Formula Satu: Perbedaan revisi

4 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-di Abad +pada Abad, -di abad +pada abad, -Di abad +Pada abad, -Di Abad +Pada Abad)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-di Abad +pada Abad, -di abad +pada abad, -Di abad +Pada abad, -Di Abad +Pada Abad))
=== F1 Modern ===
[[Berkas:F1_yellow_flag_and_SC_sign.jpg|jmpl|200px|Keselamatan adalah satu hal penting di era F1 modern.]]
Banyak rekor telah dipecahkan pada kompetisi dipada abad ke-21, khususnya di tangan [[Michael Schumacher]], [[Fernando Alonso]], [[Lewis Hamilton]], dan [[Sebastian Vettel]]. Awal tahun 2000 merupakan tahun dominasi [[Michael Schumacher]] dan tim [[Tim F1 Ferrari|Ferarri]]. Pada tahun [[2001]], Schumacher memecahkan rekor untuk kemenangan terbanyak; rekor sebelumnya dipegang oleh [[Alain Prost]], dengan 51 kemenangan. Pada tahun [[2002]], Schumacher mencatat rekor klaim juara paling awal dengan menjuarai [[Grand Prix F1 Perancis 2002]] pada bulan Juli tahun itu. Tahun [[2003]], Schumacher mengklaim gelar juara dunianya yang ke-6, mengalahkan pemegang rekor sebelumnya [[Juan Manuel Fangio]] yang memegang gelar juara dunia lima kali. Rekornya sekarang adalah 7 gelar juara dunia. Tahun [[2008]] [[Sebastian Vettel]] menjadi pembalap termuda yang menempati posisi pertama (''pole position'') saat memimpin babak kualifikasi pada [[Grand Prix F1 Italia 2008]], dan pada besoknya ia menjadi juara balapan termuda dalam sejarah.
 
Walaupun dominasi Ferrari yang kuat, [[Kimi Räikkönen]] yang mengendarai [[Tim F1 McLaren|McLaren]] mempunyai kesempatan besar untuk memenangi gelar juara dunia pada seri 2003. [[Juan Pablo Montoya]] yang mengendarai [[Tim F1 Williams|Williams]] juga memiliki kesempatan besar tahun 2003. Dominasi kuat Ferrari mencapai titik baliknya pada [[25 September]] [[2005]], ketika [[Fernando Alonso]] memenangkan gelar juara dunia seri 2005 dengan finish pada tempat ke-3 di [[Grand Prix F1 Brasil 2005]] dan juga memecahkan rekor juara dunia termuda menggantikan pemegang rekor sebelumnya [[Emerson Fittipaldi]] dari Brasil. Michael Schumacher sebelumnya memegang gelar juara dunia selama lebih dari 1.800 hari. Rekor ini kemudian dipecahkan [[Lewis Hamilton]] di musim 2008 dan dipecahkan lagi oleh [[Sebastian Vettel]] di musim 2010.
Format kualifikasi berganti beberapa kali pada kompetisi tahun 2003. Salah satunya adalah keharusan bagi pembalap untuk memulai balapan dengan jumlah bahan bakar yang sama setelah kualifikasi, yang memaksa tim untuk mencari strategi baru. Peraturan lainnya yaitu pembatasan pemakaian mesin yang sama untuk dua kali balapan. Pembalap yang mengganti mesinnya akan mendapatkan penalti memulai balapan dari posisi paling belakang. Pembalap juga tidak diperkenankan untuk mengganti ban selama balapan berlangsung, kecuali untuk mengganti ban yang rusak sehingga dapat berisiko pada keselamatan pembalap.
 
Beberapa seri balapan dipada abad ke-21 juga mempunyai beberapa kontroversial dan skandal. Pada [[Grand Prix F1 Australia 2002|seri Australia]] tahun 2002, [[Rubens Barrichello]], rekan setim Schumacher di Ferrari yang sedang memimpin diperintahkan untuk membiarkan Schumacher untuk mengambil alih pimpinan lomba. FIA kemudian merespon dengan melarang ''team order'' di peraturan yang baru. Pada [[Grand Prix F1 Amerika Serikat 2005]] di sirkuit [[Indianapolis]], kompetisi hanya diikuti tiga tim dari keseluruhan 10 tim ketika pabrikan ban [[Michelin]] menginformasikan bahwa ban buatannya tidak cukup aman untuk digunakan dalam lomba, sehingga menyebabkan semua tim yang menggunakan bannya untuk tidak mengikuti lomba. Hal tersebut dikarenakan FIA menolak untuk mengganti peraturan mengenai ban.
 
Awal tahun 2000, badan administrasi Formula Satu pimpinan Bernie Ecclestone membuat sejumlah merek dagang termasuk logo resmi dan situs web resmi untuk memberikan Formula Satu identitas perusahaan.
692.563

suntingan