Erik Sondhy: Perbedaan revisi

12 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (- di tahun + pada tahun)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (- di tahun + pada tahun))
 
=== Jiwa Band (2000 - 2002) ===
Rindu dengan kampung halaman dan keluarganya di Bali, setelah menorehkan namanya dalam lingkungan Jazz berskala [[nasional]], Erik yang memiliki visi ingin membangun Jazz di pulau Dewata tempat kelahirannya itu akhirnya memutuskan untuk meninggalkan band-nya kala itu dan pindah kembali ke Bali pada awal tahun 2000. Disinilah awal pertemuannya dengan Rio Sidik (trumpet), yang kemudian mengajaknya bergabung dalam Jiwa Band bersama dengan Ito Kurdhi (bass), Koko Harsoe (gitar) dan Sonny Riwis (drum). Kala itu Jiwa Band cukup banyak mengisi berbagai ajang Jazz di Indonesia, seperti ''Jazz Merah Putih'' dan ''Matra Jamz Jazz''. Kemudian mereka menandatangani perjanjian dengan label '''BMG Records''' untuk memproduksi album mereka perdana mereka. Ternyata, setelah proses rekaman awal, dikarenakan beberapa dari personil Jiwa Band menerima tawaran untuk bermain di luar negeri, produksi terpaksa ditunda. Dan akhirnya Jiwa Band terpaksa bubar dipada tahun 2002.
 
=== Svara Band (2002 - 2005)===
[[File:Erik Sondhy performing at Ngayogja Jazz in 2012.jpg|thumb|Erik Sondhy performing at Ngayogja Jazz in 2012]]
=== Rio Sidik Quartet (2008 - sekarang) ===
Pada tahun 2008, Erik bergabung dengan Rio Sidik Quartet yang terdiri atas Rio Sidik (trumpet), Ito Kurdhi (bass), Erik Sondhy (keyboard) dan Eddy Siswanto (drum) dan masih berjalan. Dan mereka kerap mengisi ajang Festival Jazz di dalam maupun luar negeri. Seperti Penang Island Jazz Festival yang ke-8, pada tanggal 3-4 Desember 2011, mewakili Indonesia dan dipada tahun 2015 Rio Sidik Quartet telah tampil di ''Kota Kinabalu Jazz Festival'', ''International Java Jazz Festival'' dan ''Jazz Market by the Sea'' yang diselenggarakan di [[Nusa Dua]].
 
=== Erik Sondhy Project (E.S.P) (2009 - sekarang) ===
Erik yang telah menapaki perjalanan yang cukup panjang ini, dalam karir bermusiknya merasa bahwa penampilan yang baik harus organik dan sinergi, Erik kerap berada di antara penonton terlebih dahulu sebelum naik ke panggung untuk merasakan energinya secara langsung, sehingga totalitas dapat tercipta dalam setiap penampilannya.
 
Erik yang mengagumi gairah dan energi [[Keith Jarrett]] ketika bermain di panggung, mulai memiliki sebuah impian untuk dapat melakoni banyak kreasi, sebuah ''project'' tanpa batas dalam bermusik. Sehingga, pada Agustus '''2009''', lahirlah Erik Sondhy Project atau lebih dikenal luas hingga sekarang dengan nama E.S.P. Pada kesempatan yang berbeda, pada tanggal 17 Juni 2009, Erik turut tampil dalam World Peace Orchestra oleh [[Dwiki Dharmawan]] . Masih dipada tahun yang sama, terbentuk kelompok jazz yang dinamakan Jazz Empat Orang oleh pemain saksofon Donny Koeswinarno bersama Rayendra (drum), Indra Perkasa (bass) dan Erik Sondhy (piano). Mereka kemudian mengambil beragam inspirasi dari kultur Jazz yang kaya. Donny Koeswinarno sendiri adalah pendiri dan pemimpin kelompok jazz Pitoelas, juga menulis lagu dan membuat aransemen bagi big band yang beranggotakan 17 orang itu. Personil lain seperti Rayendra jebolan ''Berklee College of Music'' kala itu aktif sebagai ''sideman'' di beberapa band selain mendirikan ''Parkdrive'', sedangkan Indra Perkasa merupakan bassis ''Tomorrow People Ensemble'' yang menyelesaikan studinya di Institut Musik Daya. Di tanggal 11 Oktober 2009 ''Jazz Empat Orang'' tampil di Salihara. Satu bulan kemudian, tanggal 6 November 2009, Erik tampil bersama Balawan, Barry Likumahuwa, Karen (finalis Indonesian Idol) dan Sandy Winarta, dengan ''special performance'' [[Bubi Chen]] dalam ''Big Jazz Return''. Tanpa menunggu lama, setelah Erik merintis project-nya, pada tanggal 29 November 2009, Erik Sondhy Project (E.S.P) tampil pertama kalinya di ajang ''Jazz Goes to Campus''.
 
Menginjak tahun '''2010''', tanggal 14 Februari 2010, Erik tampil bersama dengan Sandy Winarta dan [[Dira Sugandi]]. Ia juga tampil di Java Jazz bersama Revelation, beranggotakan Jeffrey Tahalele, Sandy Winarta, Oele Pattiselano, [[Sierra Soetedjo]] dan Arief Setiady. Tanggal 9 November '''2011''', Erik Sondy Project (E.S.P), tampil di Festival Seni Surabaya.
 
===== Mister Fingers =====
Pada tahun 2012 Erik mulai kerap dijuluki ''Mister Fingers'', karena ulasan dalam ''The Yak Magazine'', dipada tahun ini Erik Sondhy Project (E.S.P), kembali menggarap grup trio yang dinamakan Erik Sondhy Trio dan tampil di ''[[Java Jazz]]'' beranggotakan Erik Sondhy (keyboard), Sandy Winarta (drum) dan Kevin Joshua (bass). Dan Erik juga bermain di ''Ngayogjazz Festival'' yang mengambil tema “Dengan Jazz Kita Tingkatkan Swasembada Jazz”.
 
Langganan tampil di ''Java Jazz'' setiap tahun sejak 2005, Erik Sondhy yang pada tahun '''2013''', terpilih sebagai salah satu nominasi ''Yak Man of the Year'' dari ''The Yak Magazine'' ini, kerap tampil dengan banyak ''project'' dan band, diantaranya Erik Sondhy Trio (E.S.P.), Karma Jazz Trio (E.S.P.), Bertha and Friends, [[Dewa Budjana]], The Revelation dan masih banyak musisi Jazz kenamaan lainnya. Pertama kali Erik tampil di ''Java Jazz'' adalah bersama [[Bertha]] and Friends dipada tahun 2005. Erik juga bermain di ''Braga Jazz Festival'' dipada tahun yang sama bersama Pra Budi Dharma (bass) dan penyanyi [[Trie Utami]].
 
Tahun '''2014''', Erik tampil di ''Bali Live International Festival'', dan di '''2015''', Erik Sondhy telah tampil di ''Jazz Café Ubud Bali'', ''Ubud Village Jazz Festival'', ''Bali Live International Jazz Festival'', berkolaborasi dengan DJ Wilson dan Rio Sidik dalam acara ''Midnight Madness Velvet Hypnotized''. Tampil di [[Java Jazz]] sebagai featuring dari band [[Maruli Tampubolon]], bersama dengan [[Mus Mujiono]] dan Rio Sidik.
684.742

suntingan