Perekat: Perbedaan revisi

624 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k
'''Perekat''' adalah bahan yang mampu mengikat dua permukaan atau lebih dengan ikatan yang kuat dan permanen. Secara umum perekat adalah bahan yang memiliki [[kekuatan tarik]] dan [[kekuatan geser]] yang tinggi<ref>{{cite book |last=Petrie |first=Edward M. |editor-last= |editor-first= |title=Handook of Adhesives ans Sealants |publisher=McGraw-Hill |date= |pages=3 |chapter=An Introdcution to Adhesive and Sealant |isbn=0-07-049888-1}}</ref>. Perekat bekerja berdasarkan prinsip adesi, yaitu gaya tarik-menarik antara [[molekul]]-molekul dari jenis bahan yang berbeda.
 
== Jenis-jenis perekatPerekat ==
=== Perekat Struktural ===
Perekat Struktural adalah perekat yang memiliki kekuatan di atas 1000 [[Tekanan|psi]] dan memiliki ketahanan terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim (paparan sinar UV, kelembaban dan suhu tinggi). Contoh dari perekat struktural adalah [[epoksi]], [[akrilik]] termoseting, dan uretan.
=== Perekat Non-struktural ===
Perekat non-struktural adalah perekat yang memiliki kekuatan rendah. Perekat jenis ini biasanya dipakai untuk aplikasi temporer ataupun di dalam ruangan yang tidak terkspos cuaca maupun kondisi lingkungan yang ekstrim. Contoh dari perekat jenis ini adalah [[selotip]], lem kayu, [[elastomer]] dan [[sealant]].
 
== Kekuatan Perekat ==
Secara umum kekuatan perekat dipengaruhi oleh empat faktor yaitu: tekanan, [[suhu]], [[waktu]] dan permukaan bahan yang direkatkan. Beberapa jenis perekat seperti VHB memerlukan penekanan minimal 15 psi untuk mengaktifkan perekat. Perekat bekerja dengan baik di atas suhu 15 derajad Celsius. Waktu yang diperlukan untuk memperoleh kekuatan maksimal tergantung dari jenis perekat, mulai dari hitungan detik seperti pada perekat sianoakrilat, sampai dengan hitungan hari pada beberapa jenis epoksi. Permukaan bahan yang kasar biasanya memiliki kekuatan adesi yang bagus dibanding permukaan yang halus.
 
== Referensi ==
1.222

suntingan