Tjetje Hidayat Padmadinata: Perbedaan revisi

3.283 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k
Merapikan
k (menambahkan Kategori:Tokoh politik Sunda menggunakan HotCat)
k (Merapikan)
{{Infobox person
Tjetje Hidayat Padmadinata adalah aktivis dan politikus nasional lintas zaman ; Orde Lama, Orde baru, dan Reformasi. Pria asal [[Sunda]], Jawa Barat ini sejak muda mencurahkan tenaga dan pikirannya pada aspek nasionalisme dan perkembangan politik kontemporer dalam berbangsa dan bernegara. Ia adalah aktivis di atas aktivis. Aktivis lain menumbangkan kekuasaan, lalu mengambil alih kekuasaan, tetapi [[Budayawan Sunda]] itu tidak demikian.<ref name
| honorific_prefix = [[Dr.]] [[Honoris Causa|(Hc)]].
| name = Tjetje Hidayat Padmadinata
| honorific_suffix =
| native_name =
| native_name_lang =
| image = Tjetje Hidayat Padmadinata (foto dokumen Unpas.ac.id).jpg
| image_size = 280px
| alt =
| caption =
| birth_name = Tjetje Hidayat Padmadinata
| birth_date =
| birth_place =
| disappeared_date =
| disappeared_place =
| disappeared_status =
| death_date =
| death_place =
| death_cause =
| body_discovered =
| resting_place =
| resting_place_coordinates =
| monuments =
| residence =
| nationality = {{INA}}
| other_names =
| ethnicity = [[Sunda]]
| citizenship =
| education =* Bahasa dan Sastra Inggris, PTPG sekarang Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
* Hukum Internasional, Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat, Universitas Padjadjaran.
| alma_mater =
| occupation = * Anggota MPR/DPR masa bakti 1971-1977, 1987-1992, 1992-1997, Komisi I Bidang Luar Negeri.
* Anggota MPR/DPR masa bakti 1999-2004, Komisi II Bidang Dalam Negeri.
| years_active =
| employer =
| organization =* Ketua Angkatan Muda Siliwangi, 1974.
| agent =
| known_for = budayawan, politikus, wartawan, aktivis
| notable_works =
| style =
| influences =Raden Adipati Arya Wiranatakusumah<br /> Ema Bratakusumah<br /> Sukanda Bratamanggala<br /> Mayjen Suwarto<br /> Zulkifli Lubis<br />
| influenced =
| home_town =
| salary =
| net_worth =
| height = <!-- {{height|m=}} -->
| weight = <!-- {{convert|weight in kg|kg|lb}} -->
| television =
| title =
| term =
| predecessor =
| successor =
| party =
| movement =
| opponents =
| boards =
| religion = [[Islam]]
| denomination = <!-- Penulisan denominasi harus didukung bukti catatan kaki dari sumber yang reliabel -->
| criminal_charge = <!-- Penulisan kriminalitas harus didukung bukti catatan kaki dari sumber yang reliabel -->
| criminal_penalty =
| criminal_status =
| spouse =
| partner =
| children =
| parents =
| relatives =
| callsign =
| awards =* Doktor Honoris Causa bidang politik dari Universitas Pasundan.
| signature =
| signature_alt =
| signature_size =
| module =
| module2 =
| module3 =
| module4 =
| module5 =
| module6 =
| twitter =
| website = <!-- {{URL|www.example.com}} -->
| footnotes =
| box_width =
}}
'''Tjetje Hidayat Padmadinata''' adalah aktivis dan politikus nasional lintas zaman ; Orde Lama, Orde baru, dan Reformasi.
 
==Perjalanan==
Tjetje Hidayat Padmadinata adalah aktivis dan politikus nasional lintas zaman ; Orde Lama, Orde baru, dan Reformasi. Pria asal [[Sunda]], [[Jawa Barat|Tatar Pasundan]] ini sejak muda mencurahkan tenaga dan pikirannya pada aspek nasionalisme dan perkembangan politik kontemporer dalam berbangsa dan bernegara. Ia adalah aktivis di atas aktivis. Aktivis lain menumbangkan kekuasaan, lalu mengambil alih kekuasaan, tetapi [[Budayawan Sunda]] itu tidak demikian.<ref name
 
Ia tak mau menjadi atasan, juga tidak ingin menjadi bawahan. ”Ia terus bersuara untuk meluruskan berbagai ketimpangan kekuasaan, hingga saya pun tersinggung karena puluhan tahun saya berada pada kekuasaan,” ujar [[Ginandjar Kartasasmita]] dalam sidang senat terbuka Universitas Pasundan untuk gelar kehormatan Tjetje. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini pun menganggap tokoh Sunda dari Zuid Bandoeng (Bandung Selatan) tersebut adalah aktivis mahiwal (unik, aneh, lain dari yang lain).
Sampai kini Tjetje tetap rajin menulis kolom di surat kabar. Ia juga sering menjadi narasumber dalam seminar, simposium, kuliah umum, dan selalu aktif mengikuti diskusi ilmiah yang membahas persoalan sosial, kebudayaan, terutama politik secara akademis. Di samping ratusan judul artikel yang khusus diperuntukkan bagi peristiwa tertentu, ia juga menulis sejumlah buku.
 
Kalangan elite Indonesia mengenal Tjetje sebagai pengkaji ilmu politik, politisi multitalenta, sekaligus politikus yang teguh dalam memelihara integritas atas dasar moralitas dan budaya adiluhung. ”Atas dasar semua itu, Kang Tjetje layak mendapatkan gelar doktor honoris causa,” ujar Profesor [[Rusadi Kantaprawira]], ketua tim promotor. <ref>{{cite web|url=http://fisip.unpas.ac.id/index.php/home/detailberita/166|title=Pengukuhan Dr. Hc. Tjetje Hidayat Padmadinata|authors=|publisher=fisip.unpas.ac.id|date=Sabtu, 08 Desember 2012 - 21:36:56 WIB|accessdate=17 September 2015}}</ref> Sampai memasuki usia senja, politisi itu tetap aktif walau tak memiliki jabatan apa pun.
 
==Pendidikan==
* Bahasa dan Sastra Inggris, PTPG sekarang Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
* Hukum Internasional, Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat, Universitas Padjadjaran.
 
==Karir==
* Ketua Angkatan Muda Siliwangi, 1974.
* Anggota MPR/DPR masa bakti 1971-1977, 1987-1992, 1992-1997, Komisi I Bidang Luar Negeri.
* Anggota MPR/DPR masa bakti 1999-2004, Komisi II Bidang Dalam Negeri.
 
==Karya tulis==
* Renungan Perjuangan: Manusia Indonesia di Panggung Politik dan Setengah Abad Perlawanan: 1955-2005.
* Hombre Apercibido Medio Combatido.
 
==Penghargaan==
* Doktor Honoris Causa bidang politik dari Universitas Pasundan.
 
==Pranala luar==