Folklor: Perbedaan revisi

371 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
k
←Suntingan 36.81.105.13 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Alagos
(Definisi folklor dalam buku folklor Indonesia menurut James Danandjaja)
Tag: VisualEditor menghilangkan referensi [ * ]
k (←Suntingan 36.81.105.13 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Alagos)
[[Berkas:Diablo puneño.jpg|200px|right|thumb|[[Supay]] dalam tarian [[diablada]]. Supay merupakan dewa atau iblis kematian dalam folklor [[Inka]].]]
'''Folklor''' meliputi legenda, [[musik]], [[sejarah lisan]], [[pepatah]], [[lelucon]], [[takhayul]], [[dongeng]], dan kebiasaan yang menjadi [[tradisi]] dalam suatu budaya, [[subkultur]], atau [[kelompok (sosiologi)|kelompok]]. Folklor juga merupakan serangkaian praktik yang menjadi sarana penyebaran berbagai tradisi budaya. Bidang studi yang mempelajari folklor disebut [[folkloristika]]. Istilah filklor berasal dari [[bahasa Inggris]], ''folklore'', yang pertama kali dikemukakan oleh sejarawan Inggris [[William Thoms]] dalam sebuah surat yang diterbitkan oleh London Journal pada tahun 1846.<ref>George, Robert A., Michael Owens Jones, "Folkloristics: An Introduction," [[Indiana University Press]], 1995.</ref> Folklor berkaitan erat dengan [[mitologi]].
'''Folklor''' berasal dari kata ''folk'' yang berarti sekumpulan orang yang memiliki ciri-ciri pengenal fisik, sosial dan budaya sedangkan lore berarti tradisi dari ''folk ''yang diwariskan turun-menurun''. ''Definisi folklor secara keseluruhan yaitu budaya yang dimiliki oleh satu oleh suatu kolektif masyarakat dalam bentuk lisan maupun setengah lisan. Ciri-ciri dari folklor yaitu (1) penyebarannya secara lisan, (2) bersifat tradisional, (3)memiliki banyak versi karena melalui lisan sehingga bersifat anonim, (4) menjadi milik bersama dan (5) memiliki fungsi kolektif. Fungsi-fungsi folklor menurut William R. Bascom yaitu sebagai sistem proyeksi masyarakat, alat pengesahan lembaga-lembaga masyarakat, alat pendidikan anak dan alat pengawas dan pemaksa norma anggota masyarakat. Selain itu terdapat fungsi lain menurut Berry Wang yakni folklor merupakan alat protes sosial.
 
== Catatan kaki ==
Bentuk folklor dibedakan menjadi tiga yaitu folklor lisan, folklor setengah lisan dan folklor bukan lisan. Bentuk Folklor lisan yaitu murni lisan misalnya bahasa rakyat (dialek), ungkapan tradisional (peribahasa dan pepatah), teka-teki tradisional, puisi dan cerita rakyat (mitos, legenda, dongeng). bentuk folklor setengah lisan yaitu berupa tari-tarian, adat-istiadat, upacara, permainan rakyat dan teater. Terakhir bentuk folklor bukan lisan berupa makanan, obat-obatan, pakaian dan arsitektur (bentuk material) dan berupa gesture atau isyarat (bukan bentuk non-material).
{{reflist}}
 
== Bacaan lanjutan ==
*[http://www.worldagesarchive.com/Reference_Links/Myth_Bibliograpgy.htm Adrienne Mayor, "Bibliography of Classical Folklore Scholarship: Myths, Legends, and Popular Beliefs of Ancient Greece and Rome"], from ''Folklore'' (April 2000)
*Coffin, Tristram P.; Cohen, Hennig, (editors), ''Folklore in America; tales, songs, superstitions, proverbs, riddles, games, folk drama and folk festivals'', [[Garden City, New York]]: Doubleday, 1966. Selections from the ''Journal of American folklore''.
 
== Pranala luar ==
*[http://www.folkloreinsweden.com Meeting-place and knowledge bank for everyone whose ancestry hails from Sweden]
*[http://www.cioff.org CIOFF®: International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts]
*[http://worldoftales.com Folktales] from around the world
*[http://www.butkaj.com/folklore Slovak Folklore — folklore groups, videos, songs, history, news, events, festivals]
*[http://www.lokerseni.web.id/2011/12/cerita-bahasa-inggris-timun-mas.html Cerita Bahasa Inggris]
 
== Daftar Pustaka ==
[[Kategori:Folklor| ]]
[[Kategori:Cerita rakyat| ]]
 
<!-- interwiki -->
14.576

suntingan