Buka menu utama

Perubahan

8 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
k
 
== Kemanusiaan dan Kerelawanan ==
Dalam berbagai kegiatan PMI komitmen terhadap kemanusiaan seperti Strategi 2010 berisi tentang memperbaiki hajat hidup masyarakat rentan melalui promosi prinsip nilai kemanusiaan, penanggulangan bencana, kesiapsiagaan penanggulangan bencana, kesehatan dan perawatan di masyarakat, [[Deklarasi Hanoi]] (''United for Action'') berisi penanganan program pada isu-isu penanggulangan bencana, penanggulangan wabah penyakit, remaja dan manula, kemitraan dengan pemerintah, organisasi dan manajemen kapasitas sumber daya serta humas dan promosi, maupun ''Plan of Action'' merupakan keputusan dari Konferensi [[Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah|Palang Merah dan Bulan Sabit Merah]] ke-27 di Jenewa [[Swiss]] tahun 1999.
 
Dalam konferensi tersebut Pemerintah Indonesia dan PMI sebagai peserta menyatakan ikrar di bidang kemanusiaan.
# Membantu saat terjadi peperangan/konflik. Tugas kemanusiaan yang dilakukan PMI pada masa perang kemerdekaan RI, saat pemberontakan [[Republik Maluku Selatan|RMS]], peristiwa Aru, saat gerakan koreksi daerah melalui [[Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia|PRRI]] di [[Sumatera Barat|Sumbar]], saat [[Tri Komando Rakyat|Trikora]] di [[Irian Jaya]], [[Timor Timur]] dengan operasi kemanusiaan di [[Dilli]], pengungsi di [[Pulau Galang]].
# Membantu korban bencana alam. Ketika gempa terjadi di Pulau Bali (1976), membantu korban gempa bumi (6,8 skala Richter) di Kabupaten [[Jayawijaya]], bencana [[Galunggung|Gunung Galunggung]] (1982), Gempa di [[Liwa|Liwa-Lampung Barat]] dan [[Tsunami]] di [[Banyuwangi]] (1994), gempa di [[Bengkulu]] dengan 7,9 skala Richter (1999), konflik horizontal di [[Poso|Poso-Sulteng]] dan kerusuhan di [[Maluku Utara]] (2001), korban gempa di [[Banggai]] di [[Sulawesi Tengah]] (2002) dengan 6,5 skala Richter, serta membantu korban banjir di [[Lhokseumawe]] [[Aceh]], [[Gorontalo]], [[Nias]], [[Jawa Barat]], [[Tsunami]] di [[NAD|Aceh]], Pantai [[Pangandaran]], dan gempa bumi di [[Daerah Istimewa Yogyakarta|DI Yogyakarta]] dan sebagian [[Jawa Tengah]]. Semua dilakukan jajaran PMI demi rasa kemanusiaan dan semangat kesukarelawanan yang tulus membantu para korban dengan berbagai kegiatan mulai dari pertolongan dan evakuasi, pencarian, pelayanan kesehatan dan tim medis, penyediaan dapur umum, rumah sakit lapangan, pemberian paket [[sembako]], pakaian pantas pakai dan sebagainya.
# [[Transfusi darah]] dan kesehatan. Pada tahun 1978 PMI memberikan penghargaan Pin Emas untuk pertama kalinya kepada donor darah sukarela sebanyak 75 kali. Berdasarkan [[Peraturan Pemerintah]] Nomor 18 Tahun 1980 telah diatur tentang tugas dan peran PMI dalam pelayanan transfusi darah. Keberadaan Unit Transfusi Darah PMI diakui telah banyak memberikan manfaat dan pertolongan bagi para pasien/penderita sakit yang sangat membutuhkan darah. Ribuan atau bahkan jutaan orang terselamatkan jiwanya berkat pertolongan Unit Transfusi Darah PMI. Demikian pula halnya dengan pelayanan kesehatan, hampir di setiap PMI di berbagai daerah memiliki poliklinik.
 
==Divisi/Biro/Unit==
4.528

suntingan