Imajinasi: Perbedaan revisi

340 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
k
Membalikkan revisi 10391188 oleh Siremasy (bicara) [tanpa referensi, tidak ensiklopedis]
k (penambahan tentang keajaiban imajinasi)
k (Membalikkan revisi 10391188 oleh Siremasy (bicara) [tanpa referensi, tidak ensiklopedis])
 
Manusia dalam mengarungi perjalanan hidupnya senantiasa di penuhi rasa ingin tahu tentang realitas yang berhubungan dengan dirinya dan alam ,sebab itu apa saja yang di saksikannya selalu memotivasi dirinya untuk mengetahui lebih jauh dan lebih dalam , pada tingkat ini kinerja akal manusia mulai mulai bergerak ke arah yang lebih jauh memahami hakikat realitas wajud, penyaksian dan pengamatan alam natural mulai bersifat imajinatif. Namun untuk sampai pada sebuah garakan imajinasi yang tepat dan benar mestilah di dukung oleh prinsip-prinsip akal.
 
Imajinasi juga sebagai suatu pembeda kita dengan makluk yang lainnya, dengan imajinasi manusia dapat menghadir sesuatu yang belum pernah ada, memunculkan yang belum pernah muncul dan menuju ketepmpat yang belum pernah dituju, jadi tidak salah jika Albert Einsten mengatakan imajinasi itu bisa mengalahkan secara keseluhurah isi dunia ini.
 
{{psikologi-stub}}