Bahasa Katala: Perbedaan revisi

6 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-di Abad +pada Abad, -di abad +pada abad, -Di abad +Pada abad, -Di Abad +Pada Abad)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (- di masa + pada masa , -Di masa +Pada masa ))
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-di Abad +pada Abad, -di abad +pada abad, -Di abad +Pada abad, -Di Abad +Pada Abad))
Setelah Perang Suksesi Spanyol (1705-1715), Philip V menghapuskan seluruh institusi pemerintahan yang saat itu ada di Katalonia dan hukum Spanyol yang dilaksanakan. Bahasa Katala mengalami masa-masa berbeda dari larangan dan peristiwa penindasan.
 
DiPada abad ke-19, masa penemuan kembali ekonomi, budaya dan nasional dimulai, dikenal sebagai Renaixença (Renaissance). Bahasa Katala dilahirkan lagi sebagai bahasa budaya sastra melalui Jocs Florals (Permainan Bunga – pertandingan puisi) dan tokoh-tokoh terhormat seperti Jacint Verdaguer, Narcís Oller dan Àngel Guimerà.
 
Renaixença menyebabkan kesadaran akan sedikitnya persatuan dalam penggunaan bahasa (tiada model buat bahasa tertulis yang umum) dan keperluan menyusun kaidah ejaan. Pendirian Institut d'Estudis Catalans (Institut Studi Bahasa Katala) pada 1907 membuka jalan penyusunan bahasa melalui penerbitan Normes ortogràfiques (Kaidah Ejaan) pada 1913, the Diccionari ortogràfic (Kamus Ejaan) pada 1917, dan Gramàtica catalana (Tata Bahasa Katala) oleh Pompeu Fabra pada 1918.
 
Selama 30 tahun pertama dipada abad 20, Katalonia mengalami masa kegairahan politik, berpuncak pada penemuan kembali tingkat kekuasaan politik dalam Generalitat (Pemerintahan Katalonia) selama 1930an. Selama Republik Kedua (1931-1939), bahasa Katala dikembalikan menjadi status bahasa resmi, yang telah hilang dipada abad 18.
 
Bagaimanapun, harapan pada masa depan berkurang oleh Perang Saudara dan akibatnya. Penggunaan bahasa Katala di tingkat umum dilarang dan bahasa ini mundur di kampung halamannya.
692.563

suntingan