Perekat: Perbedaan revisi

922 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
== Kekuatan Perekat ==
Secara umum kekuatan perekat dipengaruhi oleh empat faktor yaitu: tekanan, [[suhu]], [[waktu]] dan permukaan bahan yang direkatkan. Beberapa jenis perekat seperti VHB memerlukan penekanan minimal 15 psi untuk mengaktifkan perekat. Perekat bekerja dengan baik di atas suhu 15 derajad Celsius. Waktu yang diperlukan untuk memperoleh kekuatan maksimal tergantung dari jenis perekat, mulai dari hitungan detik seperti pada perekat sianoakrilat, sampai dengan hitungan hari pada beberapa jenis epoksi. Permukaan bahan yang kasar biasanya memiliki kekuatan adesi yang bagus dibanding permukaan yang halus.
 
== Pemakaian Perekat ==
=== Perangkat elektronik dan peralatan rumah tangga ===
Panel informasi pada perangkat [[elektronik]] dan peralatan rumah tangga memakai perekat non-struktural berupa pita perekat.
=== Otomotif dan transportasi ===
[[Emblem]] pada [[mobil]] dan berbagai aksesoris ditempelkan dengan pita perekat. Mobil-mobil baru yang terbuat dari bahan komposit memakai perekat struktural untuk menyatukan bagian-bagiannya.
=== Pesawat terbang ===
[[Pesawat terbang]] merupakan salah satu pelopor pemakaian perekat struktural. Hal ini disebabkan pesawat membutuhkan bahan yang ringan yang tidak bisa dipenuhi oleh metode penyambungan mekanis konvensional dengan memakai [[paku keling]], mur-baut dan [[pengelasan]]. Dibanding sambungan paku-keling atau mur-baut, perekat memiliki kekuatan yang lebih tinggi karena beban terdistribusi merata sepanjang perekat dibanding paku keling yang terdiri dati titik-titik.
 
== Referensi ==
1.222

suntingan