Betawi: Perbedaan revisi

3 bita dihapus ,  13 tahun yang lalu
 
==Kebudayaan==
: Sifat campur-aduk dalam [[dialek]] Betawi adalah cerminan dari ke''Artikel utama: [[Suku Betawi]]''
Sifat campur-aduk dalam [[dialek]] Betawi adalah cerminan dari kebudayaanbudayaan Betawi secara umum, yang merupakan hasil perkawinan berbagai macam kebudayaan, baik yang berasal dari daerah-daerah lain di Nusantara maupun kebudayaan asing. Dalam bidang kesenian, misalnya, orang Betawi memiliki seni [[Gambang Kromong]] yang berasal dari seni musik [[Tiongkok]], tetapi juga ada [[Rebana]] yang berakar pada tradisi musik [[Arab]], [[Keroncong Tugu]] dengan latar belakang [[Portugis]]-Arab,dan [[Tanjidor]] yang berlatarbelakang ke-[[Belanda]]-an.
 
Secara biologis, mereka yang mengaku sebagai [[Suku Betawi|orang Betawi]] adalah keturunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa. Mereka adalah hasil kawin-mawin antaretnis dan bangsa di masa lalu.
[[en:Betawi]]
[[fr:Betawi]]
 
 
 
 
==Perilaku dan Sifat==
Pengguna anonim