jawa Timur saat ini adalah [[Imam Utomo]]. Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada Langsung) untuk pertama kalinya akan diselenggarakan pada tahun [[2008]]. [[Pemerintahan Daerah|Pemerintah Provinsi]] Jawa Timur terdiri atas Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, 22 Dinas Daerah, 16 Badan, 3 Kantor, serta 5 Badan Rumah Sakit. Sementara dalam koordinasi wilayah, dibentuk 4 Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil): Bakorwil I Madiun, Bakorwil II Bojonegoro, Bakorwil III Malang, dan Bakorwil IV Pamekasan.
 
===Pertahanan dan Keamanan===
Jawa Timur merupakan wilayah [[Kodam V/Brawijaya]], yang bermarkas di Surabaya. Kawasan [[Kostrad]] terdapat di Singosari (Malang) dan Kraton (Pasuruan). Surabaya merupakan Daerah Basis Armada Timur TNI-AL. Kawasan TNI-AU terdapat di Bandara Iswahyudi (Madiun), Bandara Abdurrahman Saleh (Malang), Satuan Radar (Jombang), serta di Raci (Pasuruan) dan di Punung (Pacitan). Kawasan ''Air Weapon Range'' TNI-AU terdapat di Pantai Pasirian (Lumajang). Bumi Marinir terdapat di Karangpilang (Surabaya). Daerah latihan militer antara lain terdapat di Gunung Bancak (Bangkalan), Gunung Majang Komplek (Jember), Teleng Gesingan (Pacitan), serta di Asembagus (Situbondo).
 
[[Polri]] Daerah Jawa Timur terdiri atas Kepolisian Wilayah: Polwiltabes Surabaya, Polwil Bojonegoro, Polwil Madiun, Polwil Kediri, Polwil Malang, Polwil Besuki, dan Polwil Madura.
 
ﻠﻣﻜﺮﺍﻡ ﺍﻠﻌﺲﺗﺎﺪ ﻨﻧﻎ ﻫﺮﺊﺍﺪﻱ
==Transportasi==
Jawa Timur memiliki sistem transportasi darat, laut, dan udara. Sungai di Jawa Timur umumnya tidak dapat dilayari, kecuali di Surabaya dapat dilalui perahu kecil.
 
===Transportasi darat===
Jawa Timur dilintasi oleh jalan nasional sebagai jalan arteri primer, diantaranya [[Jalur Pantura|jalur pantura]] (Anyer-Jakarta-Surabaya-Banyuwangi) dan jalan nasional lintas tengah (Jakarta-Bandung-Yogyakarta-Surabaya). Jaringan [[jalan tol]] di Jawa Timur meliputi jalan tol [[Surabaya]]-[[Gempol, Pasuruan|Gempol]] dan jalan tol [[Surabaya]]-[[Manyar, Gresik|Manyar]]. Saat ini tengah dikembangkan jalan tol trans-Jawa, diantaranya jalan tol Surabaya-Mojokerto-Kertosono-Ngawi-Mantingan, jalan tol Gempol-Malang-Kepanjen, jalan tol Gempol-Probolinggo-Banyuwangi, serta jalan tol dalam kota Surabaya: tol lingkar timur dan tol tengah kota. [[Jembatan Suramadu]] yang melintasi [[Selat Madura]] menghubungkan Surabaya dan Pulau Madura kini juga telah dalam tahap pembangunan.
 
Kota-kota di Jawa Timur dihubungkan dengan jaringan bus antarkota. Bus dengan Surabaya-Tuban-Semarang, Surabaya-Madiun-Yogyakarta, Surabaya-Malang, Surabaya-Kediri, dan Surabaya-Jember-Banyuwangi, umumhya beroperasi selama 24 jam penuh. Rute dengan jarak menengah dilayani oleh bus antarkota yang berukuran lebih kecil, seperti jurusan Surabaya-Mojokerto atau Madiun-Ponorogo. Rute dengan jarak jauh seperti Jakarta, Sumatera, dan Bali-Lombok umumnya dilayani oleh bus malam. Terminal Purabaya di [[Waru, Sidoarjo]] adalah terminal terbesar di Indonesia.
 
Setiap kabupaten/kota di Jawa Timur juga memiliki sistem [[angkutan kota]] (angkot) atau [[angkutan perdesaan]] (angkudes) yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan daerah sekitarnya. Di Surabaya angkutan seperti ini dikenal dengan sebutan ''lyn'' atau ''bemo''. [[Taksi]] dengan argometer dapat dijumpai di Surabaya-Gresik-Sidoarjo, Malang, dan Kediri. Sebagai alternatif taksi, di Surabaya terdapat ''[[angguna]]'' (angkutan serba guna), yang menggantikan ''helicak'' (di Jakarta disebut ''bajaj'') sejak tahun 1990-an. Bus kota dapat dijumpai di Surabaya dan Jember. [[Becak]] adalah moda angkutan tradisional yang dapat dijumpai hampir di setiap wilayah, meski di sejumlah tempat dilarang beroperasi. Belakangan, terdapat becak bermesin yang dikenal dengan sebutan ''bentor'' (becak bermotor).
 
===Kereta api===
Sistem perkeretaapian di Jawa Timur telah dibangun sejak era kolonialisme Hindia-Belanda. Jalur kereta api di Jawa Timur terdiri atas jalur utara ([[Stasiun Surabaya Pasar Turi|Surabaya Pasar Turi]]-Semarang-Jakarta), jalur tengah ([[Stasiun Surabaya Gubeng|Surabaya Gubeng]]-Yogyakarta-Jakarta), jalur lingkar selatan (Surabaya Gubeng-Malang-Blitar-Kertosono-Surabaya), dan jalur timur (Surabaya Gubeng-Jember-Banyuwangi). Jawa Timur juga terdapat sistem transportasi [[kereta komuter]] dengan rute Surabaya-Sidoarjo-Porong, Surabaya-Lamongan, Surabaya-Mojokerto, dan Malang-Kepanjen.
 
===Transportasi laut===
[[Pelabuhan Tanjung Perak|Pelabuhan Internasional Hub Tanjung Perak]] adalah pelabuhan utama yang berada di Surabaya. Pelabuhan berskala nasional di Jawa Timur meliputi Pelabuhan Gresik di Kabupaten Gresik, Pelabuhan Tanjung Wangi di Kabupaten Banyuwangi, Pelabuhan Tanjung Tembaga di Kota Probolinggo, Pelabuhan Pasuruan di Kota Pasuruan, Pelabuhan Sapudi di Kabupaten Sumenep, Pelabuhan Kalbut di Kabupaten Situbondo, Pelabuhan Sapeken di Kabupaten Sumenep, Pelabuhan Paiton di Kabupaten Probolinggo, Pelabuhan Bawean di Kabupaten Gresik, serta Pelabuhan Kangean di Kabupaten Sumenep
 
Jawa Timur memiliki sejumlah pelabuhan penyeberangan, diantaranya Ujung-Kamal (menghubungkan Surabaya dengan Pulau Madura) dan Pelabuhan Ketapang (menghubungan Banyuwangi dengan Gilimanuk, Bali), Pelabuhan Kalianget (menghubungkan Madura dengan kepulauan), serta Pelabuhan Jangkar di Situbondo.
 
===Transportasi udara===
[[Bandar udara Juanda|Bandara Internasional Juanda]] di Sidoarjo menghubungkan Jawa Timur dengan kota-kota besar di Indonesia dan luar negeri. Bandara umum lainnya adalah [[Bandara Abdul Rahman Saleh]] di Kabupaten Malang, [[Bandara Noto Hadinegoro]] di Kabupaten Jember, Bandara di Kabupaten Banyuwangi, serta [[Bandara Trunojoyo]] di Kabupaten Sumenep.
 
==Perekonomian==
===Perindustrian===
Jawa Timur memiliki sejumlah industri besar, diantaranya galangan pembuatan kapal terbesar di Indonesia [[PAL|PT PAL]] di Surabaya, industri kereta api [[INKA|PT INKA]] di Madiun, pabrik kertas ([[Tjiwi Kimia|PT Tjiwi Kimia]] di Tarik-Sidoarjo, [[Leces (perusahaan)|PT Leces]] di Probolinggo), pabrik rokok ([[Gudang Garam]] di Kediri, [[Sampoerna]] di Surabaya dan Pasuruan, serta [[Bentoel]] di Malang). Di Gresik terdapat [[Semen Gresik]] dan [[Petrokimia]]. Pemerintah telah menetapkan 12 kawaan industri estate, diantaranya [[Surabaya Industrial Estate Rungkut]] (SIER) di Surabaya, [[Pasuruan Industrial Estate Rembang]] (PIER) di Kabupaten Pasuruan, [[Ngoro Industrial Park]] (NIP) di [[Kabupaten Mojokerto]], Kawasan Industri Jabon di Kabupaten Sidoarjo, serta [[Lamongan Integrated Shorebase]] (LIS) di Kabupaten Lamongan. Sentra industri kecil tersebar di seluruh kabupaten/kota, dan beberapa diantaranya telah menembus ekspor; Industri kerajinan kulit berupa tas dan sepatu di [[Tanggulangin, Sidoarjo]] adalah salah satu industri kecil yang sangat terkenal.
 
===Pertambangan dan energi===
[[Blok Cepu]], salah satu penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia, ditambang di Bojonegoro. Pembangkit listrik di Jawa Timur dikelola oleh [[Pembangitan Jawa Bali|PT PJB]], dimana meliputi PLTA, PLTU, dan PLTGU, yang menyediakan energi listrik ke sistem Jawa-Bali. Beberapa daerah menikmati pembangkit energi mikrohidro dan energi surya.
 
==Sosial==
===Pendidikan===
Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah perguruan tinggi negeri terbanyak di Indonesia. Di Surabaya terdapat [[Universitas Airlangga]] (Unair), [[Institut Teknologi Sepuluh Nopember]] (ITS), [[Universitas Negeri Surabaya]] (Unesa; dahulu IKIP Surabaya), dan [[IAIN Sunan Ampel]]. Di Malang terdapat [[Universitas Brawijaya]] (Unibraw), [[Universitas Negeri Malang]] (UM), dan [[Universitas Islam Negeri Malang|Universitas Islam Negeri]] (UIN). Di Jember terdapat [[Universitas Jember]]. Perguruan tinggi negeri termuda di Jawa Timur adalah [[Universitas Trunojoyo]], yang terdapat di [[Kabupaten Bangkalan]]. Untuk perguruan tinggi kedinasan, di Surabaya terdapat [[Akademi Angkatan Laut]] (AAL), dan di Malang terdapat [[Sekolan Tinggi Akuntansi Negara]] (STAN). Malang dikenal dengan sebutan ''Kota Pelajar'', karena banyaknya perguruan tinggi di kota ini. Perguruan tinggi swasta terkemuka di Jawa Timur antara lain [[Universitas Kristen Petra]] dan [[Universitas Surabaya]] di Surabaya, serta [[Universitas Muhammadiyah Malang|Universitas Muhammadiyah]] dan [[Universitas Merdeka]] di Malang.
 
Jawa Timur juga dikenal sebagai provinsi yang memiliki sejumlah pondok pesantren ternama. Sedikitnya terdapat 1.500 pondok pesantren yang menyebar di hampir semua kabupaten. [[Gontor|Pondok pesantren Gontor]] adalah sebuah pondok pesantren (ponpes) modern yang terdapat di Ponorogo. Kabupaten Jombang dikenal sebagai ''kota santri'', karena memiliki pondok pesantren yang cukup banyak, diantaranya Ponpes Tebuireng dan Ponpes Darul Ulum.
 
===Kesehatan===
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr.Soetomo di Surabaya dikenal sebagai rumah sakit terlengkap di Jawa Timur dan Kawasan Timur Indonesia. Rumah sakit ternama lainnya adalah Rumah Sakit Darmo dan Rumah Sakit Internasional di Surabaya, Rumah Sakit Dr. Syaiful Anwar (RSSA) di Malang, Rumah Sakit Dr. Sardono di Madiun, serta Rumah Sakit Jiwa Menur di Surabaya.
 
==Pariwisata==
Jawa Timur memiliki sejumlah tempat wisata yang menarik. Salah satu icon wisata Jawa Timur adalah [[Gunung Bromo]], yang dihuni oleh Suku Tengger, dimana setiap tahun diselenggarakan upacara [[Kasada]]. Daerah pegunungan Malang dan Batu dikenal sebagai kawasan wisata alami yang banyak terdapat tempat peristirahatan, seperti daerah "Puncak" di Jawa Barat. Demikian pula daerah pegunungan di perbatasan Pasuruan-Mojokerto, seperti [[Prigen, Pasuruan|Prigen]], Tretes, dan [[Trawas, Mojokerto|Trawas]]. Wisata alam lainnya di Jawa Timur adalah Taman Nasional (4 dari 12 Taman Nasional di Jawa), [[Kebun Raya Purwodadi]] di [[Purwodadi, Pasuruan]], dan [[Taman Safari|Taman Safari Indonesia II]] di Prigen.
 
Jawa Timur juga terdapat peninggalan sejarah pada era klasik. Situs Trowulan di Kabupaten Mojokerto, dulunya merupakan pusat [[Kerajaan Majapahit]], terdapat belasan candi dan makam raja-raja Majapahit. Candi-candi lainnya menyebar di hampir seluruh wilayah Jawa Timur, diantaranya Candi Penataran di Blitar. Di Madura, Sumenep merupakan pusat kerajaan Madura, dimana terdapat keraton, museum, dan makam raja-raja Madura (''Asta Tinggi'').
 
Jawa Timur dikenal memiliki panorama pantai yang sangat indah. Di pantai selatan terdapat Pantai Prigi di Trenggalek, Pantai Popoh di Tulungagung, Pantai Ngliyep di Malang, dan Pantai Watu Ulo di Jember. Di pantai utara terdapat Pantai Tanjung Kodok di Lamongan, Pantai Kenjeran di Surabaya, dan Pantai Pasir Putih di Situbondo. Danau di Jawa Timur antara lain Telaga Sarangan di Magetan, Bendungan Sutami di Blitar, dan Bendungan Selorejo di Malang.
 
Kawasan pesisir utara terdapat sejumlah makam para wali, yang menjadi wisata religi para peziarah bagi umat Islam. Lima dari sembilan walisongo dimakamkan di Jawa Timur: [[Sunan Ampel]] di Surabaya, [[Sunan Giri]] dan [[Maulana Malik Ibrahim]] di Gresik, [[Sunan Drajat]] di Paciran (Lamongan), dan [[Sunan Bonang]] di Tuban. Di kawasan pesisir utara ini juga terdapat gua-gua yang menarik: [[Gua Maharani]] di Lamongan dan [[Gua Akbar]] di Tuban. Makam proklamator [[Soekarno]] terdapat di [[Kota Blitar]].
 
Surabaya merupakan pusat pemerintahan dan pusat bisnis Jawa Timur, dimana terdapat [[Tugu Pahlawan]], [[Museum Mpu Tantular]], [[Kebun Binatang Surabaya]], Monumen Kapal Selam, Ampel Denta, Tunjungan, dan Kya-Kya. [[Jatim Park]] di Batu dan [[Wisata Bahari Lamongan]] merupakan miniatur Jawa Timur, yang juga merupakan wisata edukasi.
 
==Olahraga==
Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah klub sepakbola profesional terbanyak di Indonesia. Klub [[Divisi Utama Liga Indonesia]] termasuk [[Persik Kediri]], [[Persema Malang]], [[Arema Malang]], [[Persekabpas Pasuruan]], [[Deltras Sidoarjo]], [[Persela Lamongan]], dan [[Persebaya Surabaya]].
 
Jawa Timur pernah dua kali menjadi tuan rumah [[Pekan Olahraga Nasional]] (PON), yakni [[PON VII]] tahun [[1969]] dan [[PON XV]] tahun [[2000]].
 
==Kota-kota==
Menurut [[Rencana Tata Ruang Wilayah]] (RTRW) Provinsi Jawa Timur, hirarki perkotaan di Jawa Timur terdiri atas perkotaan metropolitan, perkotaan menengah, dan perkotaan kecil.
* '''Perkotaan metropolitan''' meliputi Perkotaan [[Surabaya Metropolitan Area]] (Kota Surabaya, perkotaan Sidoarjo dan sekitarnya, perkotaan Gresik dan sekitarnya, serta perkotaan Bangkalan dan sekitarnya) dan Perkotaan [[Malang Raya]] (Kota Malang, Kota Batu, dan perkotaan Kepanjen dan sekitarnya).
* '''Perkotaan menengah''' terdiri atas: Perkotaan Tuban, Perkotaan Lamongan, Perkotaan Jombang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Perkotaan Bojonegoro, Kota Madiun, Kota Kediri, Perkotaan Jember, Perkotaan Banyuwangi, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Perkotaan Pamekasan dan Kota Batu.
* '''Perkotaan Kecil''' terdiri atas: Perkotaan Sampang, perkotaan Sumenep, Perkotaan Ngawi, Perkotaan Magetan, Perkotaan Nganjuk, Perkotaan Bondowoso, Perkotaan Tulungagung, Perkotaan Trenggalek, Perkotaan Ponorogo, Perkotaan Situbondo, Perkotaan Pacitan, Perkotaan Lumajang, Perkotaan Kepanjen dan Perkotaan Caruban.
 
==Kawasan lindung==
===Kawasan suaka alam===
Kawasan suaka alam meliputi [[cagar alam]] dan [[suaka margasatwa]]. Saat ini Jawa Timur terdapat 17 cagar alam dam 2 suaka margasatwa. Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Iyang terdapat di Bondowoso, Probolinggo, dan Jember. Sementara Suaka Margasatwa Pulau Bawean berada di Pulau Bawean.
 
===Kawasan pelestarian alam===
Kawasan pelestarian alam meliputi taman nasional, taman hutan raya (tahura), dan taman wisata alam.
* Kawasan taman nasional meliputi:
** [[Taman Nasional Bromo Tengger Semeru]] di Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Probolinggo.
** [[Taman Nasional Baluran]] di Kabupaten Situbondo.
** [[Taman Nasional Meru Betiri]] di Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi.
** [[Taman Nasional Alas Purwo]] di Kabupaten Banyuwangi.
** Taman Nasional laut Sepanjang dan Saobi di [[Kepulauan Kangean]], Kabupaten Sumenep.
* Kawasan hutan raya yaitu [[Taman Hutan Raya R. Soerjo]] yang berada di sebagian wilayah Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang.
* Taman wisata alam, meliputi Taman Wisata Kawah Ijen di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso; serta Taman Wisata Tretes di Gunung Baung, di Kabupaten Pasuruan.
 
==Makanan khas==
Makanan khas Jawa Timur diantaranya adalah [[rawon]] dan [[rujak petis]]. Surabaya terkenal akan [[rujak cingur]], [[semanggi]], [[lontong balap]], [[sate kerang]], dan [[lontong kupang]]. Kediri terkenal akan [[tahu takwa]], [[tahu pong]], dan [[getuk pisang]]. Madiun dikenal sebagai penghasil [[brem]] dan nasi pecel. Kecamatan [[Babat, Lamongan]] terkenal akan [[wingko babat]] nya. Malang dikenal sebagai penghasil keripik tempe. Bondowoso merupakan penghasil [[tape]] yang sangat manis. Sidoarjo terkenal akan kerupuk udang dan [[petis]]nya.
 
Jagung dikenal sebagai salah satu makanan pokok orang Madura, sementara ubi kayu yang diolah menjadi [[gaplek]] dahulu merupakan makanan pokok sebagian penduduk di Pacitan dan Trenggalek.
 
==Lihat pula==
* [[Daftar kabupaten dan kota di Jawa Timur]]
* [[Daftar Provinsi Indonesia]]
* [[Tapal Kuda]]
 
== Referensi ==
* ''Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Timur''. Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 2006.
* ''Jawa Timur Dalam Angka 2006''. Badan Perencana Provinsi Jawa Timur dan Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. 2006.
* ''Ensiklopedia Nasional Indonesia''.
 
{{Provinsi Indonesia}}
 
[[Kategori:Jawa Timur| ]]
[[Kategori:Provinsi Indonesia]]
 
{{indo-geo-stub}}
 
[[ar:جاوة شرق]]
[[de:Jawa Timur]]
[[en:East Java]]
[[fi:Itä-Jaava]]
[[fr:Java-Orientale]]
[[ja:東ジャワ州]]
[[jv:Jawa Wetan]]
[[ms:Jawa Timur]]
[[nl:Oost-Java]]
[[no:Jawa Timur]]
[[pl:Jawa Wschodnia]]
[[ru:Восточная Ява]]
[[su:Jawa Wétan]]
[[sv:Jawa Timur]]
[[vi:Đông Java]]
[[zh:东爪哇省]]
Pengguna anonim