Kampanye Kepulauan Gilbert dan Marshall: Perbedaan antara revisi

Dibuat dengan menerjemahkan halaman "Gilbert and Marshall Islands campaign"
(Dibuat dengan menerjemahkan halaman "Gilbert and Marshall Islands campaign")
 
(Dibuat dengan menerjemahkan halaman "Gilbert and Marshall Islands campaign")
 
 
Sebagai perbandingaperbandingan, Pulau Makin saja hanya diperkuat dengan  798 prajurit tempur, termasuk sekitar 100 orang penerbang<ref name="Frank and Shaw">Benis M. Frank and Henry I. Shaw, Jr., ''History of U.S. Marine Corps Operations in World War II'', Vol. 5; ''Victory and Occupation'' (New York, NY: Penguin Books, 1990).</ref>.  Jenderal Holland M. Smith, Komandan Jenderal Korps Amphibi V menyalahkan Serangan Carlson mengakibatkan Pasukan Jepang memperkuat pertahanannya, seharusnya Tarawa dapat dilewati dan tidak menyebabkan kerugian pertempuran <ref name="Morison">Samuel Eliot Morison, ''History of United States Naval Operations in World War II'', Vol. 7; ''Aleutians, Gilberts and Marshalls: June 1942–April 1944'' (Edison, NJ: Castle Books, 2001).</ref><ref name="Smith and Finch">Gen. </ref>. Namun Laksamana [[Chester William Nimitz|Chester W. Nimitz]], Ernest King and Raymond A. Spruance tidak setuju, dan percaya bahwa dengan menguasai Kepulauan Gilberts dan pangkalan udaranya akan membantu laju pasukan sekutu pada langkah selanjutnya, Pertempuran Pulau Marshall, dan berlanjut ke Jepang. Kode operasi untuk serangan ke Kepulauan Gilberts adalah "Operasi Galvanic" <ref name="Frank and Shaw">Benis M. Frank and Henry I. Shaw, Jr., ''History of U.S. Marine Corps Operations in World War II'', Vol. 5; ''Victory and Occupation'' (New York, NY: Penguin Books, 1990).</ref><ref name="Smith and Finch">Gen. </ref> untuk  [[Tarawa]], Makin, and Apamama.
 
== Referensi ==
3.463

suntingan