Bangunan: Perbedaan antara revisi

135 bita dihapus ,  6 tahun yang lalu
Menolak perubahan teks terakhir (oleh Zanabid) dan mengembalikan revisi 10330232 oleh 70.39.186.50: hmm
Tidak ada ringkasan suntingan
(Menolak perubahan teks terakhir (oleh Zanabid) dan mengembalikan revisi 10330232 oleh 70.39.186.50: hmm)
'''Bangunan''' adalah struktur buatan manusia yang terdiri atas [[dinding]] dan [[atap]] yang didirikan secara permanen di suatu tempat. Bangunan juga biasa disebut dengan [[rumah]] dan [[gedung]], yaitu segala sarana, prasarana atau [[infrastruktur]] dalam kebudayaan atau kehidupan manusia dalam membangun peradabannya. Bangunan memiliki beragam bentuk, ukuran, dan fungsi, serta telah mengalami penyesuaian sepanjang sejarah yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti bahan bangunan, kondisi cuaca, harga, kondisi tanah, dan alasan estetika.
'''Bangunan''' adalah konstruksi buatan manusia yang terbuat dari rangkaian struktur-struktur yang tergabung menjadi satu kesatuan. Berdasarkan letak posisinya, struktur bangunan terbagi menjadi dua macam yaitu struktur bawah dan struktur atas. Yang termasuk struktur bawah antara lain pondasi dan sloof, sedangkan yang termasuk struktur atas di antaranya dinding, kolom, ring, kuda-kuda, dan atap<ref>[http://arafuru.com/sipil/bagian-bagian-konstruksi-bangunan-dari-pondasi-sampai-atap.html Bagian-bagian Struktur dari Konstruksi Bangunan]</ref>.
Bangunan mempunyai beberapa fungsi bagi kehidupan manusia, terutama sebagai tempat berlindung dari [[cuaca]], keamanan, tempat tinggal, privasi, tempat menyimpan barang, dan tempat bekerja. Suatu bangunan tidak bisa lepas dari kehidupan manusia khususnya sebagai sarana pemberi rasa aman, dan nyaman.
 
Contoh bangunan yang paling sering kita lihat yaitu [[jembatan]] beserta konstruksi, dan rancangannya, jalan, serta sarana telekomunikasi. Secara umum, peradaban suatu bangsa dapat dilihat dari teknik-teknik bangunan maupun sarana, dan prasarana yang dibuat maupun ditinggalkan oleh warisan manusia dalam perjalanan sejarahnya.
Tingkat peradaban suatu bangsa bisa dilihat dari teknik-teknik bangunan maupun sarana dan prasarana yang dibuat dalam perjalanan sejarahnya. Manusia membutuhkan ilmu atau teknik yang berkaitan dengan bangunan untuk membuat suatu bangunan. Adapun ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan bangunan adalah [[arsitektur]] dan [[teknik sipil]]. Cabang ilmu [[trigonometri]] yang ada di dalam ilmu [[matematika]] juga berkaitan dengan bangunan yang diduga sudah digunakan pada masa [[Mesir kuno]] dalam membangun [[Piramida]].
 
Tingkat peradaban suatu bangsa bisa dilihat dari teknik-teknikKarena bangunan maupunberkaitan saranadengan dankemajuan prasaranaperadaban yangmanusia, dibuatmaka dalam perjalananperjalanannya, sejarahnya. Manusiamanusia membutuhkanmemerlukan ilmu atau teknik yang berkaitan dengan bangunan, untukdan menunjang dalam membuat suatu bangunan. Adapun ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan bangunan adalah [[arsitektur]] dan [[teknik sipil]]. CabangBahkan ilmupenggunaan [[trigonometri]] yang ada di dalam ilmu [[matematika]] juga berkaitan dengan bangunan yang diduga sudah digunakan pada masa [[Mesir kuno]] dalam membangun [[Piramida]].
Pada awalnya, manusia hanya memanfaatkan bahan-bahan yang disediakan oleh alam sebagai sarana dan prasarana serta infrastruktur dalam kehidupannya contoh pemanfaatan gua sebagai tempat tinggal. Kemudian peradaban manusia berkembang dengan menggunakan benda-benda yang ada di alam seperti batu, tanah, dan kayu untuk membuat bangunan. Pada masa berikutnya, peradaban berkembang lagi dengan ditemukannya bahan-bahan tambang yang bisa digunakan untuk membuat alat maupun benda yang mampu menopang sebuah bangunan, seperti halnya barang logam, serta mengolah bahan-bahan alam seperti mengolah batu kapur, pasir, dan tanah. Dalam perkembangannya, manusia membuat bahan-bahan bangunan dari hasil industri atau buatan manusia yang bahan-bahan bakunya diambil dari alam. Di beberapa tahun terakhir, faktor keindahan juga menjadi poin penting dalam mendirikan suatu bangunan.
 
Pada awalnya, manusia hanya memanfaatkan bahan-bahanapa yang disediakanada olehdi alam sebagai sarana, dan prasarana serta infrastruktur dalam kehidupannya. Sebagai contoh yaitu pemanfaatan gua sebagai tempat tinggal. Kemudian peradaban manusia berkembang dengan menggunakanmemanfaatkan benda-bendaapa yang ada di alam, seperti batu, tanah, dan kayu, sebagai bahan baju untuk membuat bangunansuatu infrastruktur. Pada masa berikutnya, peradaban berkembang lagi dengan ditemukannya bahan-bahan tambang yang bisa digunakan untuk membuat alat maupun benda yang mampu menopang sebuah bangunan, seperti halnya barang logam, serta mengolah bahan-bahan alam seperti mengolah batubatuan kapur, pasir, dan tanah. Dalam perkembangannya, manusia membuat bahan-bahan bangunan dari hasil industri atau buatan manusia yang bahan-bahan bakunya diambil dari alam. Di beberapa tahun terakhir, faktor keindahan juga menjadi poin penting dalam mendirikan suatu bangunan.
 
Sejak ditemukannya lukisan-lukisan di dalam dinding [[gua]], sejak itulah manusia juga menjadikan bangunan sebagai objek kanvas dalam mengekspresikan suatu keindahan. Dalam beberapa tahun terakhir, faktor keindahan juga menjadi poin penting dalam pendirian suatu bangunan.
 
== Sejarah ==
 
Bangunan pertama di [[Bumi]] diyakini telah ada sejak 500.000 tahun yang lalu berupaberbentuk pemukiman penduduk setempat.
 
== Tempat Tinggal ==
 
Bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal disebut dengan [[rumah]], sedangkan tempat tinggal yang berupa [[gedung pencakar langit]] yang dibagi menjadi beberapa unit hunian disebut [[apartemen]]. Bahan material pembuat bangunan antara lain kayu, batu, semen, dan lain-lain.
 
== Pendirian Bangunan ==
 
SuatuSebuah bangunan biasanya dirancang, dikembangkan, dan didirikan oleh sekelompok profesional, dan pengembang properti. Adapun tim proyek ini antara lain :
 
* Pengembang [[real estate]]
* Marketing atau [[agen properti]]
 
PendirianTerlepas dari peran mereka dalam mendirikan bangunan-, pendirian semua bangunan di [[Indonesia]] harus memenuhi peraturan SNI, dan standar yang berlaku.
 
== Ragam Bangunan ==
 
Jika ditinjau dari segi tujuan pembangunannya, bangunan dapat dikelompokkan menjadi 9 macam<ref>[http://arafuru.com/sipil/macam-macam-bangunan-menurut-kegunaannya.html Macam-macam Bangunan Menurut Kegunaannya]</ref> antara lain :
 
* Bangunan rumah tinggal meliputi rumah, perumahan, rumah susun, rumah kontrak, rumah kos, apartemen, dan asrama.
* Bangunan komersial meliputi pasar, pertokoan, minimarket, supermarket, mall, retail, komplek kios, dan perkantoran.
* Bangunan fasilitas penginapan meliputi motel, hotel, cottage, dan wisma tamu.
* Bangunan fasilitas pendidikan meliputi sekolah, madrasah, pondok pesantren, perpustakaan, sanggar, dan laboratorium.
* Bangunan fasilitas kesehatan meliputi rumah sakit, klinik, puskesmas, posyandu, apotek, laboratorium medis, pusat kebugaran, salon kecantikan, pusat terapi, dan pusat rehabilitasi.
* Bangunan fasilitas peribadatan meliputi masjid, mushola, gereja, kelenteng, pura, candi, dan vihara.
* Bangunan fasilitas transportasi meliputi terminal, pelabuhan, stasiun, dan bandara.
* Bangunan budaya dan hiburan meliputi gedung pertunjukan, bioskop, museum, dan perpustakaan.
* Bangunan pemerintahan dan layanan publik meliputi balai kota, kantor polisi, dan kantor dinas.
 
== Bahan-bahan bangunan ==
 
Bahan-Umumnya bahan bangunan yang digunakan manusia untuk mendirikan bangunan antara lain: [[batu]], [[pasir]], [[kayu]], [[batu-bata]], [[semen]], [[asbes]], [[besi]], [[baja]].
 
 
== Sistem Penghubung ==
14.576

suntingan