Smooth jazz: Perbedaan revisi

2 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-di \[\[Abad +pada [[Abad , -di \[\[abad +pada [[abad , -Di \[\[abad +Pada [[abad, -Di \[\[Abad +Pada [[Abad)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-Ditahun +Pada tahun))
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-di \[\[Abad +pada [[Abad , -di \[\[abad +pada [[abad , -Di \[\[abad +Pada [[abad, -Di \[\[Abad +Pada [[Abad))
Sebahagian pecinta jazz tidak menganggap "Smooth Jazz" sebagai bentuk dari jazz, sering jadi pemimpin pasar yang merepresentasikan usaha untuk membajak gengsi dari terminologi dari golongan "jazz" untuk menjual apa yang dikenal bentuk ''muzak''. Kritik yang lain terhadap "Smooth Jazz" yang sering menawarkan sesuatu yang mengalir begitu saja, suara yang '''safe''' dari Jazz yang ringan yang bertujuan menarik pendengar secara luas, bergaya ''mainstream'', seringkali lebih ''white'', tujuannya pendengar kelas menengah.
 
Konten lain yang dapat membuat "Smooth Jazz" diterima menjadi [[subgenre]], mendebat pikiran sempit untuk mencoba merubahnya jazz ke bagian dari ''museum exhibisi'', dan titik awal keberlanjutan serbuan lewat batas antara jazz dan R&B dipada [[Abad ke-21|abad 21]].
 
Pengembangan yang populer sekarang adalah [[urban jazz]], yang memasukkan aspek dari [[hip-hop]]. Gaya ini kurang diminati penggemar yang umumnya mendengarkan [[stasiun radio]] kontemporar yang memainkan musik campuran dari hip-hop dan R&B. Di antara [[musisi]] yang sering menampilkan urban jazz adalah [[Dave Koz]], [[Boney James]], [[Paul Jackson Jr]]., dan mantan pemain NBA yang berganti haluan menjadi pemain bas [[Wayman Tisdale]].